'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:25 WIB
'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. (bidik layar video)
baca 10 detik
  • Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, mengkritik Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, karena tidak menyapanya saat rapat pada Rabu (3/6/2026).
  • Saleh menyoroti ketimpangan alokasi anggaran Kementerian Pariwisata dan mendesak efektivitas penyerapan anggaran agar berdampak nyata bagi sektor ekonomi nasional.
  • Komisi VII DPR RI memutuskan melanjutkan pendalaman evaluasi anggaran bersama Wakil Menteri Pariwisata setelah rapat kerja sempat terganggu agenda menteri.

Suara.com - Suasana rapat kerja Komisi VII DPR RI pada Rabu (3/6/2026) diwarnai momen menarik saat Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menyatakan kekecewaannya secara terbuka kepada Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana.

Saleh mengaku merasa diabaikan lantaran tidak disapa oleh Sang Menteri saat memasuki ruang rapat.

Momen ini bermula ketika Menteri Pariwisata baru saja menyelesaikan paparannya mengenai evaluasi kinerja dan serapan anggaran Semester I Tahun 2026.

Karena Menteri harus meninggalkan rapat lebih awal untuk agenda lain, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Chalim memberikan kesempatan pertama kepada Saleh untuk memberikan catatan.

“Terima kasih Ibu Menteri telah memberikan penyampaian terkait dengan program-program yang sudah dilaksanakan oleh Kementerian Pariwisata di semester 1 2026. Untuk itu kita akan langsung saja berdiskusi. Dari meja pimpinan dahulu sudah ada Pak Ketua yang ingin menyampaikan catatan karena waktu juga terbatas, Ibu Menteri ada rapat yang harus hadir langsung. Saya silakan Pak Ketua,” ujar Chusnunia di ruang rapat.

Namun, mengawali bicaranya, Saleh justru menyinggung perlakuan yang ia terima saat tiba di ruangan. Ia membandingkan perlakuan Menteri terhadap dirinya dengan anggota Komisi VII lainnya, Lamhot Sinaga.

"Terima kasih sudah hadir semua, ini karena Bu Menteri mau pergi duluan makanya saya mau bicara, takutnya saya enggak sempat bicara. Karena saya pas masuk tadi tidak disapa, yang disapa malah Pak Lamhot," kata Saleh.

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menceritakan detail kejadian yang membuatnya merasa janggal.

"Jadi begitu Pak Lamhot masuk, 'selamat datang Pak Lamhot'. Jadi saya pas datang tadi, padahal saya terlambatnya tiga menit, empat menit lah, tidak begitu lama kan, disapa pun enggak. Jadi saya pikir apa salah saya sama Bu Menteri hehe," ungkap Saleh sambil tersenyum.

baca juga

Saleh menegaskan bahwa tegurannya tersebut merupakan bentuk keterbukaan dirinya sebagai orang Medan.

"Jadi biasa lah, kalau orang Medan kan terus terang pak, ya kan, apa adanya gitu, bukan ada apanya, tapi memang apa adanya saja, itulah yang saya rasakan," tambahnya.

Setelah menyampaikan keluhannya, Saleh beralih ke substansi rapat. Ia mengkritik distribusi anggaran di Kementerian Pariwisata yang dinilai tidak merata antar kedeputian.

Ia menyoroti besarnya porsi anggaran untuk promosi dan event dibanding unit kerja lain yang hanya mendapat alokasi kecil.

"Masing-masing kedeputian ini itu alokasi anggarannya berapa secara riil pada 2026 lalu dan gimana ekspektasi dari Kemenpar ini pada tahun 2027," ucap Saleh.

Ia juga menekankan bahwa penyerapan anggaran harus memberikan dampak nyata bagi sektor pariwisata dan ekonomi nasional, bukan sekadar angka di atas kertas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dasco Tegaskan Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif DPR, Komisi II Segera Gelar Pembahasan

Dasco Tegaskan Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif DPR, Komisi II Segera Gelar Pembahasan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:58 WIB

Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat

Kepala BGN Diganti, Dasco: DPR Apresiasi Pemerintah Dengar Aspirasi Rakyat

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 22:06 WIB

Toko Disegel dan Bawang Busuk, Pengusaha UMKM Bali Minta Perlindungan DPR Lawan Oknum Polisi

Toko Disegel dan Bawang Busuk, Pengusaha UMKM Bali Minta Perlindungan DPR Lawan Oknum Polisi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 20:41 WIB

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

Revisi UU Polri Disebut Tak Banyak Berubah, DPR Fokus pada 8-9 Pasal

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:20 WIB

Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi

Habiburokhman Sentil Dino Patti Djalal: Jangan Sok Paling Tahu Diplomasi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:35 WIB

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi

Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 19:31 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB

Terkini

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

Jangan Jerat Tersangka saja, Komnas HAM Dorong Korban Dapat Pemenuhan Hak Atas Pidana Korupsi

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:31 WIB

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Gelar Sarjana vs AI: Menagih Aksi Pemerintah Atasi Krisis Kerja Gen Z

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:30 WIB

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:22 WIB

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Ada yang Sebut Harga Beras Mahal, Prabowo: Suruh Tanam Padi Sendiri!

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21 WIB

Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua

Menteri PPPA Prihatin, Hanya 20 Persen Anak yang Nyaman Curhat kepada Orang Tua

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:20 WIB

Padel Punya Risiko Cedera, Sports Medicine Bantu Atlet Tetap Bugar hingga Siap Kembali Bertanding

Padel Punya Risiko Cedera, Sports Medicine Bantu Atlet Tetap Bugar hingga Siap Kembali Bertanding

Health | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:16 WIB

3 Bedak Inez yang Bisa Cerahkan Wajah Secara Natural untuk Kulit Kusam

3 Bedak Inez yang Bisa Cerahkan Wajah Secara Natural untuk Kulit Kusam

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:15 WIB

KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dalam OTT Bupati Lombok Barat

KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar dalam OTT Bupati Lombok Barat

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:14 WIB

Kenapa Pindah ke Transportasi Umum Itu Investasi Buat Bumi?

Kenapa Pindah ke Transportasi Umum Itu Investasi Buat Bumi?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:06 WIB

Cara JHL Auto Jaga Loyalitas Konsumen BAIC Melalui Wadah Komunitas Eksklusif

Cara JHL Auto Jaga Loyalitas Konsumen BAIC Melalui Wadah Komunitas Eksklusif

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 18:05 WIB

×