Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

BI Salahkan Ekonomi Global karena Rupiah Terus Melemah

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 25 Mei 2016 | 17:06 WIB
BI Salahkan Ekonomi Global karena Rupiah Terus Melemah
Tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Jumat (16/10). (Antara)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo mengatakan pelemahan rupiah kali ini terjadi lantaran kondisi perekonomian global yang sedang tidak menentu akibat adanya isu kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed.

Seperti diketahui, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS saat ini berada dilevel Rp13.700 per dolar AS.

"Yang saya bisa katakan kondisi nilai tukar yang relatif lemah sepenuhnya karena statement kuat dari pejabat di the Fed yang meyakini di Juni atau Juli akan naikan Fed rate. Sentimen itu berdampak ke stabilitas sistem keuangan dunia karena banyak yang merespons," kata Agus saat ditemui di gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (25/5/2016).

Selain itu, lanjut Agus, beberapa sentimen negatif dari global yakni datang dari Eropa yang sedang disibukkan dengan rencana United Kingdom pisah dari Uni Eropa. Isu tersebut telah mempengaruhi likuiditas di negara-negara berkembang.

"Ditambah lagi ada isu di Iran yang tidak mau mengurangi jumlah produksi minyak. Ini kan ada kekhawatiran harga minyak akan anjlok lagi. Ini mempengaruhi sekali perekonomian global," katanya.

Kendati demikian, pihaknya meyakini bahwa kondisi pelemahan ini akan terjadi sementara saja. Pasalnya, BI akan terus menjaga kondisi pasar keuangan tetap berjalan baik.

"Perlahan-lahan kan isu global ini sudah mulai ada kepastian. Jadi ini hanya sementara. BI akan terus menjaga pasar keuangan ini berjalan secara baik," kata Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurs Rupiah Melemah Jadi Rp13.230

Kurs Rupiah Melemah Jadi Rp13.230

Bisnis | Kamis, 14 April 2016 | 10:52 WIB

Mata Uang Asia Melemah Pada Dolar AS, Kurs Rupiah Ikut Melemah

Mata Uang Asia Melemah Pada Dolar AS, Kurs Rupiah Ikut Melemah

Bisnis | Selasa, 08 Maret 2016 | 10:46 WIB

Kurs Rupiah Turun, Fluktuasi Terhadap Dolar AS Dinilai Wajar

Kurs Rupiah Turun, Fluktuasi Terhadap Dolar AS Dinilai Wajar

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 17:40 WIB

Penguatan Dolar AS Bikin Kurs Rupiah Melemah

Penguatan Dolar AS Bikin Kurs Rupiah Melemah

Bisnis | Senin, 29 Februari 2016 | 17:49 WIB

Menguatnya Dolar AS Membuat Kurs Rupiah Melemah Pagi Ini

Menguatnya Dolar AS Membuat Kurs Rupiah Melemah Pagi Ini

Bisnis | Jum'at, 19 Februari 2016 | 10:53 WIB

Penurunan Harga Minyak Dunia Buat Rupiah Melemah

Penurunan Harga Minyak Dunia Buat Rupiah Melemah

Bisnis | Rabu, 17 Februari 2016 | 10:45 WIB

Kurs Rupiah Melemah Akibat Kekhawatiran Turunnya Harga Minyak

Kurs Rupiah Melemah Akibat Kekhawatiran Turunnya Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 20 Januari 2016 | 10:41 WIB

Rupiah Dibuka Melemah Pagi Ini Menjadi Rp13.883

Rupiah Dibuka Melemah Pagi Ini Menjadi Rp13.883

Bisnis | Kamis, 14 Januari 2016 | 10:52 WIB

Kamis Pagi, Nilai Tukar Rupiah Melemah

Kamis Pagi, Nilai Tukar Rupiah Melemah

Bisnis | Kamis, 10 Desember 2015 | 10:53 WIB

Rupiah Melemah lagi

Rupiah Melemah lagi

Foto | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 18:32 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB