Menteri Susi Minta Data Koordinat Rumpon Agar Bisa Dihanguskan

Siswanto

Minggu, 12 Juni 2016 | 15:35 WIB
Menteri Susi Minta Data Koordinat Rumpon Agar Bisa Dihanguskan
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti meminta bantuan nelayan Tenau Kupang untuk memberikan data-data koordinat titik-titik rumpon di perairan Nusa Tenggara Timur agar segera diberantas.

"Kita sudah terima laporan mengenai keberadaan rumpon di perairan NTT sehingga kita minta bantuan dari nelayan untuk memberikan data koordinat rumpon agar segera kita berantas," katanya dalam acara kunjungan kerja Menteri Susi di Pelabuhan pendaratan Ikan Tenau, Minggu (12/6/2016).

Dia mengatakan KKP tidak membenarkan adanya pemasangan rumpon di perairan karena merusak ekologi laut dan menghalau migrasi ikan yang berimbas pada menurunnya hasil tangkapan nelayan.

"Tidak ada satu rumpon pun yang kita izinkan untuk dipasang hingga hari ini," katanya.

Sudah dalam perencanaan, kementerian akan segera mencabut rumpon-rumpon yang dilaporkan sesuai dengan hasil verifikasi yang dilakukan petugas KKP, katanya.

Sebelumnya, petugas kementerian berkoordinasi dengan bagian Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP yang berada di Kupang melakukan verifikasi mengenai rumpon yang dilaporkan nelayan Tenau di perairan sekitar Pulau Timor.

Hasil verifikasi menemukan adanya rumpon yang sudah dicabut nelayan dan disimpan di pantai Pelabuhan Pendaratan Ikan Tenau.

Humas Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kota Kupang Abdul Wahab Sidin mengatakan sudah memiliki data-data terkait keberadaan rumpon yang ada di perairan NTT.

"Kita punya data lengkap titik-titik rumpon di laut karena ketika nelayan melaut dan temukan rumpon selalu dicatat di GPS (Global Positioning System)," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Susi Pangkas Anggaran Rp2,89 Triliun

Menteri Susi Pangkas Anggaran Rp2,89 Triliun

Foto | Rabu, 08 Juni 2016 | 15:46 WIB

Menteri Susi Perintahkan BUMN Beli Ikan dari Nelayan

Menteri Susi Perintahkan BUMN Beli Ikan dari Nelayan

Bisnis | Minggu, 05 Juni 2016 | 04:12 WIB

Pemerintah Luncurkan Program Satu Data untuk Kelautan Perikanan

Pemerintah Luncurkan Program Satu Data untuk Kelautan Perikanan

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 13:28 WIB

KKP Beri 80 Persen Anggaran Buat Stakeholder Kelautan Perikanan

KKP Beri 80 Persen Anggaran Buat Stakeholder Kelautan Perikanan

Bisnis | Senin, 30 Mei 2016 | 11:12 WIB

Selamatkan Ikan Hiu Paus

Selamatkan Ikan Hiu Paus

Foto | Jum'at, 27 Mei 2016 | 18:32 WIB

Terkini

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

×