TNI AL Tegaskan Tembak Kapal, Bukan Nelayan Cina

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 21 Juni 2016 | 11:52 WIB
TNI AL Tegaskan Tembak Kapal, Bukan Nelayan Cina
TNI Angkatan Laut (TNI AL) bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan kembali menenggelamkan 35 kapal ikan asing secara serentak di lima tempat, Rabu (20/5). [TNI AL/Puspen TNI]

TNI Angkatan Laut membantah jika pihaknya disebut-sebut telah menembak salah satu nelayan kapal asing ilegal yang ditangkap di perairan Zona Ekonomi Eksklusif atau ZEE di Natuna.

Hal ini menyusul adanya protes keras Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying yang mengatakan satu nelayan mengalami luka tembak saat pengejaran yang dilakukan oleh TNI AL.

"Nggak ada tertembak. Kalau dikatakan ada yang tertembak itu omong kosong, nggak ada yang tertembak. Kami melayangkan tembakkan bukan ke ABK, tapi kearah depan kapal dan badan kapal. Karena kapal Cina ini tidak mau berhenti," kata Panglima Armada Barat  Laksamana Muda Achmad Taufiqoerochman saat menggelar konferensi pers di Mako Koarmabar, Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Selasa (21/6/2016).

Ia pun mengaku, tembakan peringatan tersebut sudah sesuai dengan prosedur. Lantaran, kapal asing asal Cina ini hendak melarikan diri lantaran telah tertangkap basah memasuki perairan ZEE Indonesia tanpa izin.

"Kami sudah meminta mereka melalui pengeras suara untuk berhenti tapi tidak dihiraukan. Kita melepaskan tembakan sesuai prosedur, karena kita berdaulat hukum internasional dan termasuk hukum Indonesia karena mereka (kapal Cina) berada di perairan Indonesia," katanya.

Pihaknya pun menegaskan, tidak ada yang terlukan saat pengejaran. Hingga saat ini, tujuh ABK dalam keadaan sehat dan tidak ada yang terluka. Posisi para ABK saat ini berada di Sabang Mawang untuk menjalani pemerikasaan.

Seperti diketahui, pada Jumat 17 Juni 2016, TNI AL berhasil menangkap kapal asing ilegal asal Cina yang memasuki kawasan ZEE Indonesia. Kapal-kapal asing ini diduga tengah melakukan praktil illegal fishing. Dalam proses investigasi, TNI AL telah menemukan barang bukti dua ton ikan. Proses penyelidikan hingga saat ini masih terus dilakukan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TNI-AL Tembak Kapal Pencuri Ikan Asal Cina di Natuna

TNI-AL Tembak Kapal Pencuri Ikan Asal Cina di Natuna

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 11:17 WIB

Polres Bogor Tangkap 31 WNA Penipu Online Asal Cina

Polres Bogor Tangkap 31 WNA Penipu Online Asal Cina

News | Selasa, 21 Juni 2016 | 06:36 WIB

Menlu Bantah Ada ABK Cina Tertembak

Menlu Bantah Ada ABK Cina Tertembak

News | Senin, 20 Juni 2016 | 19:50 WIB

Cina Tuding TNI Tembak Nelayannya

Cina Tuding TNI Tembak Nelayannya

News | Senin, 20 Juni 2016 | 06:48 WIB

9 Kapal Pencuri Ikan Filipina Ditangkap di Perbatasan RI-Filipina

9 Kapal Pencuri Ikan Filipina Ditangkap di Perbatasan RI-Filipina

Bisnis | Sabtu, 18 Juni 2016 | 14:22 WIB

TNI AL Kembali Tangkap Kapal Pencuri Ikan Cina

TNI AL Kembali Tangkap Kapal Pencuri Ikan Cina

Bisnis | Sabtu, 18 Juni 2016 | 13:37 WIB

Bahas Laut Cina Selatan, Jokowi Panggil Luhut dan Ryamizard

Bahas Laut Cina Selatan, Jokowi Panggil Luhut dan Ryamizard

News | Senin, 13 Juni 2016 | 15:09 WIB

Ini Strategi Wuling Pasarkan Pesaing Toyota Avanza

Ini Strategi Wuling Pasarkan Pesaing Toyota Avanza

Otomotif | Senin, 13 Juni 2016 | 11:07 WIB

Ledakan Bom di Bandara Internasional Cina

Ledakan Bom di Bandara Internasional Cina

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 17:16 WIB

Terobsesi Foto Selfie, Ponsel Ini Bisa Jadi Pilihan

Terobsesi Foto Selfie, Ponsel Ini Bisa Jadi Pilihan

Tekno | Minggu, 12 Juni 2016 | 11:34 WIB

Terkini

Menteri Mukhtarudin Dorong Penempatan Pekerja Migran Terampil Manfaatkan Bonus Demografi

Menteri Mukhtarudin Dorong Penempatan Pekerja Migran Terampil Manfaatkan Bonus Demografi

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Medco Rajin Ekspor Gas ke Singapura, Kontrak Jumbo Berakhir 2028

Medco Rajin Ekspor Gas ke Singapura, Kontrak Jumbo Berakhir 2028

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:33 WIB

Detective Conan: 30-go Satsujin Jiken Siap Tayang di Indonesia 11 November

Detective Conan: 30-go Satsujin Jiken Siap Tayang di Indonesia 11 November

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Rahasia Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Dibanding Buatan Eropa

Rahasia Mobil Listrik China Jauh Lebih Murah Dibanding Buatan Eropa

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, DPR Singgung Pelaku 'Manusia Berjubah Iblis'

Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, DPR Singgung Pelaku 'Manusia Berjubah Iblis'

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Restorasi Bukan Penghapus Dosa Karhutla, Tata Kelola Lahan Perlu Dievaluasi Total

Restorasi Bukan Penghapus Dosa Karhutla, Tata Kelola Lahan Perlu Dievaluasi Total

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Teks Keputusan Kongres Pemuda 1928 untuk Dibaca saat Upacara Sumpah Pemuda

Teks Keputusan Kongres Pemuda 1928 untuk Dibaca saat Upacara Sumpah Pemuda

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Urutan Skincare Pagi Hanasui untuk Atasi Flek Hitam, Wajah Jadi Lebih Cerah

Urutan Skincare Pagi Hanasui untuk Atasi Flek Hitam, Wajah Jadi Lebih Cerah

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:25 WIB

BPPD DIY Dorong Yogyakarta Jadi Destinasi Cultural Wellness Berkelanjutan Lewat Festival 2026

BPPD DIY Dorong Yogyakarta Jadi Destinasi Cultural Wellness Berkelanjutan Lewat Festival 2026

Jogja | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:24 WIB

Dua Tahun MBG: Bangun Ekosistem Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Dua Tahun MBG: Bangun Ekosistem Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:23 WIB

×