Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Brexit Diyakini Batal, Pasar Saham AS dan Eropa Menguat

Adhitya Himawan

Rabu, 22 Juni 2016 | 09:36 WIB
Brexit Diyakini Batal, Pasar Saham AS dan Eropa Menguat
Bursa saham Wall Street di New York, Amerika Serikat. [Shutterstock]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (21/6/2016) ditutup naik sebesar 15 poin atau 0,31 persen ke level 4.878 setelah bergerak di antara 4.868-4.889. Sebanyak 174 saham naik, 113 saham turun, 89 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp6.540 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) Rp262 miliar.

Informasi tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri Kiswoyo Adi Joe, Rabu (22/6/2016).

"IHSG naik 15 point membentuk candle dengan body naik kecil dan shadow diatas dan bawah indikasi konsolidasi menguat. IHSG sudah men-capai target naik dari panah beli di level 4888 masih berpeluang menguat terbatas dengan resistance di level 4900 sampai 4940 dan support di level 4863 sampai 4800," kata Kiswoyo.

Sementara pasar saham Amerika Serikat ditutup positif dipimpin penguatan saham sektor teknologi setelah Gubernur Federal Reserve Janet Yellen memberikan pernyataan optimis terhadap perekonomian dan meredakan risiko terjadinya sebuah resesi, sementara kecemasan menjelang referendum di Inggris masih menahan rally bursa saham. Yellen memperingatkan bahwa referendum mengenai keanggotaan Inggris di dalam Uni Eropa hari Kamis nanti (23/6/2016), bersama dengan perlambatan sektor tenaga kerja AS, menimbulkan risiko bagi outlook perekonomian dunia.

"Dow Jones ditutup naik 0.13 persen, Nasdaq naik 0.30 persen dan S&P Indek naik 0.27 persen," ujar Kiswoyo.

Pasar saham kawasan Eropa ditutup menguat seiring keyakinan para pelaku pasar Inggris akan memilih untuk bertahan di Uni Eropa meski dua jajak pendapat terbaru menunjukkan dukungan yang sama besar untuk “keluar” atau “bertahan.” Pasar mulai waspada seiring keuntungan yang lebih rendah dibandingkan penguatan sesi sebe-lumnya. Jajak pendapat ORB menunjukkan "bertahan" lebih unggul, sebaliknya grup "keluar" unggul 2 persen berdasarkan hasil jajak pendapat YouGov. Ada ketakutan aksi jual besar-besaran dapat terjadi jika jajak pendapat berbalik mendukung untuk Brexit.

"FTSE di Inggris ditutup naik 0.36 persen, DAX Jerman naik 0.54 persen dan CAC Prancis naik 0.61 persen," jelas Kiswoyo.

Adapun Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo optimis target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen pada tahun 2016 bisa tercapai. Hal itu diungkapkan menyusul tercapainya kesepakatan antara pemerintah dan Badan Anggaran DPR-RI tentang postur sementara Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Perubahan, dengan asumsi makro pertumbuhan ekonomi di 5,2 persen. BI di pembahasan dengan Komisi XI sependapat dengan pertumbuhan ekonomi 5,1 persen. Tetapi BI dapat memahami apabila pertumbuhan ekonomi lebih dari 5,2 persen.

"Dalam banyak hal adalah kondisi tax amnesty belum dimasukkan, pendapatan dari kebijakan pengampunan pajak dapat digunakan untuk mendukung pengeluaran pemerintah, dan bisa membantu peningkatan pertumbuhan ekonomi," tutup Kiswoyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Brexit Dianggap Jadi Racun Bagi Perekonomian Eropa

Brexit Dianggap Jadi Racun Bagi Perekonomian Eropa

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 09:12 WIB

Modernland Bakal Jual Tanah di Jakarta Garden City

Modernland Bakal Jual Tanah di Jakarta Garden City

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 08:14 WIB

Inggris Condong Tetap di Eropa, Bursa Saham AS dan Eropa Menguat

Inggris Condong Tetap di Eropa, Bursa Saham AS dan Eropa Menguat

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 07:54 WIB

Isu Brexit Bikin Pasar Saham AS Ditutup Melemah

Isu Brexit Bikin Pasar Saham AS Ditutup Melemah

Bisnis | Senin, 20 Juni 2016 | 08:05 WIB

Saham Apple dan Perusahaan Teknologi Lain di Wall Street Jatuh

Saham Apple dan Perusahaan Teknologi Lain di Wall Street Jatuh

Bisnis | Sabtu, 18 Juni 2016 | 12:50 WIB

Menkeu Yakin Isu Brexit Tak Berdampak Serius ke Indonesia

Menkeu Yakin Isu Brexit Tak Berdampak Serius ke Indonesia

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 16:44 WIB

BI Minta Pemerintah Waspadai Kenaikan The Fed dan Isu Brexit

BI Minta Pemerintah Waspadai Kenaikan The Fed dan Isu Brexit

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 14:38 WIB

KKR akan Suntik Modal Rp701,70 Miliar Pada Japfa

KKR akan Suntik Modal Rp701,70 Miliar Pada Japfa

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 14:29 WIB

Forextime: Pasar Terus Khawatir Inggris akan Out dari Uni Eropa

Forextime: Pasar Terus Khawatir Inggris akan Out dari Uni Eropa

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 13:15 WIB

Tiga Pilar Sejahtera Food akan Terbitkan Sukuk Rp1,5 Triliun

Tiga Pilar Sejahtera Food akan Terbitkan Sukuk Rp1,5 Triliun

Bisnis | Kamis, 16 Juni 2016 | 10:52 WIB

Terkini

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:44 WIB

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:43 WIB

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:33 WIB

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:37 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:59 WIB

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:05 WIB

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:58 WIB

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:53 WIB

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:47 WIB