BKPM: Investor AS akan Kembangkan Produksi Lokomotif di Indonesia

Adhitya Himawan

Jum'at, 01 Juli 2016 | 13:12 WIB
BKPM: Investor AS akan Kembangkan Produksi Lokomotif di Indonesia
Gedung Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Kunjungan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani ke tiga kota utama di Amerika Serikat dilakukan selain untuk memasarkan potensi investasi yang baru juga dilakukan untuk memonitor perkembangan rencana investasi beberapa perusahaan AS di Indonesia. Salah satunya adalah perusahaan rel kereta api AS yang termasuk dalam business deals yang disaksikan Presiden Jokowi pada bulan Oktober 2015, perusahaan ternama di bidang transportasi AS tersebut menyampaikan minatnya untuk mengembangkan fasilitas produksi lokomotif Indonesia dalam jangka 5-10 tahun mendatang.

Franky Sibarani menyampaikan bahwa pertemua yang dilakukan oleh perusahaan merupakan sinyal yang positif terhadap rencana strategis perusahaan terhadap operasionalnya di Indonesia. ”Pekan lalu mereka menandatangani kerjasama terkait pemeliharaan 150 lokomotif dengan BUMN kereta api di Indonesia, ke depan mereka akan mengembangkan locomotive service center serta fasilitas produksi lokomotif,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Jum’at (1/7/2016).

Menurut Franky, kerjasama perusahaan rel kereta AS dengan BUMN kereta api di Indonesia tersebut tentu positif dalam upaya untuk meningkatkan investasi dari Amerika Serikat. ”Masuknya investor sejalan dengan upaya pemerintah mengembangkan berbagai sarana transportasi termasuk kereta api,” lanjutnya.

Franky menilai ketersediaan rel kereta api sebagai sarana infrastruktur transportasi akan berdampak positif pada sektor-sektor investasi lainnya. ”Dampaknya sangat signifikan karena ini akan membantu kelancaran arus barang dan penumpang di daerah-daerah yang dilewati oleh jalur kereta api tersebut,” sebutnya.
 
Rencana investasi tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan perusahaan pada hari Rabu tanggal 29 Juni 2016 di Chicago, Amerika Serikat. Selain bertemu dengan perusahaan rel kereta api AS tersebut, Kepala BKPM juga menjadi pembicara utama dalam business forum yang diselenggarakan pada tanggal 29 Juni 2016 atas kerjasama BKPM, IIPC New York dan KJRI Chicago.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 25 peserta yang terdiri dari perusahaan di bidang farmasi, pertambangan, produk rumah tangga, transportasi, ketenagalistrikan dan asosiasi bisnis. Pada kesempatan tersebut Kepala BKPM menyampaikan presentasi terkait kebijakan pemerintah dalam rangka mendorong investasi yang terdiri dari pembangunan infrastruktur yang masif dan kebijakan deregulasi untuk kemudahan investasi.

Hari ini, Jumat (1/7/2016), Kepala BKPM dijadwalkan untuk bertemu dengan American Indonesia Chamber of Commerce di New York yang rencananya dihadiri oleh 40 partisipan terdiri dari perwakilan perusahaan-perusahaan private equity dan jasa keuangan, asosiasi bisnis, lembaga think tank serta media.

Amerika Serikat tergolong negara prioritas pemasaran investasi, dari data yang dimiliki oleh BKPM pada tahun 2015, nilai realisasi investasi AS mencapai 893 juta Dolar Amerika Serikat (AS) terdiri dari 261 proyek dengan didominasi oleh sektor-sektor pertambangan. Dari sisi komitmen, tercatat masuknya komitmen 4,8 miliar Dolar AS terdiri dari 76 proyek.

 
Untuk diketahui, BKPM pada tahun 2016 menargetkan capaian realisasi investasi bisa tumbuh 14,4% dari target tahun 2015 atau mencapai Rp 594,8 triliun. Realisasi ini dikontribusi dari PMA sebesar Rp 386,4 triliun atau naik 12,6% dari target PMA tahun lalu, serta dari PMDN sebesar Rp 208,4 triliun naik 18,4% dari target PMDN tahun lalu. Untuk mencapai target tersebut, BKPM pada menetapkan 10 negara prioritas termasuk di antaranya Amerika Serikat, Australia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, RRT, Timur Tengah, Malaysia, dan Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Genjot Investasi Diaspora Indonesia, BKPM Kunjungi New York

Genjot Investasi Diaspora Indonesia, BKPM Kunjungi New York

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 12:02 WIB

BKPM: Nilai Remitansi Diaspora Indonesia Capai 8 Miliar Dolar AS

BKPM: Nilai Remitansi Diaspora Indonesia Capai 8 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 16:38 WIB

BKPM: Investor AS Siap Danai Perusahaan Startup di Indonesia

BKPM: Investor AS Siap Danai Perusahaan Startup di Indonesia

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 11:45 WIB

BKPM Tawarkan Kemudahan Berinvestasi ke Pengusaha San Fransisco

BKPM Tawarkan Kemudahan Berinvestasi ke Pengusaha San Fransisco

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 12:18 WIB

BKPM: RI Ingin Bangun Konektivitas ke 140 Pengusaha Cina

BKPM: RI Ingin Bangun Konektivitas ke 140 Pengusaha Cina

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 18:49 WIB

Hari Ini Kepala BKPM Awali Roadshow Pemasaran Investasi di AS

Hari Ini Kepala BKPM Awali Roadshow Pemasaran Investasi di AS

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 12:09 WIB

BKPM Anggap Brexit Jadi Peluang Tingkatkan Investasi Inggris

BKPM Anggap Brexit Jadi Peluang Tingkatkan Investasi Inggris

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 14:33 WIB

BKPM: Investor Korsel akan Investasi Transportasi Laut

BKPM: Investor Korsel akan Investasi Transportasi Laut

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 13:56 WIB

BKPM: Investasi Melalui Layanan Klik Capai Rp63,3 Triliun

BKPM: Investasi Melalui Layanan Klik Capai Rp63,3 Triliun

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2016 | 14:32 WIB

BKPM: Investor Jepang akan Masuk di Jasa Pengurusan Transportasi

BKPM: Investor Jepang akan Masuk di Jasa Pengurusan Transportasi

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2016 | 08:45 WIB

Terkini

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Perbedaan Fungsi Retinol, Niacinamide, dan Vitamin C, Mana yang Dibutuhkan Kulitmu?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:17 WIB

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Memahami Perbedaan Buku Nikah, Akta Nikah, dan Kartu Nikah

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Dituding Jadi Imam Mahdi dan Bawa Kabur Rp1,3 Miliar, Figar Siap Lawan di Jalur Hukum

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:04 WIB

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Viral Guru AI IELTS Mengamuk, Benarkah Kecerdasan Buatan Mulai Punya Perasaan?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Duh! 53 Orang Bunuh Diri di DIY, Depresi Jeratan Pinjol hingga Faktor Ekonomi Jadi Pemicu

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Bagaimana Langkah Mengurus Paspor yang Hilang atau Rusak Saat Sedang Berlibur di Luar Negeri?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:10 WIB

×