Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.405,685
LQ45 632,547
Srikehati 308,939
JII 387,605
USD/IDR 17.712

Genjot Investasi Diaspora Indonesia, BKPM Kunjungi New York

Adhitya Himawan

Kamis, 30 Juni 2016 | 12:02 WIB
Genjot Investasi Diaspora Indonesia, BKPM Kunjungi New York
Kepala BKPM Franky Sibarani berdiri berhadapan dengan Presiden Jokowi dan Raja Belgia Phillipe di Brussels, Kamis (22/4/2016). [Sekretariat Kepresidenan]

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani hari ini, Kamis (30/6/2016) dijadwalkan akan terbang dari Chicago dan akan memulai rangkaian program pemasaran investasi di kota terakhir New York, Amerika Serikat. Tiba di New York, serangkaian kegiatan utama yang akan dilakukan di antaranya diawali dengan kunjungan ke produsen coklat asal AS kemudian bertemu dengan diaspora New York. Besok, Jumat (1/7/2016), Kepala BKPM baru akan bertemu dengan beberapa perusahaan New York yang potensial dan akan menanamkan modalnya di Indonesia.

Franky Sibarani menyampaikan bahwa kegiatan pertemuan dengan diaspora di New York akan dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah untuk memberikan kemudahan bagi diaspora apabila ingin menanamkan modalnya di Indonesia. ”Posisi New York sebagai pusat kota finansial di Amerika Serikat sangat penting untuk bertemu dengan diaspora profesional yang ada. Kami akan memaparkan berbagai langkah kemudahan yang dilakukan oleh pemerintah bagi diaspora serta mendengar feedback dari mereka,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Kamis (30/6/2016).

Kepala BKPM juga akan memaparkan 12 paket kebijakan yang sudah dikeluarkan termasuk revisi daftar negatif investasi (DNI) dan layanan izin investasi 3 jam. Kepala BKPM selaku wakil ketua Pokja I Kampanye dan Diseminasi Kebijakan Satgas Implementasi Paket Kebijakan memiliki tugas untuk menyampaikan langkah-langkah perbaikan yang telah dilakukan oleh pemerintah termasuk kepada diaspora di Luar Negeri.

Menurut Franky, diaspora memiliki potensi yang besar untuk dimanfaatkan meningkatkan aliran investasi yang masuk ke Indonesia. ”Jika ada 1 juta diaspora melakukan investasi Rp 100 juta ke Indonesia, maka bila diakumulasikan maka terdapat Rp 100 triliun investasi yang masuk ke Indonesia,” jelasnya.

Pertemuan dengan Diaspora di New York merupakan pertemuan dengan kedua dengan diaspora Amerika Serikat setelah sebelumnya di San Fransisco Kepala BKPM juga bertemu dengan 30 diaspora profesional. Dalam pertemuan dengan diaspora profesional di San Fransisco tersebut, Kepala BKPM berhasil mengidentifikasi beberapa minat investasi yang disampaikan oleh diaspora Indonesia di San Fransisco.

Selain pertemuan dengan diaspora di New York, Kepala BKPM juga dijadwalkan untuk melakukan kunjungan ke produsen coklat ternama Amerika Serikat yang telah menanamkan modalnya di Indonesia. Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung fasilitas produksi perusahaan serta berdiskusi mengenai kelangsungan operasional perusahaan di Indonesia.

Besok (1/7/2016), Kepala BKPM dijadwalkan untuk bertemu dengan American Indonesia Chamber of Commerce di New York yang rencananya dihadiri oleh 40 partisipan terdiri dari perwakilan perusahaan-perusahaan private equity dan jasa keuangan, asosiasi bisnis, lembaga think tank serta media. ”Dari perusahaan-perusahaan private equity dan jasa keuangan tersebut, kami optismistis terdapat calon investor yang menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia,” lanjutnya.

Sebelumnya, dalam kunjungannya ke San Fransisco dan Chicago, Kepala BKPM bertemu dengan 52 perusahaan di San Fransisco serta 25 perusahaan berbasis Chicago yang terdiri dari berbagai sektor. Bidang usaha perusahaan yang hadir termasuk dalam sektor-sektor utama di antaranya kelistrikan, farmasi, transportasi, jasa keuangan dan konsultan.

Amerika Serikat tergolong negara prioritas pemasaran investasi, dari data yang dimiliki oleh BKPM pada tahun 2015, nilai realisasi investasi AS mencapai 893 juta Dolar Amerika Serikat (AS) terdiri dari 261 proyek dengan didominasi oleh sektor-sektor pertambangan. Dari sisi komitmen, tercatat masuknya komitmen 4,8 miliar Dolar AS terdiri dari 76 proyek. 

Untuk diketahui, BKPM pada tahun 2016 menargetkan capaian realisasi investasi bisa tumbuh 14,4 persen dari target tahun 2015 atau mencapai Rp594,8 triliun. Realisasi ini dikontribusi dari Penamanan Modal Asing (PMA) sebesar Rp386,4 triliun atau naik 12,6 persen dari target PMA tahun lalu, serta dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp208,4 triliun naik 18,4 persen dari target PMDN tahun lalu. Untuk mencapai target tersebut, BKPM pada menetapkan 10 negara prioritas termasuk di antaranya Amerika Serikat, Australia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, RRT, Timur Tengah, Malaysia, dan Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKPM: Nilai Remitansi Diaspora Indonesia Capai 8 Miliar Dolar AS

BKPM: Nilai Remitansi Diaspora Indonesia Capai 8 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 16:38 WIB

BKPM: Investor AS Siap Danai Perusahaan Startup di Indonesia

BKPM: Investor AS Siap Danai Perusahaan Startup di Indonesia

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 11:45 WIB

BKPM Tawarkan Kemudahan Berinvestasi ke Pengusaha San Fransisco

BKPM Tawarkan Kemudahan Berinvestasi ke Pengusaha San Fransisco

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 12:18 WIB

BKPM: RI Ingin Bangun Konektivitas ke 140 Pengusaha Cina

BKPM: RI Ingin Bangun Konektivitas ke 140 Pengusaha Cina

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 18:49 WIB

Hari Ini Kepala BKPM Awali Roadshow Pemasaran Investasi di AS

Hari Ini Kepala BKPM Awali Roadshow Pemasaran Investasi di AS

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 12:09 WIB

BKPM Anggap Brexit Jadi Peluang Tingkatkan Investasi Inggris

BKPM Anggap Brexit Jadi Peluang Tingkatkan Investasi Inggris

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 14:33 WIB

BKPM: Investor Korsel akan Investasi Transportasi Laut

BKPM: Investor Korsel akan Investasi Transportasi Laut

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 13:56 WIB

BKPM: Investasi Melalui Layanan Klik Capai Rp63,3 Triliun

BKPM: Investasi Melalui Layanan Klik Capai Rp63,3 Triliun

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2016 | 14:32 WIB

BKPM: Investor Jepang akan Masuk di Jasa Pengurusan Transportasi

BKPM: Investor Jepang akan Masuk di Jasa Pengurusan Transportasi

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2016 | 08:45 WIB

Sepanjang 2015, BKPM Mencabut 12.892 Izin Prinsip Investasi

Sepanjang 2015, BKPM Mencabut 12.892 Izin Prinsip Investasi

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2016 | 10:16 WIB

Terkini

BI Optimalkan Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

BI Optimalkan Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:13 WIB

5 Sunscreen Tanpa Niacinamide untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Sunscreen Tanpa Niacinamide untuk Kulit Kering dan Sensitif

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:02 WIB

3 Zodiak Paling Dibenci, Benarkah Punya Sifat Menyebalkan?

3 Zodiak Paling Dibenci, Benarkah Punya Sifat Menyebalkan?

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Ada Demo Besar di Jakarta, Disdik Kota Tangerang Wajibkan Orang Tua Jemput Siswa 27-28 Agustus

Ada Demo Besar di Jakarta, Disdik Kota Tangerang Wajibkan Orang Tua Jemput Siswa 27-28 Agustus

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:55 WIB

Daftar Demo dan Lokasi Aksi Massa Hari Ini 27 Agustus 2026

Daftar Demo dan Lokasi Aksi Massa Hari Ini 27 Agustus 2026

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:54 WIB

Viva Milk Cleanser Cucumber untuk Kulit Apa? Ini Cara Pakai dan Review Pengguna

Viva Milk Cleanser Cucumber untuk Kulit Apa? Ini Cara Pakai dan Review Pengguna

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Dugaan Penyebab Bencana Banjir di Tibet, Ratusan Orang Meninggal Dunia

Dugaan Penyebab Bencana Banjir di Tibet, Ratusan Orang Meninggal Dunia

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:45 WIB

Detik-detik Banjir Bandang Terjang Nepal, 157 Nyawa Melayang dan Ratusan Orang Hilang

Detik-detik Banjir Bandang Terjang Nepal, 157 Nyawa Melayang dan Ratusan Orang Hilang

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:38 WIB

Rekening Warga Pati yang Sempat Diblokir telah Pulih, Transaksi Kembali Normal

Rekening Warga Pati yang Sempat Diblokir telah Pulih, Transaksi Kembali Normal

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Masa Sulit Berakhir, 4 Shio Ini Siap Sambut Peruntungan Baru pada 27 Agustus 2026

Masa Sulit Berakhir, 4 Shio Ini Siap Sambut Peruntungan Baru pada 27 Agustus 2026

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:20 WIB

×