RI-Malaysia Tak Mampu Kontrol Harga Sawit, Ini Penjelasannya

Adhitya Himawan

Sabtu, 16 Juli 2016 | 14:51 WIB
RI-Malaysia Tak Mampu Kontrol Harga Sawit, Ini Penjelasannya
Sebuah truk mengangkut komoditi kelapa sawit di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Indonesia dan Malaysia adalah dua negara yang menguasai 85 persen pangsa pasar produksi sawit dunia. Ironisnya, dua negara bertetangga di Asia Tenggara namun tak mampu mengontrol harga sawit dunia. Justru pihak pembeli sawit di Eropa yang menjadi pengendali harga, sekaligus pengontrol tata niaga sawit.

"Kalau saya melihatnya begini, tata niaga persawitan memang produksinya didominasi Indonesia dan Malaysia. Namun tetap saja di era pasar bebas, sebetulnya paling penting adalah membangun keyakinan," kata Ketua Umum Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Mansuetus Darto dalam wawancara dengan Suara.com di Jakarta, Jumat (15/7/2016).

Darto menegaskan sebetulnya di era pasar bebas, negara manapun bebas mau membeli komoditi yang dibutuhkan dari negara manapun. Dalam kondisi ini, Indonesia seharusnya memperkuat best practice untuk memperkuat image produk sawit Indonesia agar sesuai prinsip sustainibility (keberlanjutan lingkungan). Dengan demikian, produk sawit Indonesia akan memiliki nilai lebih dibanding dari kawasan lain seperti Afrika dan Amerika Latin. "Tidak bisa pasar kita paksa hanya membeli di Indonesia," ujar Darto.

Darto juga mengakui adanya kelebihan produksi kelapa sawit di Indonesia. Selain itu, ada faktor image produk sawit Indonesia yang buruk sehingga sebagian pasar lari ke daerah lain.  "Bisa juga  produksi sawit  Indonesia dan Malaysia memang tidak terkontrol dan cenderung over produksi," ujar Darto.

Ia melihat selama ini banyak crudge palm oil (CPO) yang selama ini tidak banyak terserap di pelabuhan untuk ekspor. Akibatnya produksi sawit petani juga sulit dibeli perusahaan sawit karena stok CPO yang menumpuk didalam negeri masih banyak. "Kondisi inilah yang harus diperbaiki," tutup Darto.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia dan Malaysia telah sepakat pada Sabtu, (3/10/2015) mengenai upaya mengontrol harga sawit di pasaran dunia. Pertemuan tersebut menghasilkan empat kesepakatan yang meliputi  empat poin.

Pertama, membentuk organisasi Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) untuk menjaga stabilitas harga sawit, dan mempromosikan keuntungan dari industri minyak kelapa sawit serta turunanya. Kedua, mengharmonisasikan standar kedua negara tentang industri minyak kelapa sawit, antara Malaysian Sustainable Palm Oil (MSPO) dan Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), yang nantinya akan digabung menjadi satu standar. Ketiga, meningkatkan kerjasama guna mempromosikan praktik-praktik yang berkelanjutan dari segi lingkungan hidup di industri minyak kelapa sawit. Keempat, memperbaiki dan mengembangkan riset industri kelapa sawit untuk meningkatkan nilai tambah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kalangan Petani Kelapa Sawit Sayangkan Pembubaran IPOP

Kalangan Petani Kelapa Sawit Sayangkan Pembubaran IPOP

Bisnis | Sabtu, 16 Juli 2016 | 14:25 WIB

Sulitnya Petani Sawit Dapat Akses Perbankan Picu Bakar Hutan

Sulitnya Petani Sawit Dapat Akses Perbankan Picu Bakar Hutan

Bisnis | Sabtu, 16 Juli 2016 | 13:27 WIB

SAWIT Challenge Gelar Kompetisi Ide Panen Sawit Berkelanjutan

SAWIT Challenge Gelar Kompetisi Ide Panen Sawit Berkelanjutan

Press Release | Sabtu, 16 Juli 2016 | 06:49 WIB

Legalitas Lahan Jadi Kendala Petani Sawit Akses Perbankan

Legalitas Lahan Jadi Kendala Petani Sawit Akses Perbankan

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2016 | 11:16 WIB

Petani Sawit Dinilai Masih Sulit Akses Pembiayaan Perbankan

Petani Sawit Dinilai Masih Sulit Akses Pembiayaan Perbankan

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2016 | 06:59 WIB

Kemendag Tetapkan Harga Referensi Produk CPO Turun

Kemendag Tetapkan Harga Referensi Produk CPO Turun

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2016 | 14:51 WIB

BPDPKS Gandeng BRI untuk E-Money Pungutan Dana Sawit

BPDPKS Gandeng BRI untuk E-Money Pungutan Dana Sawit

Bisnis | Jum'at, 27 Mei 2016 | 03:00 WIB

Bank Mandiri Layani Bayar Pungutan Kelapa Sawit via E-Channel

Bank Mandiri Layani Bayar Pungutan Kelapa Sawit via E-Channel

Bisnis | Kamis, 26 Mei 2016 | 22:00 WIB

Indonesia Bidik Azerbaijan Untuk Pintu Masuk Ekspor CPO ke Eropa

Indonesia Bidik Azerbaijan Untuk Pintu Masuk Ekspor CPO ke Eropa

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2016 | 08:07 WIB

Moratorium Izin Konsesi Dinilai Bikin Industri Sawit Stagnan

Moratorium Izin Konsesi Dinilai Bikin Industri Sawit Stagnan

Bisnis | Senin, 23 Mei 2016 | 05:00 WIB

Terkini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×