Inaca: Penerbangan Pesawat di Jalur Selatan Jawa Harus Diatur

Adhitya Himawan

Kamis, 21 Juli 2016 | 20:57 WIB
Inaca: Penerbangan Pesawat di Jalur Selatan Jawa Harus Diatur
Pesawat Garuda Indonesia sedang terbang. [www.garuda-indonesia.com]

Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional (Inaca) menilai penerbangan Jalur Selatan Jawa harus diatur dengan baik agar tidak berbenturan dengan kegiatan kemiliteran.

Sekretaris Jenderal Inaca Tengku Burhanuddin, Kamis (21/7/2016), menilai pengaturan tersebut harus dilakukan karena umumnya jadwal latihan atau penerbangan yang dilakukan TNI AU bisa sewaktu-waktu berubah.

"Risiko adanya jalur Selatan Jawa ini, kita juga harus menyesuaikan karena kalau mereka sedang latihan, penerbangan sipil mau tidak mau harus 'suspend' (ditunda) atau 'delay' (terlambat), contohnya di Halim Perdanakusuma," katanya.

Namun, menurut dia, dengan dibukanya jalur penerbangan Selatan Jawa tersebut akan menambah frekuensi penerbangan yang saat ini meningkat setiap tahunnya sekitar 12 persen.

Selain itu, lanjut dia, jalur penerbangan Selatan Jawa cenderung lebih pendek jaraknya dibandingkan dengan jalur Utara, sehingga bisa menghemat biaya operasional dari segi pengeluaran avtur.

"Jadi 'multiplier effect'-nya sangat banyak sekali sampai 12 kali lipat, tentunya ini harus diatur dengan baik demi kepentingan bersama," katanya.

Ditemui terpisah, Direktur Navigasi Penerbangan Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan rencana pengoperasian Jalur Selatan Jawa sedang dalam pembahasan dengan TNI AU dan saat ini tinggal menentukan pembagian jam operasional, baik untuk penerbangan sipil maupun kegiatan militer.

"Kita maunya jam-jam padat yang komersil juga buat maskapai, kalau dikasihnya jam sembilan sampai 12 malam, siapa yang mau terbang," katanya.

Selain itu, Novie mengatakan TNI AU juga meminta jalur tersebut agar tidak melintasi wilayah khusus, seperti di Madiun.

"Mereka tidak mau jalur tersebut terlalu dekat dengan wilayah 'restricted' mereka, setidaknya jaraknya 70 nautical mile," katanya.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Layanan dan Teknologi Informasi Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI/Airnav Indonesia) New In Hartaty Manulang mengatakan rute-rute di Jalur Selatan Jawa tengah dalam proses finalisasi.

"Kita akan memanfaatkan teknologi kita, tidak 'point to point' tapi penggunaan satelit, jadi jalur ini lebih pendek dan efektif," katanya.

Presiden Joko Widodo telah menyetujui pemanfaatan jalur penerbangan Selatan Jawa untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di wilayah Utara Jawa.

Penggunaan Jalur Selatan itu rencananya akan dilakukan dan dievaluasi pada 17 Agustus-17 September 2016. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Batik Air Buka Rute Terbang ke Kendari dari Jakarta & Surabaya

Batik Air Buka Rute Terbang ke Kendari dari Jakarta & Surabaya

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 14:02 WIB

Malaysia Cabut Izin Operasi Maskapai Syariah Rayani Air, Kenapa?

Malaysia Cabut Izin Operasi Maskapai Syariah Rayani Air, Kenapa?

News | Selasa, 14 Juni 2016 | 20:41 WIB

Angkasa Pura II Bantah Terminal Maskapai Non Garuda Dipindah

Angkasa Pura II Bantah Terminal Maskapai Non Garuda Dipindah

Bisnis | Rabu, 08 Juni 2016 | 14:22 WIB

YLKI Desak Maskapai Air Asia Dijatuhi Sanksi

YLKI Desak Maskapai Air Asia Dijatuhi Sanksi

News | Rabu, 18 Mei 2016 | 09:33 WIB

Politisi Nasdem Sindir Lion Air Sering Terjadi Kegaduhan

Politisi Nasdem Sindir Lion Air Sering Terjadi Kegaduhan

News | Kamis, 12 Mei 2016 | 12:31 WIB

Jonan Desak Maskapai Buka Rute Penerbangan Jakarta-Wakatobi

Jonan Desak Maskapai Buka Rute Penerbangan Jakarta-Wakatobi

Bisnis | Senin, 09 Mei 2016 | 14:41 WIB

Inaca Minta Pemerintah Buka Jalur Penerbangan Selatan Jawa

Inaca Minta Pemerintah Buka Jalur Penerbangan Selatan Jawa

Bisnis | Jum'at, 15 Januari 2016 | 16:51 WIB

Inaca Desak Ada Pembebasan Bea Masuk Komponen Pesawat

Inaca Desak Ada Pembebasan Bea Masuk Komponen Pesawat

Bisnis | Rabu, 16 Desember 2015 | 13:10 WIB

Bandara Teraman di Indonesia

Bandara Teraman di Indonesia

Foto | Minggu, 12 April 2015 | 17:44 WIB

Ini Permintaan Industri Penerbangan Nasional kepada Jokowi-JK

Ini Permintaan Industri Penerbangan Nasional kepada Jokowi-JK

Bisnis | Senin, 08 September 2014 | 13:30 WIB

Terkini

Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 17:18 WIB

Jadi Tersangka Kasus HGB ATR/BPN, Eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Bukan Mantan Pegawai KPK

Jadi Tersangka Kasus HGB ATR/BPN, Eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto Bukan Mantan Pegawai KPK

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:17 WIB

3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea

3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?

Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Mahasisw ITB Kembangkan Minyak Jelantah Jadi Cat Ramah lingkungan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 17:15 WIB

Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:12 WIB

Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP

Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:10 WIB

Rieke 'Oneng' Dilaporkan ke MKD DPR Oleh Mantan Istri Andre Taulany, Ini Duduk Perkaranya

Rieke 'Oneng' Dilaporkan ke MKD DPR Oleh Mantan Istri Andre Taulany, Ini Duduk Perkaranya

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:09 WIB

Lebih dari Sekadar Ranking, Membaca Skill Problem Solving PISA 2025

Lebih dari Sekadar Ranking, Membaca Skill Problem Solving PISA 2025

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:07 WIB

IHSG Tiba-tiba Menghijau ke Level 6.300, Ini Pendorongnya

IHSG Tiba-tiba Menghijau ke Level 6.300, Ini Pendorongnya

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 17:05 WIB

×