Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

The Fed Putuskan Suku Bunga Acuan Tetap

Adhitya Himawan

Kamis, 28 Juli 2016 | 06:29 WIB
The Fed Putuskan Suku Bunga Acuan Tetap
Gedung The Federal Reserve. [Shutterstock]

The Federal Reserve atau bank sentral Amerika Serikat (AS) pada Rabu (27/7/2016) mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah. Namun The Fed juga mengakui bahwa kinerja ekonomi membaik, sehingga kenaikan suku bunga masih mungkin bisa terjadi tahun ini.

Para pembuat kebijakan belum diperkirakan akan menaikkan suku bunga, karena kekhawatiran bahwa kenaikan bisa menghambat pertumbuhan yang masih rapuh.

Perbaikan pandangan mereka tentang kondisi-kondisi ekonomi, karenanya cenderung menaikkan ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga acuan federal fund, sekarang di 0,25-0,50 persen, setelah naik pada Desember.

Mendukung penurunan tajam mengejutkan dalam penciptaan lapangan kerja pada Mei yang telah mengangkat kekhawatiran tentang ekonomi, Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), yang menetapkan kebijakan moneter, mengatakan lapangan kerja dan ekonomi telah tumbuh moderat sejak pertemuan mereka pertengahan Juni.

Mereka juga tampak melihat sedikit ancaman terhadap pertumbuhan ekonomi AS dari keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, yang berlangsung seminggu setelah pertemuan FOMC pada Juni.

"Risiko-risiko jangka pendek terhadap prospek ekonomi telah berkurang," kata FOMC ketika mengumumkan hasil pertemuan dua hari yang diawasi ketat di Washington.

Tingkat inflasi "hawks" dan "doves" telah berpisah pada Juni tentang seberapa kuat ekonomi, dan sepakat untuk menunda kenaikkan suku bunga sampai situasi menjadi lebih jelas.

"Dove" umumnya lebih mendukung kebijakan moneter ekspansif, termasuk suku bunga rendah, sementara "hawks" cenderung memilih kebijakan moneter ketat .

The Fed telah berulang kali mengatakan ingin melihat peningkatan pertumbuhan lapangan pekerjaan dan tanda-tanda inflasi kuat sebelum menaikkan suku bunga.

Sementara pernyataan Rabu mengutip kenaikan moderat dalam pertumbuhan lapangan kerja, Fed mengatakan inflasi diperkirakan tetap rendah dalam jangka pendek.

Seperti yang ditemukan pada Juni, komite mengatakan belanja rumah tangga "tumbuh dengan kuat" sementara investasi tetap dari bisnis tetap "lemah".

Namun dari pertemuan terakhirnya, komite mencatat bahwa data gaji (payroll) dan pasar tenaga kerja lainnya "menunjukkan beberapa peningkatan dalam penggunaan tenaga kerja dalam beberapa bulan terakhir." Tim Duy, Direktur Senior di Oregon Economics Forum, mengatakan kenaikan suku bunga pada pertemuan FOMC berikutnya pada September tidak bisa dikesampingkan. "Tapi tampaknya lebih mungkin bahwa jumlah minimum data untuk kenaikan suku bunga tidak akan tiba sampai Desember," katanya kepada AFP.

Setelah pernyataan itu, fed fund berjangka yang diperdagangkan di CME, semacam jajak pendapat taruhan yang menunjukkan harapan investor, tersirat 46,5 persen probabilitas bahwa komite akan meningkatkan suku bunga sebelum akhir tahun ini, dengan keseimbangan yang lebih besar mengharapkan suku bunga tetap tak berubah sampai Desember.

Hasil penelitian menunjukkan para investor mengharapkan Fed menghasilkan sebuah pernyataan lebih optimis daripada yang dirilis pada Rabu.

Menurut Steven Ricchiuto, kepala ekonom di Mizuho Securities USA, pertumbuhan lapangan pekerjaan berlanjut bisa menyentuh keseimbangan dalam mendukung kenaikan suku bunga -- terutama mengingat bahwa komite percaya ancaman terhadap pertumbuhan ekonomi sekarang lebih rendah.

"Hal ini menunjukkan bahwa hitung mundur untuk kenaikan suku bunga pada September/Desember akan dimulai dengan sungguh-sungguh jika kita mendapatkan laporan lapangan pekerjaan yang kuat lagi untuk Juli pada 5 Agustus," kata Ricchiuto.

Joel Naroff dari Naroff Economic Advisors mengatakan Fed tampak terbelah antara optimisme dan rasa takut.

"Satu hal kelompok ini telah konsisten tentang pendekatan analisis ekonominya 'one-meeting-the-sky-is-falling, the-next-meeting-the-sun-is-coming-out'," katanya. "Ini adalah pertemuan ekonomi baik yang datang setelah pertemuan ekonomi mengkhawatirkan." Adapun Brexit, Naroff mengatakan, "para anggota tampaknya telah mengatakan 'tidak apa-apa' dan menjatuhkan isu-isu itu ke dalam faktor-faktor yang mereka sedang pantau." Setelah pengumuman Rabu, dolar sedikit melemah terhadap euro pada 1,1049 dolar AS.

Imbal hasil obligasi juga sedikit lebih rendah. Obligasi 10-tahun AS diperdagangkan pada 1,51 persen, turun dari 1,54 sebelum pengumuman FOMC.

Indeks S&P 500, ukuran berbasis luas dari harga saham, mengurangi kerugiannya setelah laporan itu dirilis dan berakhir turun 0,1 persen pada 2.166,58. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BI Minta Pemerintah Waspadai Kenaikan The Fed dan Isu Brexit

BI Minta Pemerintah Waspadai Kenaikan The Fed dan Isu Brexit

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 14:38 WIB

Bank Indonesia Kembali Turunkan BI Rate Jadi 6,50 Persen

Bank Indonesia Kembali Turunkan BI Rate Jadi 6,50 Persen

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 06:51 WIB

FOMC Tunda Kenaikan Suku Bunga, Bursa AS dan Eropa Bereaksi Beda

FOMC Tunda Kenaikan Suku Bunga, Bursa AS dan Eropa Bereaksi Beda

Bisnis | Kamis, 16 Juni 2016 | 10:37 WIB

Janet Yellen Tegaskan Kenaikan Suku Bunga Bertahap Diperlukan

Janet Yellen Tegaskan Kenaikan Suku Bunga Bertahap Diperlukan

Bisnis | Selasa, 07 Juni 2016 | 07:12 WIB

BI Sempurnakan Aturan Suku Bunga Penawaran Antarbank (JIBOR)

BI Sempurnakan Aturan Suku Bunga Penawaran Antarbank (JIBOR)

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2016 | 08:46 WIB

Emas Turun Setelah FED Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga

Emas Turun Setelah FED Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga

Bisnis | Jum'at, 20 Mei 2016 | 06:02 WIB

Menkeu Klaim Ekonomi Akan Stabil Meski Fed Naik

Menkeu Klaim Ekonomi Akan Stabil Meski Fed Naik

Bisnis | Kamis, 19 Mei 2016 | 17:01 WIB

OJK Akui Indonesia Beruntung The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuan

OJK Akui Indonesia Beruntung The Fed Pertahankan Suku Bunga Acuan

Bisnis | Kamis, 28 April 2016 | 14:38 WIB

Suku Bunga Acuan The Fed Diputuskan Tidak Berubah

Suku Bunga Acuan The Fed Diputuskan Tidak Berubah

Bisnis | Kamis, 28 April 2016 | 06:06 WIB

Bank Sentral Eropa Pertahankan Suku Bunga

Bank Sentral Eropa Pertahankan Suku Bunga

Bisnis | Jum'at, 22 April 2016 | 08:00 WIB

Terkini

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater

Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50 WIB

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu

Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:39 WIB

×