Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Emas Turun Setelah FED Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga

Ririn Indriani | Suara.com

Jum'at, 20 Mei 2016 | 06:02 WIB
Emas Turun Setelah FED Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga
Ilustrasi tumpukan balok emas (Shutterstock).

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Kamis (Jumat pagi WIB), sehari setelah komentar-komentar "hawkish" dari Federal Reserve menyatakan suku bunga acuan bisa dinaikkan pada Juni.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 19,60 dolar AS, atau 1,54 persen, menjadi menetap di 1.254,80 dolar AS per ounce.

Emas berada di bawah tekanan luas karena risalah pertemuan Fed April yang dirilis pada Rabu, menunjukkan bahwa sebagian besar regulator berpikir kenaikan suku bunga Juni adalah tepat, mengingat perbaikan yang berkesinambungan dalam ekonomi AS.

Menurut alat Fedwatch CMEGroup, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga acuan adalah pada 28 persen untuk pertemuan Juni hingga Kamis siang, 50 persen pada pertemuan Juli 2016, dan 62 persen pada pertemuan September 2016.

Indeks dolar AS juga naik karena risalah pertemuan Fed yang "hawkish" menempatkan lebih banyak tekanan pada logam mulia.

Di sisi ekonomi, klaim pengangguran awal turun tajam 16.000 dalam minggu yang berakhir 14 Mei menjadi 278.000, namun, rata-rata empat minggu naik tajam, 7.500 lebih tinggi menjadi 275.750, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Kamis.

Selain itu, Federal Reserve Cabang Philadelphia menunjukkan Indeks Kondisi Bisnis Umum-nya jatuh ke tingkat negatif 1,8. Para analis mencatat bahwa ini lebih buruk daripada yang diharapkan dan memberikan dukungan terhadap logam mulia.

Perak untuk pengiriman Juli turun 63,90 sen, atau 3,73 persen, menjadi ditutup pada 16,493 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli merosot 29,20 dolar atau 2,80 persen, menjadi ditutup pada 1.013,30 dolar AS per ounce. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Anjlok ke Level Terendah Dalam Enam Pekan Terakhir

Rupiah Anjlok ke Level Terendah Dalam Enam Pekan Terakhir

Bisnis | Senin, 16 Mei 2016 | 02:49 WIB

Tunggu Keputusan The Fed Soal Suku Bunga, Harga Emas Turun Tipis

Tunggu Keputusan The Fed Soal Suku Bunga, Harga Emas Turun Tipis

Bisnis | Kamis, 17 Maret 2016 | 06:00 WIB

Harga Emas Turun Akibat Pasar Ekuitas AS Berbalik Naik Tajam

Harga Emas Turun Akibat Pasar Ekuitas AS Berbalik Naik Tajam

Bisnis | Sabtu, 12 Maret 2016 | 05:13 WIB

Dolar AS Menguat, Harga Emas Menurun

Dolar AS Menguat, Harga Emas Menurun

Bisnis | Rabu, 09 Maret 2016 | 06:55 WIB

Terkini

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:17 WIB

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 09:00 WIB

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:56 WIB

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:50 WIB

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:41 WIB

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:36 WIB

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:33 WIB

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:26 WIB

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:06 WIB

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:55 WIB