Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Lippo Group Optimis Tax Amnesty Bisa Naikkan Penjualan 30 Persen

Adhitya Himawan

Jum'at, 05 Agustus 2016 | 05:53 WIB
Lippo Group Optimis Tax Amnesty Bisa Naikkan Penjualan 30 Persen
Chief Marketing Officer Lippo Homes Jopy Rusli di Jakarta, Rabu (3/8/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Chief Marketing Officer Lippo Homes Jopy Rusli mengaku optimis kebijakan tax amnesty (pengampunan pajak, red) akan berdampak positif bagi perkembangan industri properti dalam negeri. Bahkan kebijakan tax amnesty diperikirakan akan mampu mendongkrak penjualan properti di Lippo Group antara 20 persen hingga 30 persen.

"Kita lihat banyak sekali yang sudah menyatakan hendak mengikuti kebijakan tax amnesty, setiap hari bisa 500 orang yang datang untuk mendaftar tax amnesty. Kami sendiri mendukung kebijakan pemerintah, karena membuat para wajib pajak (WP) yang selama ini ngumpetin dananya mau untuk lebih terbuka," kata Jopy dalam wawancara dengan Suara.com, di Jakarta, Rabu (3/8/2016).

Iklim investasi yang lebih terbuka membuat para WP menjadi banyak yang tertarik untuk menginvestasikan dananya yang kembali ke Indonesia ke sektor properti. Karena aset properti di Indonesia tidak pernah turun, selalu naik. "Selama ini terus naik, dan negara kita masih tertinggal dibanding sektor properti yang ada di negara lain," ujar Jopy.

Menurutnya, cukup sulit untuk memperkirakan secara pasti berapa Rupiah dana repatriasi yang akan masuk untuk berinvestasi dan membeli properti yang dijual Lippo Group. Namun ia meyakini, fenomena ini akan berdampak positif bagi ekonomi Indonesia karena industri properti berkaitan dengan banyak industri lain. "Seperti industri semen, batu bata, dan baja," tambah Jopy.

Ia meyakini, dampak kebijakan tax amnesty bisa mendorong investasi pembelian properti di Lippo Group antara 20 persen hingga 30 persen. Selain itu, para pemilik dana repatriasi diperkirakan akan lebih mengincar investasi dalam bentuk apartemen, terutama di Jabodetabek. "Karena keterbatasan lahan di Jabodetabek yang makin lama makin habis. Selain itu, hidup di apartemen lebih praktis, terutama generasi muda. Hanya saja investasi rumah tapak tetap akan ada yang mengincar," tutupJopy.

PT Lippo Karawaci Tbk sendiri membukukan laba bersih pada Kuartal 1 2016 sebesar Rp308,68 miliar atau Rp13,56 per saham. Capaian ini mengalami penurunan 26,04 persen dari Laba bersih  Kuartal 1 2015 yaitu Rp417,37 miliar atau Rp18,33 per saham. Meskipun kinerja emiten berkode LPKR menurun pada Q1 2016, namun pendapatan pokok perseroan tetap meningkat dari Rp2,45 triliun menjadi Rp2,61 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sukseskan Tax Amnesty, HIPMI Gelar Rakor dengan  Seluruh Anggota

Sukseskan Tax Amnesty, HIPMI Gelar Rakor dengan Seluruh Anggota

Bisnis | Kamis, 04 Agustus 2016 | 02:48 WIB

Lippo Cikarang Raup Pendapatan Rp869 Miliar di Semester I 2016

Lippo Cikarang Raup Pendapatan Rp869 Miliar di Semester I 2016

Bisnis | Kamis, 04 Agustus 2016 | 00:02 WIB

Lippo dan Mitsubishi Sepakat Bangun Newport Park Apartment

Lippo dan Mitsubishi Sepakat Bangun Newport Park Apartment

Bisnis | Rabu, 03 Agustus 2016 | 23:50 WIB

Presiden KSPI Tak Yakin Sri Mulyani Dongkrak Perekonomian

Presiden KSPI Tak Yakin Sri Mulyani Dongkrak Perekonomian

Bisnis | Selasa, 02 Agustus 2016 | 12:29 WIB

Jokowi Minta Wajib Pajak Lapokan Uang yang Ada "di Bawah Bantal"

Jokowi Minta Wajib Pajak Lapokan Uang yang Ada "di Bawah Bantal"

Bisnis | Senin, 01 Agustus 2016 | 16:18 WIB

Agung Podomoro Optimis Tax Amnesty Dongkrak Investasi Properti

Agung Podomoro Optimis Tax Amnesty Dongkrak Investasi Properti

Bisnis | Minggu, 31 Juli 2016 | 21:39 WIB

Polri Bertekad Kawal Kebijakan "Tax Amnesty" Secara Total

Polri Bertekad Kawal Kebijakan "Tax Amnesty" Secara Total

News | Sabtu, 30 Juli 2016 | 20:37 WIB

Respon Pemberlakuan Tax Amnesty

Respon Pemberlakuan Tax Amnesty

Foto | Jum'at, 29 Juli 2016 | 19:01 WIB

Tito Minta Polisi di Daerah Bantu Petugas Pajak

Tito Minta Polisi di Daerah Bantu Petugas Pajak

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2016 | 18:49 WIB

Sri Mulyani Sambangi Mabes Polri

Sri Mulyani Sambangi Mabes Polri

Foto | Jum'at, 29 Juli 2016 | 18:04 WIB

Terkini

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:42 WIB