Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Kadis PU: Anggaran Pembangunan Infrastruktur NTT Meningkat Tajam

Dythia Novianty | Suara.com

Senin, 08 Agustus 2016 | 10:17 WIB
Kadis PU: Anggaran Pembangunan Infrastruktur NTT Meningkat Tajam
Penambahan pintu air. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Nusa Tenggara Timur Andre Koreh mengatakan, alokasi dana APBN 2016 untuk pembangunan infrastruktur di provinsi ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun sebelumnya alokasi untuk pembangunan infrastruktur Rp500 miliar. Pada 2016 meningkat mencapai Rp1,7 triliun," katanya, di Kupang, Senin (8/8/2016), terkait kebijakan pemotongan anggaran oleh pemerintah pusat untuk tujuan penghematan.

Andre berharap, kebijakan pemotongan anggaran untuk tujuan penghematan itu, tidak mempengaruhi pembangunan infrastruktur di NTT. Dia menilai, daerah ini masih sangat membutuhkan anggaran yang besar untuk membangun dan membuka akses hubungan transportasi demi kemajuan yang setara dengan daerah lain di kawasan timur Indonesia.

"Kalau pemotongannya untuk belanja barang, perjalanan dinas, rapat-rapat termasuk rehabilitasi gedung dan belanja kendaraan mungkin bisa, tetapi untuk belanja modal di antaranya pembangunan infrastruktur diharapkan tidak dilakukan pemotongan anggaran," katanya lagi.

Ia mengemukakan, idealnya untuk menangani infrastruktur jalan dan jembatan serta sarana irigasi yang memadai, dibutuhkan dana sebesar Rp4 triliun per tahun anggaran.

Pada setiap tahun anggaran seperti tahun anggaran 2015, pada APBD NTT mengalokasikan dana sebesar Rp351,8 miliar lebih dari total Rp4 triliun yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur.

Dia mencontohkan, untuk membangun satu kilometer jalan hotmix, dibutuhkan dana Rp3,9 miliar.

Menurut dia, jika kemampuan anggaran dikaitkan dengan kebutuhan anggaran untuk membangun jalan, maka dibutuhkan waktu sekitar 50 tahun untuk menangani ruas jalan provinsi yang tersebar di 23 kabupaten/kota daerah itu.

Panjang ruas jalan provinsi yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di NTT mencapai 280 kilometer.

"Akibat minim anggaran, sistem yang kami pakai untuk membangun infrastruktur jalan dan jembatan adalah keadilan dan pemerataan. Artinya, setiap kabupaten/kota mendapat jatah walaupun dalam jumlah yang sangat kecil," katanya lagi.

"Provinsi NTT masih tertinggal dalam hal infrastruktur, baik jalan, jembatan, air bersih, irigasi maupun listrik. Kondisi tersebut hingga kini belum tertangani secara konprehensif akibat minim alokasi anggaran dari pusat," kata dia.

Atas kondisi itu, katanya lagi, Gubernur NTT Frans Lebu Raya sebelumnya berinisiatif melobi pemerintah pusat maupun DPR RI, sehingga ada perhatian lebih untuk NTT.

Dia menyebutkan penduduk NTT saat ini berjumlah 5,3 juta jiwa dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 68,77 persen atau berada di ranking 31 dari 34 provinsi.

NTT berada di garis batas dua negara, yakni batas darat dengan negara Timor Leste dan batas laut dengan Australia.

NTT merupakan provinsi yang terdiri dari pulau-pulau, dengan kondisi alam kering, sehingga sangat membutuhkan banyak anggaran pembangunan infrastruktur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dibanding Negara Berkembang, Infrastruktur RI Relatif Terbelakang

Dibanding Negara Berkembang, Infrastruktur RI Relatif Terbelakang

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2016 | 14:45 WIB

Pengamat Menilai Jokowi Menerapkan Rezim Pajak Kolonial

Pengamat Menilai Jokowi Menerapkan Rezim Pajak Kolonial

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 14:26 WIB

Kesal Banyak Proyek Tol Swasta Mangkrak, Jokowi Ancam Ambil Alih

Kesal Banyak Proyek Tol Swasta Mangkrak, Jokowi Ancam Ambil Alih

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 10:17 WIB

Jokowi Tinjau Pembangunan Jalan Tol di Jawa Barat

Jokowi Tinjau Pembangunan Jalan Tol di Jawa Barat

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 09:57 WIB

PGN Rampungkan Proyek Jaringan Pipa Gas 18,3 Km di Batam

PGN Rampungkan Proyek Jaringan Pipa Gas 18,3 Km di Batam

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 07:28 WIB

Terkini

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:21 WIB

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:04 WIB

Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya

Aset BCA Syariah Tembus Rp19,9 Triliun, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:42 WIB

BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis

BSI Habiskan Rp198 Miliar untuk Biayai Makan Bergizi Gratis

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:35 WIB

IHSG Terus Merosot, Dana Asing yang Keluar Rp40,823 Triliun Sepanjang Tahun 2026

IHSG Terus Merosot, Dana Asing yang Keluar Rp40,823 Triliun Sepanjang Tahun 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:10 WIB

6 Daftar Promo Spesial Susu Anak di Alfamart, Pilihan Tepat untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

6 Daftar Promo Spesial Susu Anak di Alfamart, Pilihan Tepat untuk Tumbuh Kembang Si Kecil

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:10 WIB

Program Bedah Rumah 400 Ribu Unit Dirombak, Kementerian PKP Review Aturan BSPS

Program Bedah Rumah 400 Ribu Unit Dirombak, Kementerian PKP Review Aturan BSPS

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:04 WIB