Paket Deregulasi Ekonomi Indonesia Diapresiasi Banyak Negara

Adhitya Himawan

Rabu, 10 Agustus 2016 | 13:14 WIB
Paket Deregulasi Ekonomi Indonesia Diapresiasi Banyak Negara
Gedung Kementerian Perdagangan, di Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Paket deregulasi ekonomi menuai apresiasi positif. Pujian ini dinilai menambah kepercayaan masyarakat dunia pada Indonesia. Sejumlah negara bahkan mulai menaikkan tingkat kerja sama perdagangan dan investasi dengan membuka kantor perwakilan di Indonesia.

"Beberapa negara mitra menyampaikan informasi akan membuka perwakilan dagang dan investasi di Indonesia untuk memfasilitasi peningkatan hubungan dagang dan investasi kedua negara,” tegas Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Iman Pambagyo dalam keterangan resmi, Selasa (9/8/2016).

Pertemuan Para Menteri ASEAN ke-48 di Vientiane, Laos, 3-6 Agustus 2016 lalu, kata Iman, juga dimanfaatkan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa mitra dagang seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Hong Kong. Respon positif juga datang dari Lembaga Riset Internasional seperti The Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) yang berperan penting terhadap penguatan kapasitas intelektual di kawasan Asia Timur dan anggota ASEAN. Pertemuan membahas kemitraan strategis, peningkatan peluang akses pasar, investasi, perdagangan, serta pengembangan industri dan teknologi.

Hasil pertemuan sangat positif. Paket deregulasi ekonomi mendapat pujian. Berbagai hambatan dalam perdagangan dan investasi sudah tak ada lagi. "Banyak negara mangapresiasi paket deregulasi ekonomi yang dilakukan Indonesia," kata Iman.

Selain itu, pergantian kabinet baru-baru ini dipandang positif bagi proses reformasi ekonomi di Indonesia. “Tingkat kepercayaan dunia usaha juga semakin meningkat sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, kinerja perdagangan, dan investasi bagi Indonesia,” kata Iman.

Beberapa pihak juga mengapresiasi langkah Indonesia memperbanyak kerja sama perdagangan bebas dengan dengan mitra dagang, seperti Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA), Indonesia European Free Trade Association-Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA), dan Indonesia European Union-Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Bahkan niat Indonesia untuk bergabung dalam Kemitraan Trans-Pasifik (Trans-Pacific Partnership/TPP) menjadi langkah nyata Pemerintah untuk merespon tuntutan dan tantangan global yang diwarnai datangnya era ekonomi digital dan global value chain (GVC).

Iman menjelaskan bahwa Indonesia dianggap penting bagi negara mitra dagang. Banyak potensi yang dapat digali lebih optimal dengan semakin meningkatnya peranan ASEAN dalam memberikan kontribusi yang signifikan dalam pertumbuhan perekonomian global.

Indonesia saat ini tidak hanya fokus pada isu kelapa sawit, namun juga isu-isu yang terkait dengan kepentingan akses pasar untuk sumber daya alam seperti kakao, kelapa, dan kopi yang berorientasi pada nilai tambah. Selain itu, isu-isu standardisasi dan rekognisi juga menjadi prioritas dalam meningkatkan akses pasar Indonesia ke negara tujuan ekspor.

Pada pertemuan dengan ERIA, kedua belah pihak membahas kerja sama untuk meningkatkan kapasitas anggota ASEAN dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) melalui penyelenggaraan program specific project strategy. Program tersebut memfokuskan pada komponen perdagangan di bidang jasa (Goods-Services-Investment-Competition Policy) secara komprehensif. Ke depan, sektor perdagangan di bidang jasa akan memainkan peran penting dalam perekonomian global.

Pertemuan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional juga dilakukan dengan kalangan dunia usaha seperti Coca Cola, UPS, Philip Morris, Pay Pal, Sea Gate, Medtronics, Ford, dan General Motors.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Detik-Detik Crane Proyek Tol Surabaya-Gempol Terguling, Tiang Listrik Ikut Ambruk

Detik-Detik Crane Proyek Tol Surabaya-Gempol Terguling, Tiang Listrik Ikut Ambruk

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 18:44 WIB

3 Keunggulan Air Purifier Terbaik Daikin untuk Wujudkan Hunian Sehat

3 Keunggulan Air Purifier Terbaik Daikin untuk Wujudkan Hunian Sehat

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 18:36 WIB

Genjot Penjualan, Emiten MARK Bidik Pasar Internasional

Genjot Penjualan, Emiten MARK Bidik Pasar Internasional

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:33 WIB

Hyundai Stargazer Cartenz Punya Fitur 'Anti Pegal' Hadapi Macet hingga Tanjakan, Cocok Buat Keluarga

Hyundai Stargazer Cartenz Punya Fitur 'Anti Pegal' Hadapi Macet hingga Tanjakan, Cocok Buat Keluarga

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 18:31 WIB

Warga Cilincing Minta Kompensasi Jangka Panjang Imbas Debu Proyek KCN

Warga Cilincing Minta Kompensasi Jangka Panjang Imbas Debu Proyek KCN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:30 WIB

NASA Pensiunkan Laptop ThinkPad Setelah 33 Tahun di ISS, Apa Penggantinya?

NASA Pensiunkan Laptop ThinkPad Setelah 33 Tahun di ISS, Apa Penggantinya?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 18:30 WIB

Auto-Modis! 5 Inspirasi One Set ala Jo Aram untuk Tampil Stylish

Auto-Modis! 5 Inspirasi One Set ala Jo Aram untuk Tampil Stylish

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 18:30 WIB

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bertrand Peto

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:28 WIB

Ungkap 2 Sektor Paling Rawan Korupsi, Ketua KPK Ingatkan 3 Kepala Daerah di Malang Raya

Ungkap 2 Sektor Paling Rawan Korupsi, Ketua KPK Ingatkan 3 Kepala Daerah di Malang Raya

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:28 WIB

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:27 WIB

×