Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Paket Deregulasi Ekonomi Indonesia Diapresiasi Banyak Negara

Adhitya Himawan

Rabu, 10 Agustus 2016 | 13:14 WIB
Paket Deregulasi Ekonomi Indonesia Diapresiasi Banyak Negara
Gedung Kementerian Perdagangan, di Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Paket deregulasi ekonomi menuai apresiasi positif. Pujian ini dinilai menambah kepercayaan masyarakat dunia pada Indonesia. Sejumlah negara bahkan mulai menaikkan tingkat kerja sama perdagangan dan investasi dengan membuka kantor perwakilan di Indonesia.

"Beberapa negara mitra menyampaikan informasi akan membuka perwakilan dagang dan investasi di Indonesia untuk memfasilitasi peningkatan hubungan dagang dan investasi kedua negara,” tegas Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Iman Pambagyo dalam keterangan resmi, Selasa (9/8/2016).

Pertemuan Para Menteri ASEAN ke-48 di Vientiane, Laos, 3-6 Agustus 2016 lalu, kata Iman, juga dimanfaatkan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan beberapa mitra dagang seperti Amerika Serikat, Kanada, dan Hong Kong. Respon positif juga datang dari Lembaga Riset Internasional seperti The Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) yang berperan penting terhadap penguatan kapasitas intelektual di kawasan Asia Timur dan anggota ASEAN. Pertemuan membahas kemitraan strategis, peningkatan peluang akses pasar, investasi, perdagangan, serta pengembangan industri dan teknologi.

Hasil pertemuan sangat positif. Paket deregulasi ekonomi mendapat pujian. Berbagai hambatan dalam perdagangan dan investasi sudah tak ada lagi. "Banyak negara mangapresiasi paket deregulasi ekonomi yang dilakukan Indonesia," kata Iman.

Selain itu, pergantian kabinet baru-baru ini dipandang positif bagi proses reformasi ekonomi di Indonesia. “Tingkat kepercayaan dunia usaha juga semakin meningkat sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, kinerja perdagangan, dan investasi bagi Indonesia,” kata Iman.

Beberapa pihak juga mengapresiasi langkah Indonesia memperbanyak kerja sama perdagangan bebas dengan dengan mitra dagang, seperti Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA), Indonesia European Free Trade Association-Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA), dan Indonesia European Union-Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Bahkan niat Indonesia untuk bergabung dalam Kemitraan Trans-Pasifik (Trans-Pacific Partnership/TPP) menjadi langkah nyata Pemerintah untuk merespon tuntutan dan tantangan global yang diwarnai datangnya era ekonomi digital dan global value chain (GVC).

Iman menjelaskan bahwa Indonesia dianggap penting bagi negara mitra dagang. Banyak potensi yang dapat digali lebih optimal dengan semakin meningkatnya peranan ASEAN dalam memberikan kontribusi yang signifikan dalam pertumbuhan perekonomian global.

Indonesia saat ini tidak hanya fokus pada isu kelapa sawit, namun juga isu-isu yang terkait dengan kepentingan akses pasar untuk sumber daya alam seperti kakao, kelapa, dan kopi yang berorientasi pada nilai tambah. Selain itu, isu-isu standardisasi dan rekognisi juga menjadi prioritas dalam meningkatkan akses pasar Indonesia ke negara tujuan ekspor.

Pada pertemuan dengan ERIA, kedua belah pihak membahas kerja sama untuk meningkatkan kapasitas anggota ASEAN dan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) melalui penyelenggaraan program specific project strategy. Program tersebut memfokuskan pada komponen perdagangan di bidang jasa (Goods-Services-Investment-Competition Policy) secara komprehensif. Ke depan, sektor perdagangan di bidang jasa akan memainkan peran penting dalam perekonomian global.

Pertemuan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional juga dilakukan dengan kalangan dunia usaha seperti Coca Cola, UPS, Philip Morris, Pay Pal, Sea Gate, Medtronics, Ford, dan General Motors.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB