Politisi Golkar Beri Catatan APBN 2017 Harus Realistis

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Jum'at, 19 Agustus 2016 | 17:21 WIB
Politisi Golkar Beri Catatan APBN 2017 Harus Realistis
Sidang Paripurna di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dasar-dasar asumsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Nota Keuangan tahun 2017 dalam Sidang Paripurna DPR, di gedung Nusantara, Kompleks DPR Senayan, Jakarta, Selasa (16/8) lalu.

Dalam paparannya, Presiden Jokowi menyebutkan total APBN 2017 yang disusun pemerintah mencapai Rp 2.070,5 triliun. Sedangkan penerimaan pajak ditargetkan sebesar Rp 1.495,9 triliun dan penerimaan negara non pajak atau PNBP diperkirakan mencapai Rp 240,4 triliun.

Dari total anggaran APBN 2017, sebesar Rp 1.310,4 triliun akan diperuntukkan sebagai belanja pemerintah pusat. Sementara, Rp 760 triliun akan ditranfer ke daerah. Adapun defisit anggaran diperkirakan sebesar Rp 332,8 triliun atau 2,41 persen dari PBD (Produk Domestik Bruto). Sementara itu, pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 5,3 persen.

Menanggapi paparan Presiden Jokowi, anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menegaskan, selama ini pembahasan APBN selalu dilakukan secara realistis dan kredibel.

"Selama ini, Presiden Jokowi menanamkan di saat sesulit apapun, kita harus optimis dan realistis," kata Misbakhun kepada Suara.com, Jumat (19/08/2016).

Misbakhun menilai selama ini perumusan APBN selalu dilakukan oleh orang yang kredibel di bidang tersebut. Mereka yang merumuskan APBN adalah orang-orang yang kredibel. Mereka merumuskan APBN dengan sangat akuntabel.

“Pembahasan APBN selalu dilakukan secara realistis dan bertujuan untuk membangun optimisme. Kita selama ini sangat realistis, tetapi realistis untuk membangun optimisme. Disaat sulit seperti ini kita membangun harapan," ujar Misbakhun

"Siapa yang dapat menumbuhkan harapan? Negara. Dalam hal ini adalah figur presiden. Presidenlah yang akan menumbuhkan optimisme," kata Misbakhun.

Misbakhun mengungkapkan, melalui perubahan struktural terjadi banyak hal yang menimbulkan pertumbuhan datar terlebih dahulu.

"Karena semua itu tidak bisa langsung berlari dengan kencang harus ada pemulihan terlebih dahulu," kata Misbakhun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dewan Minta RAPBN 2017 Lebih Realistis

Dewan Minta RAPBN 2017 Lebih Realistis

DPR | Selasa, 16 Agustus 2016 | 21:06 WIB

Ketua DPR Sampaikan Kasus Pertamakalinya dalam Sejarah APBN

Ketua DPR Sampaikan Kasus Pertamakalinya dalam Sejarah APBN

News | Selasa, 16 Agustus 2016 | 15:26 WIB

Ketua DPR: Anggaran Bukan Sekadar Angka dan Statistik

Ketua DPR: Anggaran Bukan Sekadar Angka dan Statistik

DPR | Selasa, 16 Agustus 2016 | 15:21 WIB

MPR Rapat Koordinasi dengan Kemenkeu Bahas Kondisi Ekonomi

MPR Rapat Koordinasi dengan Kemenkeu Bahas Kondisi Ekonomi

News | Senin, 15 Agustus 2016 | 16:54 WIB

Sri Mulyani Ingin Swasta Bangun Infrastruktur seperti Singapura

Sri Mulyani Ingin Swasta Bangun Infrastruktur seperti Singapura

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 12:13 WIB

Faisal Basri Nilai Bambang Brodjonegoro Tak Bisa Yakinkan Jokowi

Faisal Basri Nilai Bambang Brodjonegoro Tak Bisa Yakinkan Jokowi

News | Sabtu, 06 Agustus 2016 | 15:41 WIB

Sri Mulyani Potong APBNP, DPR: Seharusnya Begitu Agar APBN Sesuai

Sri Mulyani Potong APBNP, DPR: Seharusnya Begitu Agar APBN Sesuai

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 18:45 WIB

Walau Ekonomi Ampun-ampunan, Ketua DPR Yakin Tak akan Krisis

Walau Ekonomi Ampun-ampunan, Ketua DPR Yakin Tak akan Krisis

DPR | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 17:02 WIB

APBNP Dipotong 133 Triliun, Darmin: Ekonomi Tak Terganggu

APBNP Dipotong 133 Triliun, Darmin: Ekonomi Tak Terganggu

Bisnis | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 16:33 WIB

Ketua DPR Dukung Menkeu, Pangkas APBNP 133 T Untungkan Negara

Ketua DPR Dukung Menkeu, Pangkas APBNP 133 T Untungkan Negara

DPR | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 16:28 WIB

Terkini

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:55 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:20 WIB