Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Liberty Jemadu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB
Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?
Harga emas turun drastis di Maret 2026. Apa yang terjadi?[Suara.com/Aldie]
baca 10 detik
  • Harga emas mengalami penurunan signifikan sepanjang Maret, meskipun terjadi ketegangan geopolitik di Timur Tengah sejak 28 Februari 2026.
  • Penurunan harga emas dipicu penunjukan Kevin Warsh yang dinilai pragmatis, berpotensi memperkuat dolar dan menekan harga emas.
  • Analis menyarankan kehati-hatian untuk membeli saat ini sebab volatilitas harga emas masih terlalu tinggi.

Suara.com - Harga emas terus turun dalam beberapa pekan terakhir, meski perang antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran masih berkecamuk di Teluk Persia dan Timur Tengah secara keseluruhan.

Di tengah kondisi ketidakpastian akibat krisis energi global, yang dipicu penutupan Selat Hormuz oleh Iran harga emas justru terus turun. Padahal sebelumnya ketidakpastian membuat para investor berlomba-lomba membeli emas yang dianggap sebagai tempat investasi paling aman atau safe haven.

Lalu mengapa kali ini harga emas turun? Apa saja penyebabnya? Apakah kita harus ikut-ikutan jual emas untuk cut loss atau sebaliknya mulai menimbun emas lagi?

Harga emas turun

Di sepanjang Maret, terutama sejak Israel dan Amerika Serikat menyerang Iran pada 28 Februari 2026, harga emas menunjukkan grafik penurunan.

Sempat mencapai 5.394 per troy ounce pada awal Maret, kini harga emas nangkring di angka 4.368 per troy ounce. Pada pekan lalu, harga emas turun hampir 8 persen - pelemahan terbesar sejak Maret 2020.

Sementara harga emas Antam juga menunjukkan tren penurunan. Sudah naik sampai Rp3.135.000 per gram pada 2 Maret, kini harga emas Antam turun ke Rp2.843.000 per gram.

Tren penurunan harga emas, yang sudah dirasakan di awal Maret, membuat para analis bingung.

"Skala penurunan harga emas ini belum pernah saya saksikan sejak masa-masa kegelapan pada krisis finansial global 2008," kata Tony Sycamore analis pasar dari firma keuangan IG kepada Reuters belum lama ini.

baca juga

Pada 2008, harga emas turun ke 700 dolar AS per troy ounce dari puncaknya 1000 dolar AS per troy ounce akibat kolapsnya Lehman Brothers. Tapi sejak itu harga emas terus bergerak naik hingga saat ini.

Mengapa harga emas naik lalu turun?

Sebelumnya harga emas bergerak naik sejak tahun lalu karena beberapa faktor. Faktor pertama yang berkaitan dengan dolar, safe haven lain bagi para investor. Inflasi tinggi di negara-negara maju dan ketegangan geopolitik yang disebabkan oleh kepemimpinan Presiden Donald Trump di AS membuat emas diburu.

Isu pemotongan suku bunga oleh bank sentral AS Federal Reserve juga membuat dolar melemah dan emas semakin diburu.

Faktor kedua adalah maraknya praktik call option - kontrak derivatif yang membuat para investor membeli emas dengan harga lebih murah di masa depan. Ini membuat harga emas semakin melambung.

Lalu emas mulai melemah ketika perang di Teluk membara. Apa yang terjadi?

Menurut DW, ada dua pemicu utama turunnya harga emas. Pertama, Trump pada dua pekan lalu mengumumkan penunjukkan Kevin Warsh sebagai calon kepala bank sentral AS. Warsh dinilai sebagai tokoh yang pragmatis dan independen, serta berpengalaman berhadapan dengan krisis.

Pasar menyambut Warsh dengan positif. Ia dinilai bisa menolak intervensi Gedung Putih, terutama soal pemotongan suku bunga yang selalu didesak oleh Trump.

Warsh juga dinilai anti inflasi. Ini meningkatkan ekspektasi akan kebijakan moneter lebih ketat, yang berpotensi memperkuat nilai tukar dolar dan menekan harga emas - mengingat emas diperdagangkan dalam mata uang dolar."

"Emas dan perak sedang ada di tengah kepanikan pasar. Orang ramai-ramai menjual (emas dan perak) untuk menghindari kerugian dan risiko," kata Direktur Riset BullionVault Adrian Ash.

Saatnya beli atau ikutan jual?

Lalu apa yang harus kita lakukan saat ini, saatnya beli atau ikutan jual emas untuk cut loss?

Peneliti senior pada Pepperstone, perusahaan finansial Australia, Michael Brown mengatakan penurunan harga emas yang terjadi saat ini bukan tanda-tanda harga emas akan anjlok terus dalam jangka panjang.

Sementara menurut Christopher Forbes dari CMC Market wilayah Asia dan Timur Tengah, penurunan harga emas ini adalah bentuk "koreksi klasik" atas kenaikan harga yang juga luar biasa sebelumnya.

"Saat dolar melemah atau saat kinerja Warsh sudah kelihatan, maka pembeli emas akan kembali," demikian menurut Forbes yang menilai harga emas akan kembali naik dalam 12 bulan ke depan.

Meski demikian penilaian ini juga bukan berarti sudah saatnya untuk menjual atau kembali berburu emas karena harganya sedang turun.

"Jangan membel emas saat harga sedang turun, volatilitasnya masih terlalu tinggi,” kata Robert Gottlieb, eks trader logam mulia di JPMorgan Chase & Co yang kini menjadi komentator pasar independen kepada Bloomberg akhir pekan kemarin.

Menurut dia, selama volatilitas harga emas belum mereda dan harga belum menunjukkan konsolidasi, tekanan untuk menjual masih akan terus berlanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Emas Antam Masih Murah Meriah, Harganya Cuma Rp 2,8 Juta/Gram

Emas Antam Masih Murah Meriah, Harganya Cuma Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:00 WIB

Harga Emas Lebaran Hari Ini Stabil di Pegadaian: UBS dan Galeri 24 Rp2,9 Jutaan

Harga Emas Lebaran Hari Ini Stabil di Pegadaian: UBS dan Galeri 24 Rp2,9 Jutaan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 07:50 WIB

Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 11:25 WIB

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!

Bisnis | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:47 WIB

Terkini

Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama

Israel Dituding Jadikan Perang Timur Tengah Jadi Konflik Agama

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:51 WIB

Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP

Ada 2 Pembalap Indonesia di Mandalika 2026! Ini Update Terbaru Penjualan Tiket MotoGP

Bali | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:50 WIB

KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?

KPK Pertanyakan Selisih Uang yang Dikembalikan Menhut Raja Juli, ke Mana Sisanya?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:48 WIB

5 Cara Memakai Sunscreen Spray yang Benar, Bukan Asal Semprot

5 Cara Memakai Sunscreen Spray yang Benar, Bukan Asal Semprot

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Polisi Selidiki Temuan Senjata Api dan Airsoft Gun di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

Polisi Selidiki Temuan Senjata Api dan Airsoft Gun di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:36 WIB

Urutan Pemakaian Cleansing Balm, Facial Wash, dan Toner yang Benar

Urutan Pemakaian Cleansing Balm, Facial Wash, dan Toner yang Benar

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Tuntutan Diproses Pemerintah, Said Iqbal Pastikan Tak Ada Demo Buruh Besar-besaran hingga September

Tuntutan Diproses Pemerintah, Said Iqbal Pastikan Tak Ada Demo Buruh Besar-besaran hingga September

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:34 WIB

Menjaga Amanah Wakaf Hijau: Niat Mulia Jangan Mangkrak di Atap Masjid

Menjaga Amanah Wakaf Hijau: Niat Mulia Jangan Mangkrak di Atap Masjid

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:32 WIB

4 Cushion Glowing Terbaik untuk Kulit Kering agar Tidak Patchy

4 Cushion Glowing Terbaik untuk Kulit Kering agar Tidak Patchy

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:32 WIB

Drama Law School, Perjuangan Mahasiswa Hukum Membongkar Misteri Pembunuhan

Drama Law School, Perjuangan Mahasiswa Hukum Membongkar Misteri Pembunuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:30 WIB

×