Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Uang Pribadi dan Usaha Disatukan, Siap Deh Terjun ke Jurang

Angelina Donna

Kamis, 25 Agustus 2016 | 19:36 WIB
Uang Pribadi dan Usaha Disatukan, Siap Deh Terjun ke Jurang
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Coba tanya ke setiap perencana keuangan soal ide menyatukan uang pribadi dan usaha. Pasti semua gak merekomendasikannya. Soalnya memang langkah ini sangat berisiko. Nggak peduli seberapa banyak duit yang kita punya, uang pribadi dan usaha disatukan adalah ide buruk.

Contoh akibatnya sudah jelas terlihat. Bisa saja duit pribadi keambil untuk usaha. Saat butuh duit itu untuk keperluan pribadi yang mendesak nggak ada.

Begitu juga sebaliknya. Saat usaha berkembang dan memerlukan suntikan dana, eh, duitnya terpakai buat liburan. Sirna deh peluang memperbesar bisnis.

Sisi positifnya? Hingga saat ini, belum bisa ditemukan.

Pemisahan duit pribadi dan usaha berguna dalam beberapa hal baik demi bisnis maupun pribadi, terutama keluarga. Berikut ini penjelasannya:

1. Terhindar dari konflik

Saat berbisnis bersama keluarga sedari awal uang pribadi dan usaha sudah harus dipisah. Apalagi jika modalnya berasal dari beberapa kepala.

Dengan begitu, gak terjadi perpecahan dalam bisnis hanya karena uang. Bagaimanapun, uang adalah “barang keramat”. Apalagi dalam jumlah besar, pasti semua ngiler melihatnya, meski itu uang untuk bisnis keluarga.

Nggak jarang lho, keluarga terpecah karena ada oknum yang menggondol duit usaha bersama. Itulah kenapa uang usaha mestinya ditempatkan berbeda dengan rekening pribadi. Bahkan jika pribadi itu menyumbang modal terbesar.

2. Terhindar dari bencana keuangan

Bencana bisa datang kapan pun dan di mana pun. Bisa saja suatu saat bisnis mandek karena hal tertentu. Pada saat inilah pemisahan uang pribadi dan usaha menemukan relevansinya.

Saat bisnis mengalami kemunduran, kita masih bisa menyambung hidup lewat duit pribadi. Coba kalau keduanya dicampur. Bisnis dan hidup bisa redup bersama-sama, misalnya lantaran aset pribadi ikut disita akibat bencana keuangan yang menerpa usaha.

3. Terhindar dari masa depan buram

Nggak ada yang mau masa depannya buram. Apalagi buat keluarga, buat anak-cucu. Dengan memisahkan uang pribadi dan usaha, kita bisa mengontrol masing-masing pengeluaran.

Nggak lucu kan, uang belanja sayuran dicampur dengan duit buat beli batu bata untuk toko material. Uang pribadi mestinya diatur untuk kepentingan masa depan, seperti sekolah anak dan pensiun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Jurus Dapatkan Modal Bisnis Tanpa Perlu Berutang

5 Jurus Dapatkan Modal Bisnis Tanpa Perlu Berutang

Bisnis | Senin, 25 Juli 2016 | 08:02 WIB

Gaji Gede Bukan Tanda Keuangan Sehat

Gaji Gede Bukan Tanda Keuangan Sehat

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 19:29 WIB

Makin Banyak Kartu Kredit, Makin Bisa Ngirit, Ini Buktinya

Makin Banyak Kartu Kredit, Makin Bisa Ngirit, Ini Buktinya

Bisnis | Sabtu, 14 Mei 2016 | 08:06 WIB

Terkini

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:23 WIB

Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026

Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:22 WIB

Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9

Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:16 WIB

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:09 WIB

×