Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Uang Tebusan Tax Amnesty per 26 Agustus 2016 Sudah Rp2 Triliun

Adhitya Himawan

Minggu, 28 Agustus 2016 | 14:49 WIB
Uang Tebusan Tax Amnesty per 26 Agustus 2016 Sudah Rp2 Triliun
Acara Sosialisasi Tax Amnesty di Hotel Falatehan, Jakarta, Jumat (26/8/2016). [Dok HIPMI]
Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan BPC HIPMI Jakarta Selatan, Anta Ginting mengatakan program tax amnesty terus bergulir hampir dua bulan. Antuasisme masyarakat pun terbilang kian tinggi seolah tak mau melewatkan kesempatan emas yang tak akan datang dua kali, sehingga ini patut diapresiasi.
 
“Masyarakat tak usah resah. Cukup laporkan aset saja sesuai form yang tersedia. Bila ingin informasi lebih lanjut silahkan langsung datang ke Kantor pajak terdekat dan pasti nanti akan dijelaskan secara rinci, kami anggota HIPMI juga siap mengedukasi masyarakat," ujar Anta Ginting di Acara Kupas Tuntas HIPMI di Hotel Falatehan, Jakarta (26/8/2016).
 
Menurutnya, hingga kini tax amnesty telah bergulir hampir dua bulan berhasil menunjukkan tren peningkatan bulan ke bulan. Tercatat Per 26 Agustus 2016, uang tebusan yang telah masuk sebesar  Rp2 triliun lebih atau setara 0,9 persen dari target Rp165 triliun. Catatan peningkatan ini akan terus naik apalagi periode satu akan berakhir di akhir September.
 
“Wajib pajak banyak yang tertarik dan terus naik. Terbukti bulan Agustus kenaikan grafiknya terus naik, ini perlu diakselarasi karena periode tax amnesty masih berjalan,” papar Anta Ginting yang juga Sekretaris Umum HIPMI Tax Center.
 
Artinya, kata Anta, kesempatan untuk mengikuti pada periode pertama yang menawarkan tarif tebusan terendah tinggal tersisa satu bulan lagi. Maka dari itu, gelombang surat pernyataan wajib pajak pada bulan kedua bisa dipastikan cenderung bakal alami kenaikan.
 
Selain karena faktor kebanyakan wajib pajak telah banyak yang menyelesaikan atau memenuhi surat pernyataan juga mereka terhimpit oleh batas akhir periode yang menawarkan tarif tebusan yang menggiurkan alias terendah, tambahnya.
 
Namun, ia juga mengakui bahwa cukup banyak juga yang belum mengerti program tax amnesty sehingga rentan berimbas pada enggannya mereka untuk ikut program tersebut. Padahal ini kesempatan mereka untuk membersihkan asetnya dan turut membantu pembangunan negara. Bila tidak, sanksi tegas baik administratif maupun pidana serius akan menanti.
 
“Ingat, ini kesempatan kita untuk membersihkan aset. Sisi keuntungannya selain bertarif rendah juga bisa menjadi benteng agar terhindar dari sanksi serius, yakni administratif maupun bahkan pidana,” ungkapnya.
 
Acara tersebut juga diisi oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jendral Pajak Jakarta Selatan 2, Edi Slamet Irianto. Acara tersebut selain pemaparan informasi juga langsung disiapkan untuk tim konsultasi dengan masyarakat dan pengusaha yang hadir.
 
Edi Slamet Irianto mengapresiasi langkah konkret HIPMI yang sejak awal dikenalnya getol gelorakan kesuksesan program tax amnesty bahkan hingga ke darah-daerah. Jaringan luas HIPMI dipercaya dirinya cukup berpengaruh kuat terhadap kesuksesan program tersebut.
 
“Terima kasih HIPMI merupakan mitra kami yang selalu konkret getol mensosialisasikan tax amnesty. Bahkan HIPMI membuat lini khusus pajak seperti acara sosialisasi seperti ini  dan HIPMI Tax Center yang siap membantu urusan perpajakan dari awal sampai akhir," tutur Edi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ajak HIPMI Bantu Lebih Banyak

Jokowi Ajak HIPMI Bantu Lebih Banyak

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 19:14 WIB

DPR Kritik Penerimaan Negara via Tax Amnesty Jauh Dibawah Target

DPR Kritik Penerimaan Negara via Tax Amnesty Jauh Dibawah Target

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 14:05 WIB

Sri Mulyani Diminta Tak Persulit Implementasi Tax Amnesty

Sri Mulyani Diminta Tak Persulit Implementasi Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:44 WIB

Sosialisasi Tax Amnesty Diharapkan Lebih Gencar Lagi

Sosialisasi Tax Amnesty Diharapkan Lebih Gencar Lagi

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:26 WIB

Layanan Tax Amnesty Tetap Buka di Hari Sabtu & Minggu

Layanan Tax Amnesty Tetap Buka di Hari Sabtu & Minggu

Bisnis | Senin, 15 Agustus 2016 | 12:48 WIB

IPW Prediksi 60 Persen Dana Repatriasi Masuk ke Sektor Properti

IPW Prediksi 60 Persen Dana Repatriasi Masuk ke Sektor Properti

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 14:16 WIB

Asumsi Pemerintah Soal Tax Amnesty Dikhawatirkan Terlalu Optimis

Asumsi Pemerintah Soal Tax Amnesty Dikhawatirkan Terlalu Optimis

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 18:40 WIB

DJP: Harta Dilaporkan via Tax Amnesty Sudah Capai Rp15,5 Triliun

DJP: Harta Dilaporkan via Tax Amnesty Sudah Capai Rp15,5 Triliun

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 17:08 WIB

Dirjen Pajak Sebar Nomer Whatsapp Untuk Tanya Tax Amnesty

Dirjen Pajak Sebar Nomer Whatsapp Untuk Tanya Tax Amnesty

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 12:11 WIB

Gelar Sosialisasi Tax Amnesty, 1500 WP Padati Senayan City

Gelar Sosialisasi Tax Amnesty, 1500 WP Padati Senayan City

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 11:47 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×