Menperin: Industri Mesin & Perlengkapan Tumbuh Tertinggi

Adhitya Himawan

Minggu, 28 Agustus 2016 | 17:36 WIB
Menperin: Industri Mesin & Perlengkapan Tumbuh Tertinggi
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (25/8/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Indonesia masih memerlukan inovasi di sektor industri dalam upaya pengelolaan lingkungan hijau. Maka itu, pelaku industri dituntut untuk berusaha secara aktif dan bijak dalam menggunakan sumber daya dan teknologi yang ramah lingkungan sehingga menciptakan efektivitas dan efisiensi bagi keberlanjutan usahanya.

Sedangkan, Kementerian Perindustrian sebagai pembina industri nasional, berkomitmen memacu para pelaku industri untuk terus mengembangkan inovasi yang mendorong peran perusahaan melakukan perbaikan lingkungan yang berkelanjutan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada acara Penganugerahan Social Business Innovation Award & Green CEO Award 2016 di Jakarta, Kamis malam (25/8/2016). Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk apresiasi kepada kalangan dunia usaha yang telah mendukung dan berupaya keras dalam meningkatkan kualitas praktek bisnisnya agar semakin bermanfaat bagi perusahaan, masyarakat dan lingkungan.

Menperin mengatakan, pelaku industri memiliki tanggung jawab besar terhadap seluruh pemangku kepentingan dalam segala aspek operasional perusahaan, yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. “Oleh karenanya, aspeksosial bisnis perusahaan tidak bisa lepas dari pembangunan yang berkelanjutan. Jadi, tidak semata berdasarkan dalam aspek ekonomi, tetapi juga harus menimbang dampak sosial dan lingkungannya baik untuk jangka pendek maupun panjang,” paparnya.

Airlangga optimistis, penerapan prinsip industri hijau melalui efisiensi produksi dan peningkatan efektivitas penggunaan sumber daya alam, akan meningkatkan kinerja dan pertumbuhan sektor industri. “Di tengah situasi perekonomian nasional yang cukup berat selama ini, angka pertumbuhan industri pengolahan pada triwulan II 2016 mampu mencapai 4,61 persen,” tuturnya.

Pertumbuhan industri tertinggi dicapai oleh industri mesin dan perlengkapan sebesar 9,90 persen. Selanjutnya disusul industri alat angkut sebesar 8,39 persen, industri makanan dan minuman sebesar 8,20 persen, serta industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki sebesar 7,74 persen.

Airlangga menegaskan, industri pengolahan non migas memiliki peranan yang cukup besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional. “Kontribusi terbesar terhadap industri pengolahan non-migas diberikan oleh industri makanan dan minuman sebesar 33,3 persen, diikuti oleh industri barang logam sebesar 10,5 persen dan industri alat angkutan yang juga sebesar 10,5 persen. Sehingga, kami masih yakin terhadap pertumbuhan dan peningkatan investasi pada sektor industri,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut, Menperin memberikan apresiasi kepada para penerima penghargaan, seperti para pemimpin atau CEO yang berkomitmen kuat menerapkan prinsip industri hijau menuju pembangunan berkelanjutan serta kepada perusahaan-perusahaan yang aktif berupaya meningkatkan program-program sosial maupun pembinaanlingkungan dan memperhatikan kebutuhan masyarakat sekitarnya.

“Hasil yang bisa kita petik dari program-program sosial tersebut adalah tumbuhnya sikap positif dan menginspirasi bagi pihak lain untuk mencontoh dalam pengelolaan lingkungan yang ramah,” tegasnya.

Penghargaan industri hijau

Sementara itu, Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Haris Munandar menyampaikan, Kemenperin telah menuangkan prinsip industri hijau ke dalam Undang-Undang Nomor 3 tahun 2014 tentang Perindustrian khususnya pada Pasal 77-83.

“Secara khusus, dalam pasal itu disebutkan bahwa untuk mewujudkan industri hijau secara menyeluruh, pemerintah perlu melakukan beberapa upaya strategis diantaranya melalui perumusan iklim kebijakan yang mendukung dan pemberian fasilitas,” jelasnya.

Kemenperin juga secara rutin menyelenggarakan Penghargaan Industri Hijau sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap upaya pelaku industri nasional yang telah menerapkan prinsip industri hijau dalam proses produksinya.

“Kami telah menyusun buku pedoman penghargaan industri hijau yang akan menjadi acuan seragam dalam pelaksanaan penilaian dan dapat dimiliki secara terbuka oleh perusahaan industri yang akan mengikuti program tersebut, bahkan oleh siapapun yang ingin terlibat,” paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Susi Dorong BUMN Perikanan  Bangkitkan Perikanan Nasional

Menteri Susi Dorong BUMN Perikanan Bangkitkan Perikanan Nasional

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 14:09 WIB

BKPM Tawarkan Investasi Sektor Manufaktur ke 100 Pengusaha Korsel

BKPM Tawarkan Investasi Sektor Manufaktur ke 100 Pengusaha Korsel

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 13:39 WIB

BI Setuju Code of Conduct Pasar Keuangan Disempurnakan

BI Setuju Code of Conduct Pasar Keuangan Disempurnakan

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 14:02 WIB

Susi Ajak Alumni STP Bangun Industri Perikanan Dalam Negeri

Susi Ajak Alumni STP Bangun Industri Perikanan Dalam Negeri

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 13:38 WIB

Pengamat: Istilah Pajak Baiknya Diganti Iuran Pembangunan

Pengamat: Istilah Pajak Baiknya Diganti Iuran Pembangunan

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 11:07 WIB

Ekonom: Bank Jangan Cuma Layani Debitur Dengan Bisnis Menggurita

Ekonom: Bank Jangan Cuma Layani Debitur Dengan Bisnis Menggurita

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 10:39 WIB

KKP Lakukan Restocking Ikan Lokal di Beberapa Lokasi

KKP Lakukan Restocking Ikan Lokal di Beberapa Lokasi

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 09:51 WIB

Investor Taiwan Bangun Industri Ban di Kota Deltamas

Investor Taiwan Bangun Industri Ban di Kota Deltamas

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 09:06 WIB

RI Perkuat Kerjasama Industri dengan Selandia Baru & Vietnam

RI Perkuat Kerjasama Industri dengan Selandia Baru & Vietnam

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 07:15 WIB

Panasonic Gobel Indonesia Buka Kantor Cabang di Jayapura

Panasonic Gobel Indonesia Buka Kantor Cabang di Jayapura

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 11:36 WIB

Terkini

Tidur Kurang Berkualitas? Fitur Baru Samsung Health Ini Wajib Dicoba!

Tidur Kurang Berkualitas? Fitur Baru Samsung Health Ini Wajib Dicoba!

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21 WIB

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 00:22 WIB

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Bogor | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:55 WIB

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×