Sri Mulyani: Ada 1 Persen Warga yang Kuasai 50 Persen Kekayaan RI

Adhitya Himawan

Kamis, 01 September 2016 | 17:57 WIB
Sri Mulyani: Ada 1 Persen Warga yang Kuasai 50 Persen Kekayaan RI
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Raker Komisi XI DPR RI, Rabu (31/8/2016). [Suara.com/Kurniawan Masud]

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indarwati berharap agar orang-orang kaya Indonesia membayar pajak dengan benar, ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi negara.

"Ada 1 persen rakyat yang mempunyai kekayaan mencapai 50 persen dari rakyat Indonesia. Jika mereka ini membayar pajak dengan benar maka akan besar juga manfaatnya bagi bangsa Indonesia," kata Sri Mulyani ketika menyampaikan pidatonya pada acara Tax Amnesty Update untuk Sivitas Akademika UI, di Balai Sidang kampus UI Depok, Kamis (1/9/2016).

Ia mengatakan semangat amnesti pajak untuk membangun kepercayaan masyarakat, amnesti pajak harus memberi pelayanan dan kemudahan bagi wajib pajak yang mengikuti program tersebut.

Dikatakannya rasio pajak (Tax Rati) Indonesia sebagai negara yang "middle income" (pendapatan kelas menengah), hanya di bawah 11 persen yang memggambarkan kemampuan mengorganisir membayar pajak sangat lemah.

Kasus Gayus yang semapat muncul beberapa waktu lalu, katanya, sangat melukai aparat pajak yang bekerja dengan baik. "Semakin Anda marah tentunya semakin mereka terluka," jelasnya.

Untuk itu kata Sri Mulyani jika ada aparat pajak yang tidak benar maka beritahu tahu saya untuk mengambil tindakan. Jika memang ada permasalahan dimana sulitnya maka akan kami perbaiki.

Sebagai upaya untuk meluruskan persepsi masyarakat terkait pelaksanaan amnesti pajak yang dianggap ikut menyasar masyarakat kecil maupun pensiunan yang tidak lagi memiliki penghasilan tetap, maka diterbitkan Peraturan Dirjen Pajak Nomor 11/PJ/2016.

Dalam peraturan itu tercantum bahwa kelompok masyarakat berpenghasilan di bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sebesar Rp4,5 juta per bulan seperti buruh, nelayan, petani dan pensiunan tidak wajib mengikuti program amnesti pajak.

Selain itu, kelompok subyek pajak warisan belum terbagi yang tidak menghasilkan penghasilan di atas PTKP dan penerima harta warisan namun tidak memiliki penghasilan atau memiliki penghasilan dibawah PTKP juga tidak perlu mengikuti program amnesti pajak.

Kelompok masyarakat lain yang tidak wajib mengikuti program ini adalah wajib pajak yang memilih untuk membetulkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan dan wajib pajak yang hartanya sudah dilaporkan dalam SPT Tahunan oleh salah satu anggota keluarga.

Peraturan Dirjen Pajak Nomor 10/PJ/2016 yang isinya memberikan kemudahan dalam pengisian formulir serta pedoman teknis lainnya dalam rangka pelaksanaan pengampunan pajak. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Himpunan Bank BUMN Sosialisasi Tax Amnesty di Batam

Himpunan Bank BUMN Sosialisasi Tax Amnesty di Batam

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 17:06 WIB

Uang Tebusan Tax Amnesty per 30 Agustus 2016 Rp2,62 Triliun

Uang Tebusan Tax Amnesty per 30 Agustus 2016 Rp2,62 Triliun

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 16:53 WIB

Soal Tax Amnesty, Sri Mulyani Diminta Yakinkan Masyarakat

Soal Tax Amnesty, Sri Mulyani Diminta Yakinkan Masyarakat

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 16:43 WIB

Sri Mulyani Kritik Penggunaan Anggaran di Indonesia Boros

Sri Mulyani Kritik Penggunaan Anggaran di Indonesia Boros

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 15:55 WIB

Sri Mulyani Bahas Perkembangan Tax Amnesty

Sri Mulyani Bahas Perkembangan Tax Amnesty

Foto | Rabu, 31 Agustus 2016 | 15:51 WIB

Sri Mulyani Dicecar DPR Soal Pemangkasan Tunjangan Guru

Sri Mulyani Dicecar DPR Soal Pemangkasan Tunjangan Guru

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 15:23 WIB

Fadli Zon Minta Tax Amnesty Jangan Sampai Salah Sasaran

Fadli Zon Minta Tax Amnesty Jangan Sampai Salah Sasaran

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 12:14 WIB

Pengusaha Outsourcing Sukseskan Sosialisasi Tax Amnesty

Pengusaha Outsourcing Sukseskan Sosialisasi Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 11:49 WIB

Sri Mulyani: Ekonomi Harus Tumbuh 5,4 Persen di Paruh II 2016

Sri Mulyani: Ekonomi Harus Tumbuh 5,4 Persen di Paruh II 2016

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 04:33 WIB

Ini Resep Sri Mulyani untuk Mengurangi Angka Kemiskinan

Ini Resep Sri Mulyani untuk Mengurangi Angka Kemiskinan

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 18:11 WIB

Terkini

Fenomena Tiket Konser Selalu Ludes Saat Ekonomi Sulit: Hiburan atau Pelarian?

Fenomena Tiket Konser Selalu Ludes Saat Ekonomi Sulit: Hiburan atau Pelarian?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

Ombudsman RI Absen Bahas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Rapat Komisi XIII DPR

Ombudsman RI Absen Bahas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Rapat Komisi XIII DPR

News | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

Urutan Shio yang Disebut Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis agar Usaha Tidak Bangkrut

Urutan Shio yang Disebut Paling Cocok Jadi Rekan Bisnis agar Usaha Tidak Bangkrut

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:31 WIB

Kalau Tiap Tahun Harus Disuntik Anggaran, Apa yang Sebenarnya Dibangun?

Kalau Tiap Tahun Harus Disuntik Anggaran, Apa yang Sebenarnya Dibangun?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 11:30 WIB

Bupati Gowa Dicekal ke Luar Negeri

Bupati Gowa Dicekal ke Luar Negeri

Sulsel | Senin, 28 September 2026 | 11:29 WIB

Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo

Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo

News | Senin, 28 September 2026 | 11:27 WIB

Apakah Viva Queen Whitening Advanced Face Serum Bagus? Cek Manfaatnya sebelum Membeli

Apakah Viva Queen Whitening Advanced Face Serum Bagus? Cek Manfaatnya sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 11:25 WIB

Cerdik! Jalur Laut Kaspia Jadi Pilihan Iran Menembus Blokade Selat Hormuz

Cerdik! Jalur Laut Kaspia Jadi Pilihan Iran Menembus Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 28 September 2026 | 11:24 WIB

Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem

Jokowi Belum Beri Dampak Signifikan, PSI Dinilai Masih Jadi Partai Gurem

News | Senin, 28 September 2026 | 11:23 WIB

Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas

Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas

Jakarta | Senin, 28 September 2026 | 11:21 WIB

×