Sri Mulyani Kritik Penggunaan Anggaran di Indonesia Boros

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 31 Agustus 2016 | 15:55 WIB
Sri Mulyani Kritik Penggunaan Anggaran di Indonesia Boros
Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Raker Komisi XI DPR RI, Rabu (31/8/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Dihadapan anggota Komisi XI DPR RI, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan alasan yang melatar belakangi pemangkasan APBNP 2016 lantaran Indonesia mengalokasikan anggaran yang tidak mendesak. Sehingga penggunaan anggaran menjadi terlalu boros.

"Selama ini kita boros. Saya mengatakan nampaknya iya, seperti perjalana  dinas, renovasi gedung atau pemelihaaraan gedung yang terlalu boros. Dengan berat hati kami harus memangkas itu," kata Sri di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (31/8/2016).

Namun, pihaknya memastikan bahwa anggaran untuk pembangunan atau pembelajaan infrastruktur tidak akan dipotong. Sehingga pembangunan bisa berjalan dengan baik.

Sri pun mengaku, setiap hari selalu memantau dan menganalisa keuangan negara agar perekonomian dapat tumbuh dengan baik dalam beberapa tahun ke depan.

"Jadi kami harus benar-benar melihat dan memantau alokasi anggaran ini agar efektif. Sampai saat ini kalau saya baca berita misal masih ada sekolah yang tidak ada jendela, lantainya atau bahkan tidak ada atapnya. Itu membuat saya bertanya berapa banyak kita mengalokasikan dari anggaran pendidikan, itu betul-betul pemikiran kita semua," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Mulyani Bahas Perkembangan Tax Amnesty

Sri Mulyani Bahas Perkembangan Tax Amnesty

Foto | Rabu, 31 Agustus 2016 | 15:51 WIB

Sri Mulyani Dicecar DPR Soal Pemangkasan Tunjangan Guru

Sri Mulyani Dicecar DPR Soal Pemangkasan Tunjangan Guru

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 15:23 WIB

Sri Mulyani: Ekonomi Harus Tumbuh 5,4 Persen di Paruh II 2016

Sri Mulyani: Ekonomi Harus Tumbuh 5,4 Persen di Paruh II 2016

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 04:33 WIB

Ini Resep Sri Mulyani untuk Mengurangi Angka Kemiskinan

Ini Resep Sri Mulyani untuk Mengurangi Angka Kemiskinan

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 18:11 WIB

Menkeu: Perhitungan Pertumbuhan Ekonomi 2017 Harus Realistis

Menkeu: Perhitungan Pertumbuhan Ekonomi 2017 Harus Realistis

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 18:05 WIB

Sri Mulyani Kecewa saat Rapat Pertanggungjawaban APBN 2015

Sri Mulyani Kecewa saat Rapat Pertanggungjawaban APBN 2015

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 18:19 WIB

Belajar APBN 2015, Sri Mulyani Janji Laporan Keuangan Naik Level

Belajar APBN 2015, Sri Mulyani Janji Laporan Keuangan Naik Level

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 18:14 WIB

Sri Mulyani Dicecar Pertanggungjawaban APBN 2015

Sri Mulyani Dicecar Pertanggungjawaban APBN 2015

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 15:57 WIB

Rapat Tiga Jam, DPR Setujui Empat BUMN Lakukan Right Issue

Rapat Tiga Jam, DPR Setujui Empat BUMN Lakukan Right Issue

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 16:05 WIB

Sri Mulyani Jamin Pemotongan Anggaran Tak Jegal Program Prioritas

Sri Mulyani Jamin Pemotongan Anggaran Tak Jegal Program Prioritas

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 14:43 WIB

Terkini

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:00 WIB

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:36 WIB

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:35 WIB

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:16 WIB

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:26 WIB

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:11 WIB

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Solusi Angsuran BRI Terhambat dan Contoh Surat Minta Keringanan Cicilan

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 12:05 WIB

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Krisis Global, Pemerintah Minta Pegawai Swasta Juga WFH Usai Lebaran

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:39 WIB

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Menteri Airlangga: Belanja Masyarakat Selama Ramadan Dorong Pertumbuhan Ekonomi hingga 5,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:23 WIB

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB