Wapres Temui Komunitas Bisnis di AS

Ardi Mandiri

Sabtu, 24 September 2016 | 21:58 WIB
Wapres Temui Komunitas Bisnis di AS
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi paparan Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/9/2016). [Antara/Widodo S Jusuf]

Suara.com -  Wakil Presiden Jusuf Kalla menemui komunitas bisnis di New York, Amerika Serikat di sela-sela mengikuti Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-71.

Menurut keterangan tertulis dari Kementerian Luar Negeri yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu, pertemuan diselenggarakan oleh AICC (American-Indonesian Chamber of Commerce) di kantor Duanne Morris LLP, 1540 Broadway), 14th floor conference room.

Pertemuan tersebut dilakukan dalam format 'roundtable', dimoderatori oleh Presiden AICC Allan Hariri dan dihadiri oleh setidaknya 50 top executives perusahaan besar AS yang berasal dari industri energi, IT, consumer goods, finansial dan kesehatan.

Pertemuan ini juga didukung oleh asosiasi bisnis lainnya di AS diantaranya US Chamber of Commerce/USCC dan US ASEAN Business Council/US-ABC.

Peserta yang hadir diantaranya berasal dari wakil-wakil asosiasi bisnis AS dan Indonesia, wakil-wakil perusahaan yang berasal dari sektor energi, keuangan, teknologi informasi, pertahanan, consumer products, dan farmasi/kesehatan. 'Roundtable' mendiskusikan tentang kesempatan dan tantangan yang dihadapi perusahaan AS dalam melakukan investasi dan hubungan dagang dengan Indonesia.

USCC menggarisbawahi nilai komersial hubungan ekonomi RI-AS yang sangat signifikan, di mana pihak bisnis AS menilai sekitar 90 miliar dolar AS (tahun 2014).

Dalam hubungan ekonomi tersebut terdapat aktivitas ekonomi AS di Indonesia yang diukur bukan hanya dari nilai investasi tetapi juga dari nilai 'financial stocks' dan kontribusi perusahaan AS terhadap pemasukan pajak Indonesia. Menurut komunitas bisnis AS, nilai komersial ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan tumbuhnya perekonomian dan meningkatnya konsumen kelas menengah di Indonesia  dan dalam skenario positif dapat mencapai nilai ekonomi sekitar 132 miliar dolar AS di tahun 2019.

Perusahaan-perusahaan AS dalam diskusi tersebut juga meghargai berbagai kebijakan ekonomi Indonesia khususnya dalam memastikan stabilitas pertumbuhan ekonomi, inisiatif percepatan pembangunan infrastruktur dan paket deregulasi ekonomi selama 1,5 tahun terakhir.

Perusahaan AS juga memberikan perspektif dan dukungan kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk mendorong investasi pengembangan industri manufaktur, IT, finansial, kesehatan, energi.

Dukungan tersebut melalui insentif investasi, kepastian hukum/regulasi dan terus mendorong dialog dan penyelesaian yang bersifat mutual antara Pemerintah dan pihak swasta. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JK: Negara Non Blok Perkuat Solidarias

JK: Negara Non Blok Perkuat Solidarias

News | Minggu, 18 September 2016 | 06:15 WIB

JK Kunjungi Indonesia Bussiness and Development Expo 2016

JK Kunjungi Indonesia Bussiness and Development Expo 2016

Foto | Kamis, 08 September 2016 | 16:14 WIB

Terkini

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Keppres Sedang Diproses

Prabowo Pecat Listyo Sigit dari Jabatan Kepala Staf Kepresidenan, Keppres Sedang Diproses

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:25 WIB

Keranjang Penuh Tapi Nggak Dicheckout? Kamu Nggak Sendirian, Ini Kata Riset!

Keranjang Penuh Tapi Nggak Dicheckout? Kamu Nggak Sendirian, Ini Kata Riset!

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:24 WIB

Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Profil Irjen Ahrie Sonta, Kadivkum Polri Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 11:23 WIB

Jelang Penetapan UMP dan UMK 2027, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh dan Pengusaha

Jelang Penetapan UMP dan UMK 2027, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh dan Pengusaha

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:22 WIB

Calvin Verdonk Menggila di Liga Champions, Jadi Pemain Terbaik Lille dengan Rating Nyaris 8

Calvin Verdonk Menggila di Liga Champions, Jadi Pemain Terbaik Lille dengan Rating Nyaris 8

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 11:21 WIB

Pendidikan: Bukan Sekadar Nilai, tetapi Membentuk Karakter

Pendidikan: Bukan Sekadar Nilai, tetapi Membentuk Karakter

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:20 WIB

Pegasus Dipakai Polisi Israel Memata-matai Warganya, Sekarang Dipakai Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo?

Pegasus Dipakai Polisi Israel Memata-matai Warganya, Sekarang Dipakai Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:19 WIB

Kenapa Listyo Sigit Prabowo Ditangkap? Eks Kapolri Terlama di RI Kini Ditahan Polisi

Kenapa Listyo Sigit Prabowo Ditangkap? Eks Kapolri Terlama di RI Kini Ditahan Polisi

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:19 WIB

Puluhan Ribu Prajurit TNI Dikerahkan Masif ke Jakarta, Mabes TNI Buka Suara soal Isu Siaga 1

Puluhan Ribu Prajurit TNI Dikerahkan Masif ke Jakarta, Mabes TNI Buka Suara soal Isu Siaga 1

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:18 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Bahan Baku Menu McDonalds Indonesia Banyak Berasal dari Petani Lokal

Tak Banyak yang Tahu, Bahan Baku Menu McDonalds Indonesia Banyak Berasal dari Petani Lokal

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 11:16 WIB

×