Jelang Penetapan UMP dan UMK 2027, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh dan Pengusaha

Budi Arista Romadhoni

Rabu, 04 November 2026 | 11:22 WIB
Jelang Penetapan UMP dan UMK 2027, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh dan Pengusaha
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi berdialog dengan perwakilan serikat buruh, serikat pekerja, dan para pengusaha di Hotel Front One HK, Kita Semarang, Selasa malam, 3 November 2026. [Dok Humas]
baca 10 detik
  • Gubernur Ahmad Luthfi berdialog dengan serikat buruh dan pengusaha di Semarang pada Selasa, 3 November 2026.
  • Aliansi Buruh menyerahkan kajian upah minimum 2027 berdasarkan kebutuhan hidup layak kepada Gubernur Jawa Tengah tersebut.
  • Pertemuan itu juga membahas berbagai masalah ketenagakerjaan, termasuk kontrak kerja pendek dan kendala infrastruktur industri.

Suara.com - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi berdialog dengan perwakilan serikat buruh, serikat pekerja, dan para pengusaha di Hotel Front One HK, Kita Semarang, Selasa malam, 3 November 2026.

Dialog itu untuk menyerap aspirasi terkait upah minimum provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2027 dan sejumlah permasalahan tenaga kerja di wilayahnya.

Langkah tersebut dilakukan sembari menunggu peraturan penetapan UMP, UMK, dan serta upah sektoral tahun 2027 yang diterbitkan oleh pemerintah pusat.

"Kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di tempat kita berkaitan erat dengan hubungan industrial yang kondusif. Jadi saya siap buka dialog kapan pun," kata Luthfi saat dialog.

Dialog tersebut menjadi langkah penting untuk mengumpulkan aspirasi dan menggali seluk-beluk permasalahan buruh dan pekerja. Aspirasi dari buruh dan pengusaha akan membantu kerja dewan pengupahan baik provinsi maupun kabupaten/kota.

"Beri kami masukan sebelum kabupaten/kota membuat keputusan atau rekomendasi terkait upah minimum, kasihkan ke saya, biar nanti saya koordinasikan. Buat kajian biar saya bisa bicara dengan kabupaten/kota. Jenengan yang tahu karakter buruh di masing-masing daerah," katanya.

Dalam dialog itu, sejumlah perwakilan serikat buruh dan pekerja menyampaikan sejumlah masukan, baik secara lisan maupun tertulis. Di antaranya disampaikan oleh Pratomo Hadinata sebagai perwakilan dari Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJaT).

Pratomo menyampaikan, bahwa ABJaT telah membuat kajian terkait usulan upah minimum. Kajian tersebut dilakukan selama tujuh bulan dan hasilnya sudah diserahkan langsung kepada Ahmad Luthfi dalam dialog tersebut.

"Data kebutuhan hidup layak yang kami sajikan itu bukan dari kami secara independen, tapi itu data dari Dewan Ekonomi Nasional dari Kementerian Tenaga Kerja dan juga dari BPS. Jadi data resmi dikeluarkan dari pemerintah di tahun 2025," jelasnya.

baca juga

Karananya, ia mengusulkan agar Gubernur Ahmad Luthfi dalam memutuskan nilai UMP dan UMK 2027 sesuai dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Pihaknya juga mendorong kepada pemerintah kabupaten/kota memperluas penerapan upah sektoral.

Setali tiga uang, perwakilan Konfederasi Serikat Nusantara dan Federasi Serikat Pekerja Independen, Waluyo berharap UMP Jawa Tengah naik lebih. Kalau UMP naik lebih bagus maka UMK akan lebih bagus juga," katanya.

Di samping terkait upah minimum, ada juga aspirasi yang disampaikan oleh serikat buruh dan pekerja terkait sejumlah permasalahan yang dihadapi. Misalnya terkait perusahaan garmen yang kebanyakan menerapkan kontrak pendek.

Selanjutnya terkait batasan usia dalam persyaratan masuk perusahaan yang menyulitkan pekerjaan usia tertentu untuk dapat bekerja di perusahaan. Misalnya pekerja usia 40 tahun yang terkena PHK susah untuk mendapatkan pekerjaan di tempat lain karena terganjal syarat tersebut. Berikutnya terkait afirmasi bagi pekerja atau buruh disabilitas yang juga masih banyak terhambat masuk ke perusahaan meskipun memiliki kemampuan untuk bekerja.

Selain itu, perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jateng yang turut hadir dalam dialog tersebut juga menyampaikan sejumlah persoalan. Salah satunya terkait infrastruktur seperti pelabuhan yang kurang dalam dan pilihan kapal yang sedikit. Hal itu sangat mempengaruhi rantai pasok bahan baku industri.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Tengah Ahmad Aziz membeberkan, per 3 November 2026, tercatat ada 623.180 perusahaan di Jawa Tengah, dengan rincian 3.040 perusahaan besar, 5.670 perusahaan menengah, 6.040 perusahaan kecil, dan 610.405 perusahaan mikro. Total jumlah tenaga kerja sebanyak 2.071.753 orang, terdiri atas 945.275 orang laki-laki an 1.126.478 orang perempuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

Sikapi Situasi di Sukoharjo, Ahmad Luthfi Ingatkan Pentingnya Menjaga Persatuan dan Ketenteraman

News | Selasa, 03 November 2026 | 17:03 WIB

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:08 WIB

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan

Wujudkan Modernisasi Pertanian, Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:30 WIB

Terkini

Jelang Penetapan UMP dan UMK 2027, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh dan Pengusaha

Jelang Penetapan UMP dan UMK 2027, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi Buruh dan Pengusaha

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:22 WIB

Calvin Verdonk Menggila di Liga Champions, Jadi Pemain Terbaik Lille dengan Rating Nyaris 8

Calvin Verdonk Menggila di Liga Champions, Jadi Pemain Terbaik Lille dengan Rating Nyaris 8

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 11:21 WIB

Pendidikan: Bukan Sekadar Nilai, tetapi Membentuk Karakter

Pendidikan: Bukan Sekadar Nilai, tetapi Membentuk Karakter

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:20 WIB

Pegasus Dipakai Polisi Israel Memata-matai Warganya, Sekarang Dipakai Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo?

Pegasus Dipakai Polisi Israel Memata-matai Warganya, Sekarang Dipakai Listyo Sigit Cs Sadap Prabowo?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:19 WIB

Kenapa Listyo Sigit Prabowo Ditangkap? Eks Kapolri Terlama di RI Kini Ditahan Polisi

Kenapa Listyo Sigit Prabowo Ditangkap? Eks Kapolri Terlama di RI Kini Ditahan Polisi

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:19 WIB

Puluhan Ribu Prajurit TNI Dikerahkan Masif ke Jakarta, Mabes TNI Buka Suara soal Isu Siaga 1

Puluhan Ribu Prajurit TNI Dikerahkan Masif ke Jakarta, Mabes TNI Buka Suara soal Isu Siaga 1

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:18 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Bahan Baku Menu McDonalds Indonesia Banyak Berasal dari Petani Lokal

Tak Banyak yang Tahu, Bahan Baku Menu McDonalds Indonesia Banyak Berasal dari Petani Lokal

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 11:16 WIB

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2026: Saatnya Cinta Jadi Tindakan Nyata

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2026: Saatnya Cinta Jadi Tindakan Nyata

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:16 WIB

Kisah Desty: Berjuang Melawan Skizoafektif hingga Sempat Lepas Obat, Kini Kembali Mengajar

Kisah Desty: Berjuang Melawan Skizoafektif hingga Sempat Lepas Obat, Kini Kembali Mengajar

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 11:16 WIB

Detik-detik Listyo Sigit Dijemput Pagi Buta versi Mahfud MD

Detik-detik Listyo Sigit Dijemput Pagi Buta versi Mahfud MD

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:13 WIB

×