Menteri Basuki Blusukan Cek Infrastruktur Bendungan Di Kalsel

Adhitya Himawan

Rabu, 05 Oktober 2016 | 14:29 WIB
Menteri Basuki Blusukan Cek Infrastruktur Bendungan Di Kalsel
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menengok jaringan irigasi di Kalimantan Selatan, Selasa (4/10/2016). [Dok Kementerian PUPR]

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono melakukan blusukan mengecek beberapa infrastruktur mendukung ketahanan pangan di Kalimantan Selatan yang merupakan salah satu provinsi lumbung pangan nasional, Selasa (4/10/2016). Blusukan dimulai sejak pagi hari menuju Bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya, Kabupaten Tapin, kemudian melihat pembangunan saluran irigasi di 3 daerah irigasi (DI) yakni DI Amandit di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, DI Batang Alai di Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan DI Pitap di Kabupaten Balangan.

Blusukan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pekerjaan pembangunan yang dilakukan dan mendorong percepatan pembangunan infrastuktur pendukung ketahanan pangan seperti pembangunan bendungan dan peningkatan jaringan irigasi.

Saat mengunjungi Bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya, Kabupaten Tapin, Menteri Basuki mengatakan bahwa pembangunan Bendungan Tapin akan dipercepat penyelesaian pembangunannya dari rencana awal yang ditargetkan selesai pada September 2019.

Saat meninjau pembangunan saluran irigasi DI Amandit, Menteri Basuki menjelaskan bahwa Bendung Amandit kapasitasnya dapat mengairi 5.427 hektar namun saat ini baru dapat mengairi lahan seluas 2.000 hektar. "Airnya sayang sekali baru setengahnya dimanfaatkan, karena di sini kualitas airnya bagus," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (5/10/2016).

Untuk itu Kementerian PUPR akan membangun saluran irigasi primer sepanjang 26.852 meter yang airnya bersumber dari Bendungan Amandit dan saluran irigasi sekunder sepanjang 49.784 meter. "Kita sedang membuat saluran primer dan sekunder untuk bisa memenuhi atau memanfaatkan penuh 5.427 hektar," ujarnya.

Ia menargetkan pembangunan dengan anggaran Rp 96,7 miliar tersebut dapat selesai pada 2017 atau 2018. Sementara ini progres pembangunan konstruksi saluran irigasi Amandit telah mencapai 37,17 persen dengan progres keuangan 79,83 persen.

Sementara itu saat meninjau pembangunan saluran irigasi Batang Alai, Menteri Basuki meminta kontraktor untuk mengecek lagi kualitas pekerjaan dengan spesifikasi yang ada. "Bila tidak sesuai dengan spesifikasi, saya minta bongkar"tegasnya. Hal tersebut dilakukan agar umur beton saluran dapat bertahan selama 10 tahun sehingga biaya operasi dan pemeliharaannya tidak besar.

Daerah irigasi Batang Alai memiliki luas potensial mencapai 5.692 hektar. Saat ini tengah dikembangkan dengan dibangun saluran irigasi primer sepanjang 3.500 meter dan saluran sekunder 30.233 meter. Pembangunan senilai Rp 234,5 miliar tersebut telah dikerjakan sejak 2015 dan ditargetkan selesai pada 2017 dengan progres 19,61 persen dan progres keuangan mencapai 68,71 persen.

Terkait pembangunan saluran irigasi di DI Pitap menggunakan anggaran Rp 265,5 miliar, memiliki potensi pengairan hingga 4.000 hektar namun saat ini baru mencapai 1.000 hektar. Untuk itu Kementerian PUPR akan membangun saluran primer sepanjang 550 meter dan saluran sekunder sepanjang 32.550 meter.

Pembangunan ditargetkan selesai pada 2017 tersebut, saat ini progres fisiknya baru mencapai 10,06 persen dan progres keuangannya 45,7 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR Ajukan Policy Brief untuk Percepat Bangun PLTSA

Kementerian PUPR Ajukan Policy Brief untuk Percepat Bangun PLTSA

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 16:39 WIB

Menteri Basuki Percepat Bangun Bendungan Tapin di Kalsel

Menteri Basuki Percepat Bangun Bendungan Tapin di Kalsel

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 16:31 WIB

Pemerintah Sebut Perumahan Sebagai Penggerak Kota Berkelanjutan

Pemerintah Sebut Perumahan Sebagai Penggerak Kota Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 16:21 WIB

Urbanisasi Mendorong Peningkatan Kebutuhan Rumah di Perkotaan

Urbanisasi Mendorong Peningkatan Kebutuhan Rumah di Perkotaan

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 19:46 WIB

Pemerintah Jamin Renovasi GBK Tak Rusak Bangunan Cagar Budaya

Pemerintah Jamin Renovasi GBK Tak Rusak Bangunan Cagar Budaya

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 19:16 WIB

Indonesia Usung Program 100-0-100 Dalam Konferensi di Ekuador

Indonesia Usung Program 100-0-100 Dalam Konferensi di Ekuador

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:07 WIB

Hari Ini Pemerintah Peringati Hari Habitat Dunia

Hari Ini Pemerintah Peringati Hari Habitat Dunia

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:00 WIB

Terkini

Tak Ada Lagi Anak Jateng Gagal Kuliah karena Biaya, Pemprov Gandeng Stikom Sediakan Beasiswa

Tak Ada Lagi Anak Jateng Gagal Kuliah karena Biaya, Pemprov Gandeng Stikom Sediakan Beasiswa

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 15:42 WIB

Investor Masih Tahan Investasi, Rupiah Berakhir Loyo di Level Rp18.089/USD

Investor Masih Tahan Investasi, Rupiah Berakhir Loyo di Level Rp18.089/USD

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 15:41 WIB

Buntut Penggeledahan Ponpes, Ratusan Massa Geruduk Mabes Polri Tuntut Kapolda Jateng Dicopot

Buntut Penggeledahan Ponpes, Ratusan Massa Geruduk Mabes Polri Tuntut Kapolda Jateng Dicopot

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:36 WIB

Alasan KAI Batal Impor KRL Bekas Jepang, Pilih Utamakan Produksi INKA?

Alasan KAI Batal Impor KRL Bekas Jepang, Pilih Utamakan Produksi INKA?

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 15:35 WIB

Jelang Laga Besok, Pelatih PSMS Medan Waspadai Kekuatan Persiraja

Jelang Laga Besok, Pelatih PSMS Medan Waspadai Kekuatan Persiraja

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 15:30 WIB

Review Lupin Part 4: Kolaborasi Teknologi Modern dan Trik Penyamaran Klasik

Review Lupin Part 4: Kolaborasi Teknologi Modern dan Trik Penyamaran Klasik

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 15:30 WIB

Teknologi Regeneratif Ubah Tren Kecantikan, Mengapa Kualitas Kolagen Kini Jadi Perhatian?

Teknologi Regeneratif Ubah Tren Kecantikan, Mengapa Kualitas Kolagen Kini Jadi Perhatian?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 15:29 WIB

Perdagangan Kripto Bakal Gunakan Single Orderbook, Begini Penjelasannya

Perdagangan Kripto Bakal Gunakan Single Orderbook, Begini Penjelasannya

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 15:28 WIB

PPPK Paruh Waktu Punya Dua Kabar Baik: Jadi Penuh Waktu Mulai 2027 dan Bisa Ikut Seleksi CPNS

PPPK Paruh Waktu Punya Dua Kabar Baik: Jadi Penuh Waktu Mulai 2027 dan Bisa Ikut Seleksi CPNS

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:27 WIB

Seleksi CPNS 2026 Dibuka Akhir November: Ini Hal yang Wajib Kamu Siapkan

Seleksi CPNS 2026 Dibuka Akhir November: Ini Hal yang Wajib Kamu Siapkan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 15:22 WIB

×