Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Saham AS Melembah Akibat Data Nonfarm Dibawah Estimasi

Adhitya Himawan

Senin, 10 Oktober 2016 | 13:49 WIB
Saham AS Melembah Akibat Data Nonfarm Dibawah Estimasi
Bursa saham NYSE di New York, Amerika Serikat. [Antara/Reuters]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat (7/10/2016) ditutup turun sebesar 32 poin atau 0,60 persen ke level 5.377 setelah bergerak di antara 5.363-5.409. Sebanyak 140 saham naik, 98 saham turun, 135 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp 6.022 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp422 miliar.

Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, Senin (10/10/2016).

Pasar Amerika Serikat (AS) melemah setelah data nonfarm payrolls AS meleset dibawah estimasi. Menjelang rilis data tenaga kerja, sentimen market sudah negatif akibat kekacauan swing harga Poundsterling. Poundsterling menunjukkan volatilitas tinggi sepanjang bursa Eropa. Para pelaku pasar menyebutkan penurunan tajam Sterling terakselerasi oleh program transaksi otomatis di saat likuiditas sedang rendah, ketika harga Sterling menyentuh level psikologis memicu sell order secara otomatis.

"Dow jones ditutup negatif 0,15 persen di level 18,240, Nasdaq turun 0,19 ke level 4,864 dan S&P melemah 0,33 persen ke level 2,153," kata Hans.

Pasar Eropa ditutup bervariasi dalam mode defensive bergerak dalam range trad-ing yang sempit memasuki akhir pekan seiring kecemasan yang meningkat terkait resiko efek dari hard Brexit, yang memicu crash nilai tukar Poundsterling secara tiba-tiba (flash crash), sehingga membayangi news lain nonfarm payrolls AS.

"Indeks DAX melemah 0,74 persen, CAC melemah 0,67 persen  ke level 4,449 sedangkan Indeks FTSE menguat 0.63 persen ke level 7,044," ujar Hans.

Cadangan devisa Indonesia naik tipis. Walau program amnesti pajak periode pertama berhasil menarik dana repatriasi sebesar Rp139,8 triliun, namun selama tiga bulan tersebut kenaikan cadangan devisa hanya sebesar 5,9 miliar Dolar Amerika Serikat (AS). Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan di akhir Juni 2016 nilai cadangan devisa sebesar 109,78 miliar Dolar AS, naik menjadi 111,4 miliar Dolar AS di akhir Juli 2016. Sementara Agustus 2016 naik menjadi 113,5 miliar Dolar. Hingga akhir September 2016, cadangan devisa 115,7 miliar Dolar AS.

Masuknya arus modal lebih banyak disebabkan karena sen-timen pelaku pasar. Sedangkan realisasi komitmen repatriasi dari amnesti pajak mungkin akan mengalir deras di akhir tahun. Sebab sesuai Undang-Undang (UU) Pengampunan Pajak, realisasi repatriasi paling lambat 31 Desember 2016. Capital inflow dari amnesti pajak masih tunggu realisasinya. Dari awal tahun sampai kemarin atau year to date, aliran modal dari luar yang masuk ke Indonesia telah menembus Rp165 triliun. Ini meningkat dibandingkan sepanjang tahun 2015 di kisaran Rp55 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sido Muncul Makin Gencar Ekspansi Bisnis ke Indonesia Timur

Sido Muncul Makin Gencar Ekspansi Bisnis ke Indonesia Timur

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 13:21 WIB

Pasar Saham Eropa Berakhir Melemah

Pasar Saham Eropa Berakhir Melemah

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 12:50 WIB

Harga Ayam Stabil, Kinerja JAPFA Bertahan

Harga Ayam Stabil, Kinerja JAPFA Bertahan

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:26 WIB

Khawatir Stabilitas Deutsche Bank, Saham Amerika Melemah

Khawatir Stabilitas Deutsche Bank, Saham Amerika Melemah

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:15 WIB

Saham-saham AS Turun di Tengah Isu Kenaikan Suku Bunga

Saham-saham AS Turun di Tengah Isu Kenaikan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 06:35 WIB

IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah

IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 16:47 WIB

Garuda Metalindo Telah Pakai Dana IPO Rp204,75 Miliar

Garuda Metalindo Telah Pakai Dana IPO Rp204,75 Miliar

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 15:59 WIB

Meski Terpengaruh Sentimen Deutsche Bank, Saham Eropa Menguat

Meski Terpengaruh Sentimen Deutsche Bank, Saham Eropa Menguat

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 15:49 WIB

Pembelian Investor Asing Pasar Modal Rp384,7 Miliar

Pembelian Investor Asing Pasar Modal Rp384,7 Miliar

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 17:47 WIB

Penjualan PT PP Properti di Kuartal III 2016 Rp1,5 Triliun

Penjualan PT PP Properti di Kuartal III 2016 Rp1,5 Triliun

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 15:46 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB