Pasar Saham Eropa Berakhir Melemah

Adhitya Himawan

Jum'at, 07 Oktober 2016 | 12:50 WIB
Pasar Saham Eropa Berakhir Melemah
Bursa Saham Frankfurt, Jerman. [Antara/Reuters]

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (6/10/2016) ditutup turun sebesar 11 poin atau 0,21 persen ke level 5.409 setelah bergerak di antara 5.390-5.447. Sebanyak 110 saham naik, 177 saham turun, 96 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp 6.063 triliun. Di pasar reguler, in-vestor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp 120 miliar.

Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Direktur PT Investa Saran Mandiri Hans Kwee, Jumat (10/7/2016).

Pasar Amerika melemah tipis sedangkan harga minyak melambung diatas 50 Dolar Amerika Serikat (AS) per barrel, diikuti oleh penguatan Dolar AS di pasar mata uang menjelang rilis data non-farm payrolls AS. Data ekonomi yang dirilis klaim tunjangan penganggur AS mengindikasikan bahwa pertumbuhan pasar kerja AS masih positif, dengan penurunan jobless claims dibawah estimasi. Fokus selanjutnya pada data nonfarm payrolls, jika dirilis positif berpotensi meyakinkan para investor bahwa jalur perekonomian sudah tepat, dengan memperkuat skenario kenaikan suku bunga The Fed di bulan Desember.

"Dow jones melemah 0,06 persen ke level 18,269, Nasdaq melemah 0,08 persen ke level 4,873 dan S&P menguat 0,05 persen ke level 2,160," kata Hans.

Pasar eropa berakhir melemah. Pasar memasuki pertengahan perdagangan Kamis (6/10/2016) mengalami aksi ambil untung. Aksi ini diambil investor menyusul pen-guatan yang terjadi dua hari belakangan. Indeks Stoxx 600 melemah tipis 1 poin atau 0,31 persen ke 343,16.

"Indeks FTSE melemah 0,47 persen ke level 6,999, Index DAX melemah 0,16 persen ke level 10,568 dan CAC melemah 0,22 persen ke level 4,480," ujar Hans.

Bank Indonesia (BI) meyakini inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) hingga akhir ta-hun 2016 semakin terkendali. Bank sentral memprediksi, inflasi akan berada pada kisaran 3,1 hingga 3,2 persen, lebih rendah dibandingkan prediksi sebelumnya, yakni berkisar 3,2 hingga 3,3 persen. Tren inflasi tahun ini kami perkirakan 3,1 sampai 3,2 persen, perkembangan IHK pada tahun 2017 mendatang pun masih cukup rendah dan stabil, meskipun ada berbagai risiko.

Salah satu risiko yang dimaksud adalah rencana pemerintah untuk memangkas subsidi listrik. Meskipun risiko-risiko tersebut akan memengaruhi laju inflasi di tahun 2017 mendatang, na-mun pengaruhnya masih tetap berada dalam target yang telah ditetapkan oleh bank sentral. Dampak kenaikan tarif listrik pun diprediksi tidak terlalu besar berpengaruh ke inflasi. Laju inflasi IHK pada bulan September 2016 tercatat sebesar 0,22 persen dengan posisi inflasi tahun kalender mencapai 1,97 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Ayam Stabil, Kinerja JAPFA Bertahan

Harga Ayam Stabil, Kinerja JAPFA Bertahan

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:26 WIB

Khawatir Stabilitas Deutsche Bank, Saham Amerika Melemah

Khawatir Stabilitas Deutsche Bank, Saham Amerika Melemah

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:15 WIB

Saham-saham AS Turun di Tengah Isu Kenaikan Suku Bunga

Saham-saham AS Turun di Tengah Isu Kenaikan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 06:35 WIB

IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah

IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 16:47 WIB

Garuda Metalindo Telah Pakai Dana IPO Rp204,75 Miliar

Garuda Metalindo Telah Pakai Dana IPO Rp204,75 Miliar

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 15:59 WIB

Meski Terpengaruh Sentimen Deutsche Bank, Saham Eropa Menguat

Meski Terpengaruh Sentimen Deutsche Bank, Saham Eropa Menguat

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 15:49 WIB

Pembelian Investor Asing Pasar Modal Rp384,7 Miliar

Pembelian Investor Asing Pasar Modal Rp384,7 Miliar

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 17:47 WIB

Penjualan PT PP Properti di Kuartal III 2016 Rp1,5 Triliun

Penjualan PT PP Properti di Kuartal III 2016 Rp1,5 Triliun

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 15:46 WIB

Kecemasan Atas Deutsche Bank AG Membebani Saham Asia dan Eropa

Kecemasan Atas Deutsche Bank AG Membebani Saham Asia dan Eropa

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 15:39 WIB

Aksi Korporasi Emiten BEI 2016 Tercatat Rp122,53 Triliun

Aksi Korporasi Emiten BEI 2016 Tercatat Rp122,53 Triliun

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 00:46 WIB

Terkini

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:15 WIB

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:13 WIB

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

Akuisisi Saham Bayan oleh Haji Isam Disebut Bukan Kedaulatan Tambang, Cuma Pindah Tangan Oligarki

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

TGRI Sapu Bersih Seri Kejurnas Sprint Rally 2026 dan Kunci Gelar Juara Nasional

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 14:10 WIB

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bersama KPK, BPK, dan BPKP

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:08 WIB

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:07 WIB

Ratusan Cita Rasa Daerah Berkumpul, Festival Kuliner Nusantara Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Ratusan Cita Rasa Daerah Berkumpul, Festival Kuliner Nusantara Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:06 WIB

×