Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Harga Ayam Stabil, Kinerja JAPFA Bertahan

Adhitya Himawan

Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:26 WIB
Harga Ayam Stabil, Kinerja JAPFA Bertahan
Sejumlah pedagang daging ayam melayani pembeli. (Antara/Rahmad)

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) emiten di sektor ungags ini masih menunjukkan kekuatan hingga tiga bulan terakhir 2016. Harga ayam yang masih stabil berpengaruh positif bagi kinerja JPFA.

Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, Rabu (5/10/2016).

Di kuartal tiga tahun ini, harga jual rata-rata alias average selling price (ASP) anak ayam naik 3,1 persen dibanding kuartal sebelumnya, menjadi Rp 4.911 per anak ayam. Sementara ASP ayam pedaging menjadi Rp 17.356 per kilogram, atau turun 0,6 persen dari kuartal kedua.

Kenaikan harga didukung oleh rendahnya kuota impor serta culling atau pemusnahan tiga juta indukan ayam. Hal ini mengurangi sekitar 15 persen pasokan anak ayam. Pemusnahan bibit ayam ini sengaja dilakukan lanta-ran pasokan dianggap berlebih. "Kenaikan harga ayam ini mengerek proyeksi pendapatan JPFA tahun ini dari Rp 26,18 trliun menjadi Rp 27,18 triliun, prediksi laba JPFA dari Rp 1,2 triliun menjadi Rp1,5 triliun," kata Hans.

PT PP Persero Tbk (PTPP) kejar realisasi kontrak baru, hingga pekan ketiga September, merealisasikan kontrak baru sebesar 21 persen atau setara 68 persen dari target tahun ini senilai Rp31 triliun. Sementara hingga akhir September, realisasinya diproyeksi mencapai Rp23,51 triliun. PTPP juga masih memiliki kontrak carry over sebesar Rp39 triliun. "Dus, jika ditotal dengan kontrak carry over tersebut maka order book PTPP mencapai Rp 60 triliun," jelas Hans.

Pencapaian kontrak baru tersebut terdiri dari kontrak baru induk perseroan sebesar Rp17,90 triliun dan anak perusahaan sebesar Rp3,13 triliun. Adapun kontrak baru yang disumbang oleh anak perusahaan perseroan sampai dengan akhir Agustus 2016, antara lain, PT PP Properti Tbk (PPRO) sebesar Rp1,21 triliun, PT PP Pracetak Rp1,57 triliun dan PT PP Peralatan Rp350 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Khawatir Stabilitas Deutsche Bank, Saham Amerika Melemah

Khawatir Stabilitas Deutsche Bank, Saham Amerika Melemah

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:15 WIB

PPRO Siap Pasarkan Apartemen di Margonda

PPRO Siap Pasarkan Apartemen di Margonda

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 17:34 WIB

Antam Incar Tambang Emas di Myanmar

Antam Incar Tambang Emas di Myanmar

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 17:22 WIB

Garuda Metalindo Telah Pakai Dana IPO Rp204,75 Miliar

Garuda Metalindo Telah Pakai Dana IPO Rp204,75 Miliar

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 15:59 WIB

Meski Terpengaruh Sentimen Deutsche Bank, Saham Eropa Menguat

Meski Terpengaruh Sentimen Deutsche Bank, Saham Eropa Menguat

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 15:49 WIB

DVLA Tutup Salah Satu Anak Usahanya

DVLA Tutup Salah Satu Anak Usahanya

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 18:09 WIB

TELE Menerbitkan Obligasi Rp700 Milliar

TELE Menerbitkan Obligasi Rp700 Milliar

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 17:58 WIB

Pembelian Investor Asing Pasar Modal Rp384,7 Miliar

Pembelian Investor Asing Pasar Modal Rp384,7 Miliar

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 17:47 WIB

Bank Mandiri Optimis Laba Akhir 2016 akan Membaik

Bank Mandiri Optimis Laba Akhir 2016 akan Membaik

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 16:29 WIB

Penjualan PT PP Properti di Kuartal III 2016 Rp1,5 Triliun

Penjualan PT PP Properti di Kuartal III 2016 Rp1,5 Triliun

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 15:46 WIB

Terkini

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:47 WIB

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:38 WIB

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:36 WIB

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

128 Juta Penumpang Transportasi Pilih Kereta dalam Tiga Bulan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:33 WIB

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bangun Kepercayaan Investor, OJK Perkuat Governance Industri Keuangan melalui RGS 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:57 WIB

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 08:05 WIB

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:33 WIB

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:35 WIB

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:05 WIB

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:01 WIB

×