Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Sail Selat Karimata 2016 Jadi Ajang Perkuat Ekspor Produk Daerah

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 11 Oktober 2016 | 18:35 WIB
Sail Selat Karimata 2016 Jadi Ajang Perkuat Ekspor Produk Daerah
Sail Selat Karimata 2016. [sailselatkarimata.com]

Kementerian Perdagangan berkomitmen memperkuat ekspor produk dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Kemendag memanfaatkan setiap momen acara wisata. Salah satunya melalui pameran produk-produkunggulan daerah pesisir. Promosi yang dihelat bersama agenda wisata tahunan “Sail Selat Karimata 2016” ini diselenggarakan pada 12-15 Oktober 2016 di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

“Perhelatan akbar Sail Selat Karimata 2016 diharapkan mampu menarik minat pelaku usaha mancanegara terhadap potensi produk-produk unggulan daerah pesisir Indonesia yang selama ini belum tergali secara maksimal,” tegas Direktur Jenderal PEN Arlinda di Jakarta hari ini, Selasa (11/10/2016).

Arlinda meyakini kegiatan pameran di sela acara wisata yang sudah termasyhur ini akan berdampak positif pada produk-produk asal Kalimantan Barat. Ekspor produk unggulan daerah bakal menambah devisa, termasuk yang berasal dari sektor jasa. Saat ini nilai ekspor Kalimantan Barat ke dunia cukup besar sekitar USD 260,59 juta (periode Januari-Juli 2016). Produk utama ekspornya antara lain produk karet, plywood, crude palm oil (CPO), dan tembakau. Negara tujuan ekspor terbesar yaitu Jepang, Korea Selatan, dan India.

Sail Selat Karimata 2016 merupakan rangkaian kegiatan Sail Indonesia yang telah menginjak tahun ke-8. Salah satu bentuk kegiatan promosi di dalamnya yaitu Pameran Potensi Daerah. “Upaya promosi ini merupakan sebuah langkah strategis dalam membangun dan mengembangkan potensi daerah di Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Selat Karimata,” kata Arlinda.

Melalui Pameran Potensi Daerah, para pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produk yang memiliki nilai tambah. Para pelaku usaha juga dapat mengembangkan jejaring pemasaran guna mewujudkan iklim perdagangan dan investasi yang kondusif bagi produk atau komoditas unggulan daerah dan nasional.

Diadakannya kegiatan Sail Selat Karimata 2016 bertujuan untuk meningkatkan dan melaksanakan percepatan pembangunan daerah yang melibatkan 4 provinsi, yaitu Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Jambi. Acara puncak kegiatan ini akan diadakan di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat pada 15 Oktober 2016 dan rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Dalam pameran ini, Kemendag menampilkan produk tas, dompet, cushion (dari bahan tenun), jaket kulit, tas kulit, aksesori kulit, batik, busana, sandal, kayu batik, perhiasan dari mutiara, kerajinan tangan, dan olahan pangan lidah buaya. Ada delapan peserta yang berpartisipasi, yaitu Hanung Craft, Style Leather Collection, Datik Batik Collection, Rudy Natural, Sahidah Songket, Himpunan Pelaku Usaha Kecil Menengah (HIMPU) Kota Pontianak, Mutiara Lombok, dan Asri Craft.

“Kesempatan ini dapat menjadi peluang promosi bagi daerah dalam mengembangkan potensi daerahnya sekaligus mempromosikan produk-produk unggulan yang berorientasi ekspor,” tandas Arlinda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendag Jadikan Pasar Rakyat Indikator Inflasi Nasional

Mendag Jadikan Pasar Rakyat Indikator Inflasi Nasional

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 19:28 WIB

Mendag: PPN dan PPDN Kembangkan Produk Potensial Daerah

Mendag: PPN dan PPDN Kembangkan Produk Potensial Daerah

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 16:21 WIB

Little Bandung Store Hadir di Malaysia

Little Bandung Store Hadir di Malaysia

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 16:15 WIB

Diaspora Indonesia Promosikan Kopi dan Batik di AS

Diaspora Indonesia Promosikan Kopi dan Batik di AS

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 16:03 WIB

90 Pengusaha Arab Saudi akan Hadiri TEI 2016

90 Pengusaha Arab Saudi akan Hadiri TEI 2016

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 15:56 WIB

Perubahan DNI Telah Membuka 141 Bidang Usaha

Perubahan DNI Telah Membuka 141 Bidang Usaha

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 20:47 WIB

Keterbukaan dan Daya Saing Jadi Kunci Masa Depan Ekonomi RI

Keterbukaan dan Daya Saing Jadi Kunci Masa Depan Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 20:39 WIB

Kemendag Siapkan 1.000 Kamar Hotel untuk Buyer TEI 2016

Kemendag Siapkan 1.000 Kamar Hotel untuk Buyer TEI 2016

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 20:21 WIB

Dokumen Fumigasi Diperlukan untuk Ekspor ke RRC

Dokumen Fumigasi Diperlukan untuk Ekspor ke RRC

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 06:00 WIB

Mendag Dorong Diversifikasi Produk untuk Tingkatkan Ekspor

Mendag Dorong Diversifikasi Produk untuk Tingkatkan Ekspor

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 06:00 WIB

Terkini

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB