Mendag: PPN dan PPDN Kembangkan Produk Potensial Daerah

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 07 Oktober 2016 | 16:21 WIB
Mendag: PPN dan PPDN Kembangkan Produk Potensial Daerah
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. [Antara/Puspa Perwitasari]

Penyelenggaraan pameran memberikan peluang bagi produk potensial daerah berkembang sehingga diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal di pasar nasional maupun global. Hal itu disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam pembukaan Pameran Pangan Nusa dan Pameran Produk Dalam Negeri (PPN-PPDN) di Lapangan Stadion Mandala Krida, Yogyakarta kemarin, Kamis (6/10/2016). Pameran berlangsung pada 6-9 Oktober 2016.

“Selain mengembangkan akses pemasaran dan promosi produk lokal yang unggul dan berkualitas, penyelenggaraan pameran juga meningkatkan jejaring pemasaran antar peserta sehingga mampu bersaing di pasar dalam negeri maupun pasar global,” kata Mendag Enggar dalam keterangan tertulis, Kamis (6/10/2016).

Menurut Mendag, sejak 2006 hingga 2016, pameran ini telah memberikan peluang kepada 3.610 pelaku usaha untuk menghadirkan ragam pangan dalam kemasan, kuliner nusantara, serta produk dalam negeri potensial dengan pencapaian total transaksi dagang Rp 21,68 miliar. Setiap kali acara diselenggarakan di satu kota, rata-rata jumlah pengunjung antara 70 ribu-290 ribu orang selama empat hari pelaksanaan pameran. "Pelaku usaha kecil menengah ini harus terus difasilitasi untuk terus eksis dan tumbuh," tegasnya.

Sementara itu, Mendag menunjukkan, pameran ini telah memberikan transaksi perdagangan antarwilayah yang luar biasa. Salah satu rangkaian kegiatan pameran adalah forum dagang. Forum ini mempertemukan para pedagang antarwilayah di Indonesia. "Sebelumnya di Jambi dan Bengkulu, forum dagang diikuti oleh 193 pelaku usaha dan berhasil membukukan transaksi sebesar Rp 544,6 miliar,” ungkap Mendag.

Forum dagang (business matching) produk dalam negeri bertujuan memfasilitasi pertemuan para pelaku usaha lintas provinsi. Mendag berharap, melalui forum dagang ini terjadi transaksi yang berkelanjutan dan mampu memperpendek mata rantai distribusi, khususnya untuk komoditas pangan pokok.

Forum dagang diselenggarakan di Hotel Cavinton Jogja pada 7 Oktober 2016. Rencananya, acara ini akan dihadiri oleh 100 pelaku usaha dari 11 provinsi peserta pamera, yaitul dari Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, serta DIY sendiri.

Sejumlah komoditas yang diperdagangkan dalam forum dagang di Yogyakarta, antara lain beras, produk hortikultura (sayur mayur, buah-buahan, cabai, bawang merah), aneka jahe (jahe merah, jahe gajah, jahe emprit), kopi, aneka rempah (kapulaga, kayumanis, pala, lada putih), jagung, sapi, gula pasir, kedelai, tepung tapioka, dan sebagainya.

Diikuti Berbagai Provinsi

Peserta pameran tidak hanya berasal dari pelaku usaha binaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan kabupaten/kota di wilayah DIY. Sejumlah pelaku usaha dri berbagi provinsi di Indonesia turut meramaikan pameran. Ada Provinsi Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Riau, Sumatera Selatan, dan Lampung. Beberapa provinsi/kabupaten/kota/instansi berpartisipasi secara mandiri, antara lain Kalimantan Selatan, Pariaman, Tegal, Kebumen, serta Pusdiklat Kemendag.

Total stan sebanyak 102. Jumlah itu terdiri atas 52 stan di PPDN serta 50 stan di PPN. Dari 50 stan di PPN, 13 stan di antaranya menampilkan kuliner.

Pameran ini mengusung berbagai macam variasi buah dan sayur, yang didatangkan langsung dari kebun atau dari pasar swalayan dan toko online melalui Hortimart dan Limakilo.id. Sejumlah produk yang dijual secara online seperti Nasi Liwet 1001, cuanki instan Lakoca, minuman bubuk Jago Rista, beras organik Eka Farm, bumbu dapur organik Glo Organik. Selain itu, dihadirkan juga barista profesional yang akan menyajikan kopi nusantara kepada pengunjung pameran.

Sementara itu, dalam PPDN, ditampilkan produk-produk berkualitas istimewa yang sudah termayshur di kancah pasar nasional dan internasional seperti fesyen muslim dari Dian Pelangi, Jenahara, dan Ayu Dyah Andari. Juga diusung produk tas berkualitas dari Meraki Goods, Dowa Bags, Tulisan, Sabbatha, dan Chameo Couture. Yang unik juga tampil yaitu produk radio kayu Tjawang dan Magno serta produk batik Aleesha Batik dan produk perhiasan dari Runa Jewelry.

PPN-PPDN tahun ini dilaksanakan di tiga kota, yaitu Jambi (4-7 Agustus), Bengkulu (1-4 September), dan terakhir Yogyakarta (6-9 Oktober). Dari hasil kegiatan pameran di Lapangan Kantor Walikota Jambi, jumlah pengunjung mencapai 55 ribu orang dan total transaksi Rp 1,18 miliar. Selain itu, pada pelaksanaan di Lapangan Sport Center Pantai Panjang Bengkulu, dicapai nilai transaksi Rp 946,6 juta dan jumlah pengunjung 53 ribu orang.

Lomba Masak Makanan dan Minuman Khas Daerah masih masuk dalam rangkaian kegiatan pameran Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 13 tim yang berasal dari provinsi Kalimantan Timur, Sumatera Barat, dan Lampung. Provinsi DIY juga berpartisipasi dengan menggandeng tim penggerak PKK Provinsi DIY, Kabupaten Bantul, Sleman, Gunungkidul, Kota Yogyakarta, Badan Ketahanan Pangan Provinsi DIY (2 tim), perwakilan Asosiasi Kuliner Yogyakarta, SMKN 4 Yogyakarta, Kelompok Kembang Seruni Grup Provinsi DIY, dan Kelompok Harapan Insani Prov DIY.

Dalam pameran di Yogyakarta ini, Kemendag menyerahkan bantuan sarana usaha dagang secara simbolis kepada pedagang jamu tradisional (jamu gendong) di Yogyakarta berupa 100 unit sepeda dan rombong jamu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Little Bandung Store Hadir di Malaysia

Little Bandung Store Hadir di Malaysia

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 16:15 WIB

Diaspora Indonesia Promosikan Kopi dan Batik di AS

Diaspora Indonesia Promosikan Kopi dan Batik di AS

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 16:03 WIB

90 Pengusaha Arab Saudi akan Hadiri TEI 2016

90 Pengusaha Arab Saudi akan Hadiri TEI 2016

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 15:56 WIB

Perubahan DNI Telah Membuka 141 Bidang Usaha

Perubahan DNI Telah Membuka 141 Bidang Usaha

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 20:47 WIB

Keterbukaan dan Daya Saing Jadi Kunci Masa Depan Ekonomi RI

Keterbukaan dan Daya Saing Jadi Kunci Masa Depan Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 20:39 WIB

Kemendag Siapkan 1.000 Kamar Hotel untuk Buyer TEI 2016

Kemendag Siapkan 1.000 Kamar Hotel untuk Buyer TEI 2016

Bisnis | Senin, 03 Oktober 2016 | 20:21 WIB

Dokumen Fumigasi Diperlukan untuk Ekspor ke RRC

Dokumen Fumigasi Diperlukan untuk Ekspor ke RRC

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 06:00 WIB

Mendag Dorong Diversifikasi Produk untuk Tingkatkan Ekspor

Mendag Dorong Diversifikasi Produk untuk Tingkatkan Ekspor

Bisnis | Jum'at, 30 September 2016 | 06:00 WIB

Harga Menguat, CPO Kembali Dikenakan Bea Keluar

Harga Menguat, CPO Kembali Dikenakan Bea Keluar

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 04:39 WIB

Ekspor Tekstil Indonesia ke Prancis 46,52 Juta Dolar AS

Ekspor Tekstil Indonesia ke Prancis 46,52 Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 04:32 WIB

Terkini

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

×