Dokumen Fumigasi Diperlukan untuk Ekspor ke RRC

Adhitya Himawan

Jum'at, 30 September 2016 | 06:00 WIB
Dokumen Fumigasi Diperlukan untuk Ekspor ke RRC
Gedung Kementerian Perdagangan, di Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Republik Rakyat Cina (RRC) melalui General Administration of Quality Supervision, Inspection, and Quarantine (AQSIQ) pada 8 Agustus 2016 kembali memasukkan Indonesia ke dalam daftar negara yang terdapat penyebaran virus Zika. Ketentuan ini diberlakukan selama 12 bulan terhitung sejak dikeluarkannya pengumuman AQSIQ dan diterapkan secara acak.

Dasar AQSIQ mengeluarkan keputusan tersebut setelah melihat laporan Zika Virus Situation Report-World Health Organization (WHO). Laporan ini memasukkan Indonesia sebagai negara dengan resiko penyebaran Virus Zika. Selain Indonesia, negara ASEAN lainnya seperti Thailand, Malaysia, Filipina, dan Viet Nam, serta Singapura (yang saat ini ditemukan kasus penularan Zika paling tinggi) juga terkena aturan yang sama.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Dody Edward menyatakan masuknya Indonesia dalam daftar ini berdampak pada kewajiban bagi eksportir Indonesia menunjukkan dokumen fumigasi per kontainer. Dokumen ini sebagai bukti tidak terjangkit virus Zika. 

“Dokumen tersebut harus dapat membuktikan bahwa tiap kontainer tidak terjangkit virus Zika saat proses produksi dan juga selama dalam proses importasi. Jika tidak dapat menunjukkan dokumen pembuktian tersebut, maka produk yang diimpor akan dikenakan proses fumigasi di lokasi pelabuhan bongkar RRC,” terang Dody.

Dody melanjutkan proses fumigasi di lokasi pelabuhan bongkar RRC dikenakan biaya mencapai RMB 200-500 atau setara dengan Rp 400.000-Rp 1.000.000/kontainer.

“Ketentuan ini telah menambah beban biaya kepada pelaku ekspor Indonesia ke RRT dalam bentuk pengenaan biaya fumigasi di pelabuhan tujuan ekspor dan berakibat pada menurunnya daya saing produk ekspor Indonesia di RRC,” ujarnya.

Direktur Pengamanan Perdagangan Kemendag, Pradnyawati menyatakan Kemendag berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan melakukan sosialisasi kepada dunia usaha tentang kasus ini. Konsultasi dengan WHO juga dilakukan untuk menangani kasus Zika. Selain itu, Kemendag juga melakukan koordinasi dengan Atase Perdagangan di Beijing terkait dokumen yang dibutuhkan agar pelaksanaan ekspor Indonesia ke RRT tidak mengalami hambatan.

“Sambil menunggu informasi dari Atase Perdagangan di Beijing, diharapkan eksportir mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Selain itu, asosiasi diminta dapat menyampaikan informasi penting ini kepada anggota guna menghindari terganggunya aktivitas ekspor ke RRC,” ujar Pradnyawati.

Kinerja ekspor nonmigas dari Indonesia ke RRC pada 2015 menurun menjadi 13,26 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) dari 2011 yang mencapai 21,59 miliar Dolar AS dengan tren penurunan sebesar 11,42 persen selama lima tahun terakhir.

Sementara periode Januari - Juli 2016, nilai ekspor nonmigas Indonesia juga mencatatkan penurunan sebesar 9,63 persen, menjadi 7,00 miliar Dolar AS dari 7,76 miliar Dolar AS (YoY). Produk utama ekspor nonmigas Indonesia ke RRC pada 2015 di antaranya adalah batu bara, minyak kelapa sawit, wood pulp, kelapa, plywood, fatty acid, dan karet alam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Menguat, CPO Kembali Dikenakan Bea Keluar

Harga Menguat, CPO Kembali Dikenakan Bea Keluar

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 04:39 WIB

Ekspor Tekstil Indonesia ke Prancis 46,52 Juta Dolar AS

Ekspor Tekstil Indonesia ke Prancis 46,52 Juta Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 04:32 WIB

Kemendag Terus Promosikan Produk-produk Indonesia di Luar Negeri

Kemendag Terus Promosikan Produk-produk Indonesia di Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 04:27 WIB

Pascaderegulasi Impor, Ekspor Indonesia ke Qatar Lebih Mudah

Pascaderegulasi Impor, Ekspor Indonesia ke Qatar Lebih Mudah

Bisnis | Rabu, 28 September 2016 | 01:19 WIB

RI dan Australia Bahas Peluang Investasi Rantai Pasok Dingin

RI dan Australia Bahas Peluang Investasi Rantai Pasok Dingin

Bisnis | Rabu, 28 September 2016 | 00:34 WIB

Kemendag Terus Benahi Kemudahan Berbisnis di Indonesia

Kemendag Terus Benahi Kemudahan Berbisnis di Indonesia

Bisnis | Selasa, 27 September 2016 | 05:20 WIB

Usulan RI Dalam Perundingan Dagang IEU CEPA Banyak Diakomodasi

Usulan RI Dalam Perundingan Dagang IEU CEPA Banyak Diakomodasi

Bisnis | Sabtu, 24 September 2016 | 01:25 WIB

Mendag Optimis Cikarang Dry Port Menekan Biaya Logistik

Mendag Optimis Cikarang Dry Port Menekan Biaya Logistik

Bisnis | Sabtu, 24 September 2016 | 01:12 WIB

Produk Indonesia Makin Gencar Menjelajah Pasar Cina

Produk Indonesia Makin Gencar Menjelajah Pasar Cina

Bisnis | Sabtu, 24 September 2016 | 00:55 WIB

Produk Organik Indonesia Kebanjiran Order dari Jerman

Produk Organik Indonesia Kebanjiran Order dari Jerman

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 14:51 WIB

Terkini

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:31 WIB

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:30 WIB

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:29 WIB

AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan

AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:25 WIB

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:24 WIB

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:22 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:19 WIB

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:15 WIB

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

ALVA Paparkan Tantangan Industri Motor Listrik dan TKDN Saat Dikunjungi DPR RI

ALVA Paparkan Tantangan Industri Motor Listrik dan TKDN Saat Dikunjungi DPR RI

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

×