Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kereta Api Tulang Punggung Penting bagi Konektivitas Indonesia

Adhitya Himawan

Rabu, 19 Oktober 2016 | 13:18 WIB
Kereta Api Tulang Punggung Penting bagi Konektivitas Indonesia
Sejumlah pekerja tampak tengah memperbaiki jalan yang berlubang di perlintasan kereta api kawasan Manggarai, Jakarta, Selasa (11/10/2016). [Suara.com/Oke Atmaja]

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Kereta Api ‎Indonesia (PT KAI) bersama GE menjadikan peningkatan infrastruktur kereta ‎api Indonesia sebagai bagian dari upaya Negara ini untuk meningkatkan ‎konektivitas berbagai daerah baik di dalam negeri maupun dengan n‎egara-negara ASEAN yang berkembang secara ekonomi. 

‎Edi Sukmoro, President Director PT KAI mengatakan Indonesia adalah mesin ‎ekonomi yang didukung oleh berbagai komoditas, termasuk populasi dengan ‎jumlah signifikan yang tersebar di berbagai pulau di negeri ini. Sayangnya, sebagai konsekuensi dari hal tersebut, perkembangan ekonomi dan sosial negeri ini tidak merata. "Perkembangan infrastruktur jaringan rel kereta api secara terus menerus tentunya penting bagi peningkatan konektivitas antara bisnis dan masyarakat Indonesia, yang akan mengantarkan Indonesia ke posisi ‎10 besar ekonomi global," kata Edi dalam keterangan resmi, Selasa (18/10/2016).

Eddy Sukmoro menambahkan bahwa saat ini sudah lebih dari 70 tahun kereta api Indonesia ‎terbukti menjadi faktor penting bagi pertumbuhan negara. Saat ini, kereta ‎api Indonesia berfungsi sebagai tulang punggung utama sistem transportasi ‎darat kami, membawa lebih dari 200 juta penumpang dan hampir 30 juta ton k‎argo setiap tahun.

"Meskipun Rencana Induk Kereta Api kami akan memastikan ‎adanya peningkatan jaringan rel kereta api hingga dua kali lipat, yaitu dari ‎5.000 km menjadi 12.100 km di tahun 2030, kami juga perlu terus ‎memperhatikan efisiensi armada, emisi yang lebih rendah, penghematan biaya ‎yang lebih tinggi, sekaligus meningkatkan keamanan kereta api. Untuk ‎merealisasikannya, kami bekerja sama dengan para pemimpin teknologi seperti GE," jelas Edi.

‎GE yang adalah salah satu sponsor platinum ASEAN Railways CEO Conference telah mendukung sektor kereta api ASEAN dan Indonesia.

Mohamed Butt, Asia Pacific Director, GE Transportation, mengatakan pihaknya ‎tetap berkomitmen untuk membantu Indonesia dalam mendukung pertumbuhan i‎ndustri dan memodernisasi armada PT KAI yang saat ini terdiri dari lebih ‎dari 350 lokomotif bertenaga diesel dan lokomotif bertenaga diesel-listrik d‎ari GE. "Kami juga mendukung PT KAI dengan perjanjian jangka panjang untuk ‎pemeliharaan dan perbaikan lokomotif PT KAI," kata Butt dalam kesempatan yang sama

Butt menekankan bahwa memiliki lokomotif yang berfungsi baik memang penting, ‎namun digitalisasi kereta api merupakan kesempatan terbesar di industri saat ini. Perubahan akan terjadi bagi operator perkereta-apian ‎seperti PT KAI yang memanfaatkan teknologi digital untuk mengambil tindakan yang akan mengoptimalisasi hasil, termasuk efisiensi bahan bakar dan ‎kecepatan dengan tujuan mengurangi emisi dan downtime atau kegagalan operasi alat," tambah Butt.‎

Pilar utama dalam hal ini adalah GE Transportation Rail Connect 360 yang ‎mengintegrasi, mengotomatisasi, dan mengoptimalisasi pekerjaan pelanggan ‎kami dengan menyediakan wawasan saat itu juga dan berbasis data. Pada ‎akhirnya, piranti lunak memberikan pelanggan kami kemampuan untuk memusatkan ‎perhatian pada hal-hal yang paling penting, yaitu menolong mereka membuat ‎keputusan secara cepat dan penuh informasi untuk mengembangkan bisnis ‎mereka.

"Kami bermitra dengan PT KAI untuk berfokus pada masa ‎depan, maka dari itu kami terus berkomitmen untuk menggunakan teknologi ‎digital yang dapat membawa kereta api Indonesia ke perbatasan berikutnya, ‎serta untuk secara signifikan meningkatkan konektivitas dalam negeri ‎Indonesia," tutup Butt.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Rencananya Juga Angkut Barang

Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Rencananya Juga Angkut Barang

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 10:58 WIB

Studi Kelayakan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Mulai Desember 2016

Studi Kelayakan Kereta Cepat Jakarta-Surabaya Mulai Desember 2016

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 13:53 WIB

Ini Sebab Jepang Garap Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Ini Sebab Jepang Garap Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 13:26 WIB

Kebut Pembangunan Infrastruktur, Luhut: Kita Nggak Kurang Uang

Kebut Pembangunan Infrastruktur, Luhut: Kita Nggak Kurang Uang

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 12:58 WIB

Blackspace akan Bangun Cold Storage Perikanan di Indonesia

Blackspace akan Bangun Cold Storage Perikanan di Indonesia

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 10:24 WIB

Presiden Jokowi: Rasio Elektrifikasi di Papua Baru 47 Persen

Presiden Jokowi: Rasio Elektrifikasi di Papua Baru 47 Persen

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 19:51 WIB

Tahun 2017, Proyek SPAM Umbulan Masuki Tahap Konstruksi

Tahun 2017, Proyek SPAM Umbulan Masuki Tahap Konstruksi

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 18:55 WIB

Rehabilitasi Waduk Kedung Ombo Menelan Dana Rp1,6 Triliun

Rehabilitasi Waduk Kedung Ombo Menelan Dana Rp1,6 Triliun

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 18:48 WIB

Proyek Jalan Tol Solo-Kertosono Ditargetkan Kelar 2018

Proyek Jalan Tol Solo-Kertosono Ditargetkan Kelar 2018

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 18:39 WIB

Balitbang PUPR Harus Jadi Terdepan untuk Bangun Infrastruktur

Balitbang PUPR Harus Jadi Terdepan untuk Bangun Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 17:03 WIB

Terkini

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB