Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Pemerintah Bangun Lima Jembatan Kereta Api di Jawa Tengah

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 11 Agustus 2016 | 15:46 WIB
Pemerintah Bangun Lima Jembatan Kereta Api di Jawa Tengah
Jalur rel kereta api di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (17/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

 Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun lima jembatan layang (fly over/FO) pada lintas sebidang kereta api di ruas Tegal- Purwokerto, Jawa Tengah.

"Dananya sekitar Rp620 miliar, terdiri empat 'fly over' dan satu 'under pass'," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Menteri Basuki Hadimuljono kepada pers saat melakukan kunjungan di lintas sebidang kereta api Klonengan, Tegal, Jawa Tengah, Kamis (11/8/2016).

Menurut Basuki, pembangunan itu sebagai salah satu solusi mengatasi kemacetan lalu lintas di lintas alternatif menuju jalur selatan, Tegal-Purwokerto.

"Saat macet di exit tol Brebes Timur kemarin, arteri juga luar biasa. Salah satu pemicunya adalah lima lintas sebidang itu," katanya.

Basuki menyebutkan, saat hari biasa saja, lintas sebidang itu menutup otomatis sekitar lima menit sebanyak 72 kali per hari atau total 360 menit, sedangkan saat lebaran bisa sampai 92 kali.

"Jika 92 kali per hari, berarti tujuh jam lebih. Dengan arus kendaraan membludak, antrean dan macetnya bisa dibayangkan seperti apa," katanya.

Basuki juga menyebut, dirinya belum lama menerima surat permintaan khusus dari Kapolri terkait kemacetan di lintas sebidang di kawasan itu.

"Jadi, situasinya sudah darurat. Kapolri minta agar dalam 8-10 bulan ke depan agar dibangunkan FO atau under pass," katanya.

Lima titik lintas sebidang kereta yang dimaksud adalah Dermoleng, Klonengan, Kesambi, Karangsawah dan Paguyangan.

Teknologi Baru Basuki juga menyebut, alasan bisa delapan bulan bisa direalisasikan karena akan menggunakan teknologi baru yakni baja lengkung yang diisi beton ringan.

"Teknologinya sudah diujicoba bangun FO Antapani Bandung dan hanya perlu waktu enam bulan. Jadi, lebih hemat sekitar 40 persen dibanding baja beton dan lebih cepat,"katanya.

Basuki menambahkan, pekerjaan lima FO/under pass itu disainnya sudah diselesaikan oleh Balitbang Kementerian PUPR.

"Minggu-minggu ini akan dipersiapkan lelang cepatnya atau penunjukan langsung. Jadi, ada dua opsi, tender atau tunjuk langsung," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Disokong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Bangkit ke Level 7.000 Lagi

Disokong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Bangkit ke Level 7.000 Lagi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:01 WIB

Perusahaan Sekuritas Mulai Masuk Ranah Pendidikan

Perusahaan Sekuritas Mulai Masuk Ranah Pendidikan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:56 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Q1 2026, Pemerintah Klaim Lebih Tinggi dari China-AS

Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61% di Q1 2026, Pemerintah Klaim Lebih Tinggi dari China-AS

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:56 WIB

Indonesia Mulai Menua, BPS Catat Lansia Tembus 11,97 Persen

Indonesia Mulai Menua, BPS Catat Lansia Tembus 11,97 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:39 WIB

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:48 WIB

Purbaya Restui Subsidi 200 Ribu Unit Motor dan Mobil Listrik, Berlaku Juni 2026

Purbaya Restui Subsidi 200 Ribu Unit Motor dan Mobil Listrik, Berlaku Juni 2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:42 WIB

Jumlah Pengangguran di Indonesia Berkurang 35.000 Orang

Jumlah Pengangguran di Indonesia Berkurang 35.000 Orang

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:20 WIB

Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia

Badai PHK Hantui Industri Tekstil hingga Plastik, Menperin: Bukan Hanya di Indonesia

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:09 WIB

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI Berdiri, BI Tunjuk Biang Keroknya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:54 WIB

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah?

Apa Saja Dampak Pelemahan Rupiah?

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:48 WIB