Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Arus Investasi di Indonesia Q3 2016 Sebesar Rp155,3 Triliun

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 28 Oktober 2016 | 13:23 WIB
Arus Investasi di Indonesia Q3 2016 Sebesar Rp155,3 Triliun
Konpers BKPM paparan realisasi investasi di Indonesia kuartal III 2016. [Dok BKPM]

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengumumkan realisasi investasi pada triwulan ketiga (Juli-September) tahun 2016 tercatat sebesar Rp155,3 triliun, meningkat 10,7 persen dibandingkan periode yang sama Tahun 2015. Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 55,6 triliun, meningkat 16,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp99,7 triliun atau tumbuh 7,8 persen.

Kepala BKPM Thomas Lembong menyatakan, dengan tambahan capaian Triwulan III tersebut, realisasi investasi Januari-September 2016 mencapai Rp453,4 triliun, meningkat 13,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (sebesar Rp400 Triliun). Realisasi investasi PMDN, Januari-September meningkat 18,8 persen sebesar Rp158,2 triliun, sementara realisasi investasi PMA naik 10,6 persen sebesar Rp295,2 Triliun. Realisasi investasi sepanjang Januari-September 2016 dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 960.041 orang.

“Dengan adanya implementasi kerjasama BKPM-POLRI dalam menciptakan jaminan keamanan untuk kegiatan investasi di Indonesia, dan tekad seluruh Kementerian/Lembaga terkait serta Pemerintah Daerah untuk memberikan kemudahan dan fasilitasi yang lebih baik kepada investor, termasuk memberantas dan membersihkan praktik pungutan liar (pungli) dalam pengurusan perizinan dan non-perizinan investasi, diharapkan kegiatan investasi baik PMA maupun PMDN di waktu mendatang akan meningkat signifikan. Sejak tahun 2014 BKPM telah mengimplementasikan perizinan secara online yang terintegrasi melalui Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi Secara Elektronik (SPIPISE) dan akan terus didorong juga untuk diterapkan di seluruh daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Indonesia. Dengan sistem perizinan online tersebut akan mengurangi tatap muka antara pengurus izin (investor) dengan pejabat yang menangani perizinan sehingga proses perizinan dapat terpantau dan terukur serta dapat mencegah terjadinya pungli”, kataThomas Lembong saat konferensi pers paparan capaian realisasi investasi Triwulan III 2016, di Jakarta, Kamis (27/10/2016).

Sepanjang periode Januari-September 2016, tercatat realisasi investasi di luar Jawa sebesar Rp 203,2 Triliun yang nilainya meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 180,7 Triliun. “Diperlukan upaya-upaya yang lebih intens dari berbagai Kementerian/Lembaga terkait termasuk Pemerintah Daerah untuk lebih meningkatkan kegiatan investasi di luar Pulau Jawa, termasuk memberikan kemudahan, penyederhanaan perizinan, dan memfasilitasi permasalahan yang dihadapi investor dalam merealisasikan investasinya”, ungkap Tom.

Selanjutnya, Tom menambahkan bahwa berbagai penyederhanaan perizinan yang telah dilakukan secara terkoordinasi oleh berbagai Kementerian/Lembaga terkait termasuk Pemerintah Daerah telah dapat kita lihat hasil positifnya dengan naiknya peringkat Ease of Doing Business (EODB) menjadi 91, yang sebelumnya berada di peringkat 106. "Hal ini merupakan pengakuan dari para pengusaha yang disurvey mengenai adanya kemudahan dalam melakukan usaha di Indonesia. Penyederhanaan perizinan ini tentunya akan turut mendorong realisasi investasi terus meningkat,” jelas Tom.                                             

Realisasi PMDN Triwulan III tahun 2016 berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah Jawa Timur (Rp14,0 triliun); Jawa Barat (Rp7,4 triliun); Banten (Rp7,0 triliun); DKI Jakarta (Rp3,8 triliun) dan Sumatera Selatan (Rp3,6 triliun).

Sedangkan, realisasi PMDN berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi (Rp 12,0 triliun); Industri Kimia Dasar, Barang Kimia dan Farmasi (Rp 8,1 triliun); Industri Makanan (Rp 7,4 triliun); Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran (Rp 5,0 triliun); dan Tanaman Pangan dan Perkebunan (Rp 4,7 triliun). Apabila seluruh sektor industri digabung, maka terlihat industri memberikan kontribusi sebesar Rp 24,7 triliun atau 44% dari total PMDN.

Realisasi PMA Triwulan III tahun 2016 berdasarkan lokasi proyek (5 besar) adalah Jawa Barat (1,6 miliar Dolar AS); Jawa Timur (0,6 miliar Dolar AS); DKI Jakarta (0,6 miliar Dolar AS); Banten (0,6 miliar Dolar AS) dan Kalimantan Timur (0,6 miliar Dolar AS).

Sedangkan, realisasi PMA berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah Industri Logam Dasar, Barang Logam, Mesin dan Elektronik (1,2 miliar Dolar AS); Pertambangan (0,8 miliar Dolar AS); Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran (0,7 miliar Dolar AS); Tanaman Pangan dan Perkebunan (0,7 miliar Dolar AS) dan Industri Alat Angkutan dan Transportasi Lainnya (0,7 miliar Dolar AS). Apabila seluruh sektor industri digabung maka terlihat industri memberikan kontribusi sebesar 3,8 miliar Dolar AS atau 51,0 persen dari total PMA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investasi Infrastruktur RI di Malaysia Ada 98 Proyek

Investasi Infrastruktur RI di Malaysia Ada 98 Proyek

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 06:41 WIB

Indonesia Masuk Top 10 Reformers Kemudahan Berusaha

Indonesia Masuk Top 10 Reformers Kemudahan Berusaha

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 13:57 WIB

Survei EODB 2017 Sebut RI Teratas di Daftar Top Reformers

Survei EODB 2017 Sebut RI Teratas di Daftar Top Reformers

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 09:56 WIB

KPPU Jamin Revisi UU Persaingan Usaha Tak Persulit Pengusaha

KPPU Jamin Revisi UU Persaingan Usaha Tak Persulit Pengusaha

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 12:42 WIB

Blackspace akan Bangun Cold Storage Perikanan di Indonesia

Blackspace akan Bangun Cold Storage Perikanan di Indonesia

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 10:24 WIB

BKPM: Pengusaha Australia Investasi 1,3 Miliar Dolar AS di Banten

BKPM: Pengusaha Australia Investasi 1,3 Miliar Dolar AS di Banten

Bisnis | Senin, 10 Oktober 2016 | 20:42 WIB

Dorong Investasi Pertanian, 2 Perusahaan Ini Dapat Tax Allowance

Dorong Investasi Pertanian, 2 Perusahaan Ini Dapat Tax Allowance

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:50 WIB

BKPM Tegaskan Perlunya Reformasi Struktural Ekonomi

BKPM Tegaskan Perlunya Reformasi Struktural Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 11:37 WIB

Kepala BKPM Sosialisasikan Implementasi Paket Kebijakan Ekonomi

Kepala BKPM Sosialisasikan Implementasi Paket Kebijakan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 17:54 WIB

RI dan Australia Bahas Peluang Investasi Rantai Pasok Dingin

RI dan Australia Bahas Peluang Investasi Rantai Pasok Dingin

Bisnis | Rabu, 28 September 2016 | 00:34 WIB

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB