Indonesia Masuk Top 10 Reformers Kemudahan Berusaha

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 27 Oktober 2016 | 13:57 WIB
Indonesia Masuk Top 10 Reformers Kemudahan Berusaha
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Peringkat kemudahan berusaha (Ease Of Doing Business) Indonesia naik kelas ke urutan 91 dari urutan 106 (angka ini merupakan koreksi Bank Dunia dari sebelumnya yang menyebut 109). Indonesia juga masuk ke dalam Top 10 Reformers bersama Brunei Darussalam, Kazakhstan, Kenya, dan Belarus.

Ini karena Indonesia dinilai berhasil memperbaiki peraturan maupun prosedur pada 7 indikator EODB yaitu starting a business, getting electricity, registering property, getting credit, paying taxes, trading across borders, dan enforcing contracts.

Bahkan jika dibandingkan dengan negara-negara BRIC, Indonesia masih berada di atas peringkat Brazil (123) dan India (130). Sedangkan Cina berada di peringkat 78 dan Russia 40.

“Indonesia telah berhasil melakukan reformasi yang diselenggarakan berbagai instansi baik di tingkat nasional maupun daerah berupa reformasi kebijakan dan administratif untuk meningkatkan kemudahan berusaha,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Rabu (26/10/2016) di Jakarta, menyambut laporan tahunan Bank Dunia tentang kemudahan berusaha, Doing Business 2017: Equal Opportunity for All 2017.

 Salah satu hasil dari upaya perbaikan itu adalah penurunan waktu yang dibutuhkan untuk memulai usaha sebesar 85 persen, menjadi 24,9 hari (Doing Business 2017) dari sebelumnya 168 hari (DB 2004).

Dalam upaya memperbaiki peringkat EODB, pemerintah telah meluncurkan Paket Kebijakan Ekonomi XII pada 28 April 2016 lalu.

Menurut Darmin, perbaikan peringkat EODB ini dapat memperbaiki iklim usaha di tanah air sehingga investasi diharapkan lebih meningkat, menciptakan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan.

Pada EODB 2017 ini, New Zealand berada di posisi puncak, menggeser Singapura ke peringkat 2. Sementara Malaysia peringkat 23, Jepang peringkat 34, Thailand peringkat 49, Brunei peringkat 84, Vietnam peringkat 90.

“Meskipun Indonesia sudah melakukan perbaikan pada seluruh indicator EODB, namun masih ada tiga indikator (Dealing with construction permits, Protecting Minority Investors, Resolving Insolvency) yang perbaikannya tidak secepat negara-negara lain. Ini berdampak turunnya peringkat pada tiga indikator tersebut,” jelas Darmin.

Pemerintah Indonesia sebenarnya telah berupaya keras melakukan reformasi di bidang kemudahan berusaha pada semua indikator, namun dampak perubahannya belum seluruhnya tercatat dalam survei EODB.

Dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2017, peringkat EODB ditargetkan menyentuh angka 30 pada akhir 2019. Karena itu pemerintah akan terus memprioritaskan langkah untuk meningkatkan kemudahan memulai usaha, pengurusan perizinan pendirian bangunan, pendaftaran properti, pembayaran dan pelaporan pajak, penegakan kontrak melalui jalur pengadilan serta proses perdagangan lintas batas (ekspor dan impor).

“Pemerintah juga akan melibatkan swasta untuk mengidentifikasi langkah-langkah perbaikan yang perlu diambil dan melakukan pemantauan terhadap efektifitas penyelenggaraan langkah-langkah perbaikan tersebut di lapangan,” tambah Darmin.

Selain terus melakukan penyederhanaan dan terobosan agar tercipta iklim usaha yang positif untuk mendorong kegiatan berbisnis di Indonesia, pemerintah juga akan melakukan upaya perbaikan secara lebih terstruktur dan terencana. “Ini merupakan bagian dari program prioritas kementerian/lembaga.

Pemerintah juga akan membentuk tim yang lebih kuat dan permanen untuk menyusun action plan untuk mencapai target sesuai RKP 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Siapkan Beberapa Kebijakan Besar Ekonomi

Pemerintah Siapkan Beberapa Kebijakan Besar Ekonomi

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 13:53 WIB

Inilah Capaian Realisasi Paket Kebijakan Ekonomi

Inilah Capaian Realisasi Paket Kebijakan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 13:08 WIB

Deregulasi, Cara Keluar Dari Arus Perlambatan Ekonomi Nasional

Deregulasi, Cara Keluar Dari Arus Perlambatan Ekonomi Nasional

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 12:50 WIB

Infrastruktur Kunci Atasi Ketimpangan Antar Daerah

Infrastruktur Kunci Atasi Ketimpangan Antar Daerah

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 12:39 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Ditopang Konsumsi

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Ditopang Konsumsi

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 11:48 WIB

Darmin Akui 5 Tahun Terakhir Perekonomian Dunia Sedang Sakit

Darmin Akui 5 Tahun Terakhir Perekonomian Dunia Sedang Sakit

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 11:15 WIB

Survei EODB 2017 Sebut RI Teratas di Daftar Top Reformers

Survei EODB 2017 Sebut RI Teratas di Daftar Top Reformers

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 09:56 WIB

KPPU Jamin Revisi UU Persaingan Usaha Tak Persulit Pengusaha

KPPU Jamin Revisi UU Persaingan Usaha Tak Persulit Pengusaha

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 12:42 WIB

Pemerintah Siapkan Infrastruktur untuk Pebisnis Startup

Pemerintah Siapkan Infrastruktur untuk Pebisnis Startup

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 18:51 WIB

Darmin: Aneh, Repo Rate Turun Bunga Kredit Bank Belum Turun Juga

Darmin: Aneh, Repo Rate Turun Bunga Kredit Bank Belum Turun Juga

Bisnis | Jum'at, 21 Oktober 2016 | 15:17 WIB

Terkini

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Cari Info Kesehatan Makin Mudah, Peran Apoteker Tetap Jadi Rujukan Konsumen

Health | Minggu, 27 September 2026 | 17:45 WIB

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Haji Isam Bukan Pengendali Saham BYAN

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:43 WIB

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Persiapan Dana Pensiun Harus Dimulai Sejak Hari Pertama Bekerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:36 WIB

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

CFX Mulai Bidik Tokenisasi Aset Riil dan Stablecoin

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:31 WIB

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

RUU Ketenagakerjaan Jangan Fokus di Perlindungan, Tapi Penciptaan Lapangan Kerja

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 17:28 WIB

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

Sumsel | Minggu, 27 September 2026 | 17:25 WIB

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Arti Cicak Jatuh di Kepala atau Bahu Menurut Primbon Jawa, Pertanda Apa?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 17:20 WIB

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Hidup Jadi Terasa Seperti Konten: Personal Branding atau Personal Pressure?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 17:05 WIB

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Nonton Pestapora Gratis iPhone Air & AirPods Max dari BRI, Ini Caranya

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 16:55 WIB

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

Besok Ada Promo Tiket Kereta Bayar 81 Persen, Berlaku hingga H+45

News | Minggu, 27 September 2026 | 16:48 WIB

×