PT Multi Prima Luncurkan 3 Unit Kapal Navigasi

Adhitya Himawan

Sabtu, 29 Oktober 2016 | 12:09 WIB
PT Multi Prima Luncurkan 3 Unit Kapal Navigasi
Kapal perang terbaru produksi PT PAL Indonesia. [Antara/Risyal Hidayat]

Industri galangan kapal lokal kembali menunjukkan kinerjanya yang tak kalah dengan industri galangan kapal asing. Sebanyak 3 (tiga) unit kapal negara kenavigasian yang dibangun oleh PT. Multi Prima telah resmi diluncurkan (launching) pada tanggal 27 Oktober 2016. Pelaksanaan Peluncuran (Launching) 3 (tiga) unit Kapal Pengamat Perambuan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kontrak pembangunan 3 (tiga) unit Kapal Pengamat Perambuan sekitar 1 (satu) tahun lalu dan merupakan salah satu tahapan penting dari serangkaian pembangunan kapal kenavigasian yang dibangun oleh Galangan Kapal PT. Multi Prima Batam.

“Kita patut berbangga karena kebutuhan akan kapal di Indonesia bisa dipenuhi oleh industri dalam negeri, termasuk dengan kapal-kapal yang diproduksi di Batam,” ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Ir. A. Tonny Budiono, MM pada sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Boedhi Setiadjid, SH, MM, Kamis (27/10/2016).

Tonny meyakini bahwa kapal hasil buatan galangan kapal di Batam telah memenuhi standar yang telah ditentukan dan tak kalah dengan kapal buatan negara lain.

“Ini menunjukkan bahwa industri galangan kapal lokal akan terus berkembang dan bersaing karena ke depannya Indonesia masih banyak memerlukan kapal-kapal yang akan semakin memperkuat armada laut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tambah Tonny.

Lebih lanjut Dirjen Hubla berpesan kepada Galangan Kapal PT. Multi Prima untuk tetap mengutamakan profesionalitas dan kualitas dalam mengerjakan setiap unit kapal tanpa mengurangi aspek keselamatan dan keamanan kapal itu sendiri.

“Semoga pembangunan 3 (tiga) unit Kapal Pengamat Perambuan ini dapat mendukung program besar Pemerintahan Presiden Joko Widodo – Jusuf Kalla untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Kenavigasian Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Ir. Bambang Wiyanto, MM,  menjelaskan rencana penempatan 3 (tiga) unit Kapal Pengamat Perambuan ini akan dioperasikan untuk mendukung tugas kenavigasian di Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Priok dengan nama KN Enggano, Distrik Navigasi Kelas II Semarang dengan nama KN Karimun Jawa dan Distrik Navigasi Kelas III Pontianak dengan nama KN Pengiki.

“Pembangunan kapal ini sepenuhnya menggunakan dana APBN senilai kurang lebih 102 Miliyar Rupiah dan dikerjakan dalam jangka waktu 435 hari kalender. Untuk itu kita semua berharap pembangunan kapal pengamat perambuan ini dapat memberikan manfaat yang besar dalam mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran di seluruh perairan Indonesia,” kata Bambang.

Adapun spesifikasi ketiga kapal ini memiliki ukuran panjang 32,4 meter, lebar: 6,2 meter, tinggi 3,2 meter, kapasitas tangki bahan bakar ±15 Ton, dan dilengkapi dengan tenaga mesin penggerak sebesar 2 x 1450 HP.

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan terus berkomitmen untuk selalu mendukung terciptanya keselamatan dan keamanan pelayaran dengan menyediakan sarana dan prasarana trasnportasi laut yang handal agar pemberian pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut dapat berjalan dan baik, aman, selamat, efektif, dan efisien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Konsesi Jasa Kepelabuhan Terminal Petikemas Muaro Jambi Diteken

Konsesi Jasa Kepelabuhan Terminal Petikemas Muaro Jambi Diteken

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 12:01 WIB

Tol Laut Logistik Diyakini Tekan Disparitas Harga Pulau Terluar

Tol Laut Logistik Diyakini Tekan Disparitas Harga Pulau Terluar

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 13:48 WIB

Kemenhub akan Basmi Pungli Jembatan Timbang

Kemenhub akan Basmi Pungli Jembatan Timbang

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 15:15 WIB

Tol Laut Jadi Target Prioritas Kemenhub di 2017

Tol Laut Jadi Target Prioritas Kemenhub di 2017

Bisnis | Selasa, 25 Oktober 2016 | 15:03 WIB

Dirjen Perhubungan Laut Bertekad Basmi Pungli Sampai Tuntas

Dirjen Perhubungan Laut Bertekad Basmi Pungli Sampai Tuntas

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 09:57 WIB

Optimalkan Terminal Bus Mengwi, Menhub Siap Subsidi Angkutan

Optimalkan Terminal Bus Mengwi, Menhub Siap Subsidi Angkutan

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 09:45 WIB

Menhub Minta Konektivitas Pendukung Pariwisata Bali Diperkuat

Menhub Minta Konektivitas Pendukung Pariwisata Bali Diperkuat

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 09:40 WIB

Ini Jurus Dirjen Perhubungan Darat Stop Praktik Pungli

Ini Jurus Dirjen Perhubungan Darat Stop Praktik Pungli

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 18:33 WIB

Menhub Pelopori Tol Laut Logistik di Natuna untuk Tekan Harga

Menhub Pelopori Tol Laut Logistik di Natuna untuk Tekan Harga

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 18:28 WIB

Terkini

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:51 WIB

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:50 WIB

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:49 WIB

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:47 WIB

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:44 WIB

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:42 WIB

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 10:37 WIB

5 Webtoon Naver Raih Penghargaan Today's Korean Comics 2026, Ini Daftarnya

5 Webtoon Naver Raih Penghargaan Today's Korean Comics 2026, Ini Daftarnya

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:30 WIB

5 Wisata Sejarah di Semarang, Paket Lengkap Edukasi hingga Spot Foto Estetik

5 Wisata Sejarah di Semarang, Paket Lengkap Edukasi hingga Spot Foto Estetik

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB

×