Ini Jurus Dirjen Perhubungan Darat Stop Praktik Pungli

Adhitya Himawan Suara.Com
Sabtu, 22 Oktober 2016 | 18:33 WIB
Ini Jurus Dirjen Perhubungan Darat Stop Praktik Pungli
Aparat kepolisian melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan disaksikan oleh Presiden Joko Widodo, di Jakarta, Selasa (11/10). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Maraknya isu pungli yang belakangan ini menjadi topik hangat di berbagai kalangan meningkatkan kekhawatiran dan kewaspadaan banyak pihak. Pungli seperti sudah menjadi suatu “budaya” yang mengakar sejak berpuluh tahun yang lalu, dapat dilakukan oleh kalangan bawah ataupun elite masyarakat. Berbagai cara pun dilakukan untuk dapat mengungkap dan menghentikan pungli yang terus membayangi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik.   

Bekerja di bidang yang mengedepankan aspek pelayanan masyarakat menjadikan seseorang rentan terhadap pungli. Oleh karena itu kemampuan untuk membentengi diri diperlukan agar terhindar dari praktek-praktek yang merugikan. Dukungan dari keluarga dan tingkat solidaritas yang tinggi antar sesama pegawai diharapkan dapat menekan atau bahkan menghentikan bayang-bayang pungli.

Berangkat dari pemahaman tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Pudji Hartanto Iskandar, akan mencanangkan Gerakan STOP PUNGLI. Pencanangan ini akan mengusung tema “WOW BISA! MISSION I’M POSSIBLE STOP PUNGLI” yang bertempat di Jungle Fest, Bogor, Jawa Barat pada hari Sabtu (22/10/2016).

Melalui komitmen BISA (Brilliant, Innovative, Speed, Accountable), seluruh pejabat, pegawai Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan keluarga diajak untuk memagari diri dari pungli dan segala bentuk praktek yang merugikan diri sendiri, keluarga, dan instansi tempat bekerja. Komitmen dalam hindari pungli tersebut dikemas dalam bentuk pelepasan 200 balon ke udara serta penandatanganan dinding komitmen dan pakta integritas.  

"Profesionalitas seseorang tidak terlepas dari kemampuan pribadi dalam menyelesaikan pekerjaan yang ada. Di balik itu, dukungan keluarga memiliki makna penting bagi seseorang untuk dapat menciptakan profesionalitasnya. Tanpa dukungan keluarga tidak mungkin itu semua dapat tercapai. Penyelenggaraan acara ini diharapkan dapat menciptakan kekompakan dan kebersamaan bagi seluruh karyawan dan keluarga di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat serta melahirkan komitmen untuk tidak terlibat pungli," kata Pudji dalam keterangan resmi, Sabtu (22/10/2016).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI