Kementerian PUPR Bangun 12 Kebun Raya di Indonesia

Adhitya Himawan Suara.Com
Sabtu, 05 November 2016 | 09:17 WIB
Kementerian PUPR Bangun 12 Kebun Raya di Indonesia
Kebun Raya Bogor di Jawa Barat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Jumlah penduduk dunia saat ini yang mencapai sekitar 7,2 miliar, dihadapkan pada tiga tantangan utama yakni pangan, energi dan air. Untuk itu Pemerintah memprogramkan ketahanan air, ketahanan/kedaulatan pangan dan ketahanan energi Indonesia.

Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono saat menjadi pembicara pada Konferensi Nasional Perubahan Iklim, Jumat (4/11/2016) di Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Karang Joang, Balikpapan, Kalimantan Timur. Konferensi tersebut mengusung tema "Adaptation To Climate Change : Sustainable Energy, Technology and Policies on Reducing Green House Gas Emission for Green Regional Economic Development".

Hadir sebagai pembicara lain adalah Laely Nurhidayah dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Kepala Dept. HSE Total E & P Indonesia Erwin Santosa, Direktur Pelaksana PT Gerbang Multindo Nusantara Chayun Budiono dan Koordinator ITK HUTANKU Creative Project Umi.

"Saya senang dengan tema yang diangkat oleh ITK yaitu mengenai Perubahan Iklim. Beberapa waktu lalu saya ke Quito dalam rangka habitat IIi, merumuskan agenda baru perkotaan 20 thn kedepan, salah satu isunya perubahan iklim," kata Menteri Basuki.

Perubahan iklim sangat dirasakan dirasakan di Indonesia. "Tahun ini kita tidak ada musim kemarau. Untuk itu PUPR mengantisipasi dan menyesuaikan pola kerja terhadap perubahan iklim ini. Kita perlu tampungan-tampungan air lebih banyak lagi. Water management is a must," ujar Menteri Basuki.

Manajemen air, tambah Menteri Basuki intinya adalah menahan air didaratan selama mungkin, tidak membuang air secepatnya. Untuk meningkatkan daerah resapan air, Kementerian PUPR membangun 12 kebun raya bekerjasama dengan LIPI di beberapa daerah hingga 2019 diantaranya Kebun Raya Katingan, Kebun Raya Samosir, Kebun Raya Jompie Pare-pare, Kebun Raya Banua, Kebun Raya Liwa, dan Kebun Raya Batam.

Indonesia sendiri memiliki potensi air sangat berlimpah, tetapi potensi yang besar itu tidak terdistribusi dengan baik ke daerah-daerah. Dicontohkannya, Pulau Jawa yg lebih padat penduduknya dengan potensi hanya 1.600 m3/kapita per tahun. Sumber daya air dikatakan aman jika ketersediaan air di atas 2.000 m3/kapita per tahun.

Terkait dengan pengelolaan sumber daya air, Menteri Basuki menjelaskan bahwa diperlukan peran serta instansi lain, kelembagaan, khususnya masyarakat. Perilaku masyarakat dapat dapat membantu manajemen dan pengelolaan sumber daya air.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI