Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Serpong, Area Potensial untuk Investasi Properti Setelah Jakarta

Ririn Indriani

Senin, 21 November 2016 | 14:12 WIB
Serpong, Area Potensial untuk Investasi Properti Setelah Jakarta
Ilustrasi investasi properti. (Shutterstock)

Suara.com - Properti adalah faktor kunci dalam perekonomian dalam sebuah negara, karena dapat memberikan efek multiplier yang kuat pada sub-sektor ekonomi lainya. Contohnya seperti di Indonesia, industri properti negeri ini dapat mempengaruhi sebanyak 175 sub-sektor lainnya .

Berbicara mengenai properti, berdasarkan survei dari Trends in Real Estate Asia Pasific 2016, Indonesia melalui kota Jakarta, berada di peringkat ke enam sebagai daerah dengan tujuan investasi properti yang sangat potensial.

Survei tersebut dilakukan oleh dua lembaga berpengaruh di dunia yakni Urban Land Institute (ULI) dan Price Waterhouse Cooper, total kota yang disurvei sebanyak 22 yang prospektif untuk investasi (City Investment Prospects) maupun pengembangan proeprti (City Developmenet Prospects).

Selain Jakarta, area lain yang dianggap memiliki potensi untuk berinvestasi properti adalah Serpong dan Tangerang Selatan adalah salah satu kota satelit yang paling cepat berkembang. Pusat perbelanjaan ternama, pasar, dan restoran mampu menjadi magnet bagi para pembeli potensial.

Ketika Jakarta dijadikan sebagai tempat pembangunan bagi properti yang menyasar kelas menengah ke atas, sedangkan Serpong menyasar kelas menengah.

Tren harga rumah di Serpong telah meningkat secara konsisten dalam 5 tahun terakhir. Kini, harga lahan di area bisnis di Serpong bisa mencapai 27 juta Rupiah per meter persegi. Hal tersebut dipengaruhi oleh banyaknya perusahaan yang memindahkan kantor pusat mereka dari Jakarta ke Serpong untuk menghindari kemacetan yang parah.

Paramount Land, salah satu developer ternama di negeri ini menjadi salah satu developer yang berperan penting untuk mengubah Serpong dari daerah yang tidak diperhitungkan menjadi area yang paling diincar.

“Kami melihat Serpong menjadi hotspot investasi dalam beberapa tahun ke depan,” ucap Mart Polman, managing director Lamudi Indonesia. Apalagi, lanjut dia, hanya berjarak 30 km dari CBD Jakarta dan sangat dekat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IPW Sinyalir Pasar Perumahan Mulai Tumbuh Positif

IPW Sinyalir Pasar Perumahan Mulai Tumbuh Positif

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 06:48 WIB

Walau Sering Banjir, Kemang Tetap Menarik Buat Investor Properti

Walau Sering Banjir, Kemang Tetap Menarik Buat Investor Properti

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 16:45 WIB

Paramount Land Buka Pintu Investasi Properti Buat WP Tax Amnesty

Paramount Land Buka Pintu Investasi Properti Buat WP Tax Amnesty

Bisnis | Jum'at, 14 Oktober 2016 | 13:53 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB