Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sedih Pegawainya Kena OTT, Sri Mulyani Tulis Surat Cinta

Dythia Novianty, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 23 November 2016 | 16:59 WIB
Sedih Pegawainya Kena OTT, Sri Mulyani Tulis Surat Cinta
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Antara)

Suara.com - Merasa sedih dan kecewa lantaran kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melibatkan HS, pejabat Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan.

Mantan Direktur Bank Dunia ini pun mengungkapkan kekecewaannya dalam sepucuk surat yang ditujukan kepada seluruh pegawainya yang berada di Kementerian Keuangan. Melalui surat tersebut, dia meminta agar para pejabat tidak mengulangi kejadian ini.

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menghimbau kepada karyawannya untuk tetap semangat dalam menjalankan tugasnya dengan baik dan bersih serta melawan korupsi dan reformasi kelembagaan di internal Kemenkeu tidak berhenti. Berikut isi surat cinta tersebut.

22 Nobember 2016

Seluruh Jajaran dan Staf Kementerian Keuangan yang saya cintai dan saya banggakan

Hari ini, kita semua telah dikecewakan dengan kejadian penangkapan seorang Kepala Subdit di Direktorat Jenderal Pajak oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta.

Saya dan kita semua yang memiliki komitmen untuk menjalankan tugas dan amanah, menjaga dan mengelola keuangan negara dengan penuh integritas, kejujuran, profesional, dan dedikasi tinggi pasti merasakan kekecewaan yang mendalam atas tindakan mereka yang mengkhianati nilai-nilai baik dan prinsip integritas yang kita jaga.

Kekecewaan kita harus kita salurkan dengan bekerja lebih baik lagi dan bekerja keras untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.

Kita akan bersama-sama membersihkan Kementerian Keuangan dari oknum-oknum yang telah mencoreng nama baik dan reputasi institusi kita.

baca juga

Kita bersama-sama akan meneruskan reformasi dan transformasi kelembagaan agar Kementerian Keuangan menjadi institusi yang bersih, profesional, kompeten, dan bermartabat serta kredibel atau dipercaya.

Besok pagi kita akan tetap berdiri tegar, menatap dengan percaya diri, bahwa kita mampu membangun Kementerian Keuangan yang dapat dipercaya dan dibanggakan oleh rakyat dan bangsa Indonesia.

Karena saya percaya bahwa sebagian besar jajaran dan pegawai Kemenkeu adalah mereka yang jujur dan berintegritas tinggi.

Mereka yang tidak lelah mencintai Indonesia dengan terus setia berbuat baik dengan membangun negara kita menjadi negara yang maju, adil, makmur, dan bermartabat.

Kita bersama-sama mampu melawan korupsi.

Sri Mulyani Indrawati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Mulyani Imbau Masyarakat Tidak Terhasut Isu Politik

Sri Mulyani Imbau Masyarakat Tidak Terhasut Isu Politik

Bisnis | Rabu, 23 November 2016 | 16:30 WIB

KPK Resmi Tetapkan Pejabat Ditjen Pajak sebagai Tersangka

KPK Resmi Tetapkan Pejabat Ditjen Pajak sebagai Tersangka

News | Selasa, 22 November 2016 | 19:18 WIB

KPK Tangkap Pejabat Pajak, Dirjen Pajak: Kasih Kopi Sianida Saja

KPK Tangkap Pejabat Pajak, Dirjen Pajak: Kasih Kopi Sianida Saja

Bisnis | Selasa, 22 November 2016 | 15:34 WIB

Menkeu Serukan Perang ke Pegawainya yang Korupsi

Menkeu Serukan Perang ke Pegawainya yang Korupsi

Bisnis | Selasa, 22 November 2016 | 15:00 WIB

Kenangan Masa Muda Sri Mulyani dengan CT di Kampus

Kenangan Masa Muda Sri Mulyani dengan CT di Kampus

News | Selasa, 22 November 2016 | 14:04 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB