Menkeu Serukan Perang ke Pegawainya yang Korupsi

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 22 November 2016 | 15:00 WIB
Menkeu Serukan Perang ke Pegawainya yang Korupsi
Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo menyampaikan keterangan pers tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2017 di kantor Kementerian Keuangan di Jakarta, Kamis (27/10). (Antara)

Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap salah seorang pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang diduga telah menerima suap Rp1,3 miliar dari salah seorang pengusaha untuk mengurangi total nilai pajak yang seharusnya dibayarkan oleh pengusaha tersebut.

Menanggapi kejadian tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengapresiasi langkah KPK yang berhasil menangkap seorang pegawai Ditjen Pajak tersebut. Namun, ia pun mengaku kecewa dengan kelakukan pegawainya yang berani melakukan korupsi. “Kalau orang korupsi dan tamak ini memang tidak ada batasnya. Orang yang sudah mentalnya rusak seperti ini sudah tidak bisa lagi diperbaiki,” kata Sri saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2016).

Ia pun mengaku geram dengan adanya kejadian ini. Pasalnya, sejak awal Ani sapaan akrabnya, dengan Presiden Joko Widodo telah memperingatkan kepada pegawai di Kementerian Keuangan terutama di Ditjen pajak untuk tidak melakukan praktik melanggar hukum seperti Pungutan liar atau Korupsi.

“Kalau dari diri sendiri tidak mau berubah, berarti akan berurusan dengan institusi penegak hukum,” katanya.

Ani pun mengaku tidak akan memberi ampun kepada para pegawainya yang masih nekat melakukan tindakan korupsi atau pungutan liar. Menurutnya, pegawai yang berani melakukan hal tersebut memiliki mental yang rusak dan tidak bisa diperbaiki. Sehingga pegawai tersebut harus dibasmi dan disingkirkan dari institusi pemerintahan.

"Mereka lah yang harusnya dihilangkan atau diperangi bersama, baik di internal, baik itu di pajak, bea cukai, kemenkeu," tegasnya.

Mantan Direktur Bank Dunia ini juga mengimbau kepada pegawai di institusi pemerintahan untuk segera melaporkan jika melihat atau mengetahui adanya kecurangan yang dilakukan oleh koleganya. Jika ingingatkan pun belum ampuh, lanjut Ani, pihaknya tak segan-segan akan langsung melibatkan institusi lain untuk menangkap pegawai nakal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenangan Masa Muda Sri Mulyani dengan CT di Kampus

Kenangan Masa Muda Sri Mulyani dengan CT di Kampus

News | Selasa, 22 November 2016 | 14:04 WIB

Sosialisasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Sosialisasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Foto | Selasa, 22 November 2016 | 14:01 WIB

Ini Kasus Pejabat Ditjen Pajak yang Ditangkap KPK

Ini Kasus Pejabat Ditjen Pajak yang Ditangkap KPK

News | Selasa, 22 November 2016 | 13:03 WIB

Kasus Suap, KPK Periksa Ketua DPRD Kebumen

Kasus Suap, KPK Periksa Ketua DPRD Kebumen

News | Selasa, 22 November 2016 | 12:14 WIB

KPK Tangkap Pejabat Dirjen Pajak, Ketua KPK Sebut Ini Kasus Baru

KPK Tangkap Pejabat Dirjen Pajak, Ketua KPK Sebut Ini Kasus Baru

News | Selasa, 22 November 2016 | 11:58 WIB

Pegawai Ditjen Pajak Kena OTT, KPK Akan Beri Penjelasan Resmi

Pegawai Ditjen Pajak Kena OTT, KPK Akan Beri Penjelasan Resmi

News | Selasa, 22 November 2016 | 07:09 WIB

Kajian Dana Partai Politik

Kajian Dana Partai Politik

Foto | Senin, 21 November 2016 | 18:48 WIB

Dana Parpol Melonjak, KPK Berlakukan Syarat Khusus

Dana Parpol Melonjak, KPK Berlakukan Syarat Khusus

News | Senin, 21 November 2016 | 17:11 WIB

KPK Klaim Sumbernya Kredibel untuk Usut 34 Proyek Mangkrak SBY

KPK Klaim Sumbernya Kredibel untuk Usut 34 Proyek Mangkrak SBY

News | Senin, 21 November 2016 | 16:06 WIB

Penegak Hukum Harus Jeli Banyak Harta Koruptor yang Disamarkan

Penegak Hukum Harus Jeli Banyak Harta Koruptor yang Disamarkan

News | Senin, 21 November 2016 | 15:01 WIB

Terkini

5 Ciri-Ciri Bedak Padat Sudah Kedaluwarsa atau Jamuran yang Bahaya untuk Kulit

5 Ciri-Ciri Bedak Padat Sudah Kedaluwarsa atau Jamuran yang Bahaya untuk Kulit

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Bentala Sella: Romansa Unik antara Dokter dan Pengusaha Sayur Hidroponik

Bentala Sella: Romansa Unik antara Dokter dan Pengusaha Sayur Hidroponik

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Pasokan Gas Terbatas, Pekanbaru Terancam Pemadaman Listrik Bergilir hingga 4 Jam

Pasokan Gas Terbatas, Pekanbaru Terancam Pemadaman Listrik Bergilir hingga 4 Jam

Riau | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Mengenal Gejala Kerusakan V-Belt Motor Matik, Jangan Tunggu Sampai Putus

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Legenda Liverpool: Pecat Michael Carrick, Pilih Unai Emery sebagai Pengganti

Legenda Liverpool: Pecat Michael Carrick, Pilih Unai Emery sebagai Pengganti

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:09 WIB

AXIS Manfaatkan Futsal Pelajar untuk Gaet Pelanggan Muda, Hadirkan Kuota hingga 2 GB per Hari

AXIS Manfaatkan Futsal Pelajar untuk Gaet Pelanggan Muda, Hadirkan Kuota hingga 2 GB per Hari

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa

Persib Sampaikan Duka atas Meninggalnya Bobotoh di Bogor Usai Laga Melawan Garudayaksa

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:06 WIB

Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali

Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:02 WIB

×