Beli Barang Harga Murah Malah Bikin Rugi, Kok Bisa

Angelina Donna

Selasa, 29 November 2016 | 20:25 WIB
Beli Barang Harga Murah Malah Bikin Rugi, Kok Bisa
Ilustrasi (duitpintar)

Suara.com - Hampir semua orang pastinya bersyukur ketika bisa beli barang harga murah. Apalagi kalau barang itu adalah incarannya.

Lihat saja ibu-ibu di pasar. Demi buncis seikat, mereka rela menghabiskan waktu sampai 5 menit buat menawar biar harganya turun 500 perak.

Begitu penjual menyerah, senyum tersungging di bibir para ibu. “Bisa ngirit,” begitu pikirnya.

Dalam kasus di pasar ini, mungkin memang penawaran itu akhirnya mendatangkan keuntungan finansial. Tapi hal ini tidak berlaku secara universal.

Artinya, beli barang harga murah bisa malah bikin rugi. Lha kok bisa?

Semua tentu setuju, mahal-murahnya suatu barang itu bergantung pada pribadi masing-masing. Relatif kalau kata orang-orang. Bisa saja buncis seikat seharga Rp2.000 mahal buat Bu Agus, tapi murah buat Bu Budi.

Sebab, pandangan itu dipengaruhi kondisi tiap-tiap individu. Misalnya Bu Budi mendapati harga buncis kebanyakan Rp2.500. Maka, harga Rp2.000 itu dianggap murah.

Sedangkan Bu Agus merasa kemarin beli buncis seharga Rp1.500. Begitu kini harganya Rp2.000, dia pun protes kemahalan.

Hal seperti inilah yang mendasari kenapa beli barang harga murah malah bisa bikin rugi buat sebagian orang. Bu Budi tentunya bakal lebih untung jika tahu bahwa harga buncis bisa ditawar sampai Rp 1.500, meski dia menganggap harga Rp2.000 itu sudah termasuk murah.

Berikut ini beberapa faktor yang bisa membuat beli barang harga murah malah bikin rugi:

1. Harga naik sebelum diskon

Di sejumlah pusat belanja, strategi harga dinaikkan sebelum didiskon acap ditemui. Jatuhnya harga tetap sama, kalaupun lebih murah hanya sedikit. Bahkan malah tipis di atas harga normal. Ini gawat.

Makanya, kita perlu bandingkan produk yang sama di tempat lain dulu. Syukur-syukur kita hafal harga produk itu sebelum dinaikkan sebelumnya, jadi tahu benar nggak itu harga dikorting.

2. Harus beli banyak

Ada produk yang harganya jadi murah kalau dibeli dalam jumlah banyak. Misalnya beli 3 gratis 1. Memang, harga jadi lebih murah. Tapi harus dilihat dulu barangnya.

Kalau beli banyak sekaligus, bakal kepakai gak semuanya. Jangan-jangan barang keburu kedaluwarsa sebelum sempat dipakai. Malah tekor.

3. Kualitas murahan

Harga murah gak selalu berarti kualitas barang itu murahan. Masalahnya, kadang kita gak peduli kualitas. Yang penting harganya murah.

Akhirnya, belum lama dipakai, barang udah rusak. Malah harus beli lagi yang baru, rogoh kocek lagi. Makanya, jangan hanya terfokus pada harga. Perhatikan juga kualitasnya.

4. Borong diskonan

Betul, barang yang didiskon harganya lebih murah. Tapi kalau borong barang diskonan sekalian, bisa-bisa ada barang yang sebenarnya gak dibutuhkan tapi kebeli.

Ingat, prioritaskan pos pengeluaran pada kebutuhan. Bukan keinginan. Yang jadi soal, mata kalau melihat diskon kadang lupa segalanya. Yang sebenarnya keinginan pun didesakkan menjadi kebutuhan. Begitu duit keluar, baru sadar pengeluaran itu sia-sia.

Poin-poin di atas sering menjadi faktor yang membuat beli barang harga murah malah bikin rugi. Ini belum termasuk satu hal di luar belanja namun terkait dengan pengeluaran juga, yakni ongkos.

Perhitungkan juga ongkos ke tempat belanja itu. Misalnya naik taksi atau kendaraan pribadi. Ongkos ini mestinya masuk komponen pengeluaran, jadi bisa lebih hati-hati deh dalam mengatur pengeluaran.

Baca juga artikel DuitPintar lainnya:

Beli Barang Juga Ada Aturannya Kalau Gak Mau Uang Habis Terus

Pengin Liburan Murah Meriah Yuk Manfaatkan Travel Fair

 Sssst Ini Trik Dapat Perlengkapan Bayi Murah Tapi Bagus Ngapain Beli yang Mahal

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips Beli Mobil Baru Biar Untung Banyak

Tips Beli Mobil Baru Biar Untung Banyak

Otomotif | Senin, 28 November 2016 | 19:58 WIB

Emas Perhiasan atau Batangan Sama Untungnya, Asal Tahu Triknya

Emas Perhiasan atau Batangan Sama Untungnya, Asal Tahu Triknya

Bisnis | Rabu, 12 Oktober 2016 | 19:33 WIB

5 Tanda Anda Belum Siap Jadi Orang Sukses

5 Tanda Anda Belum Siap Jadi Orang Sukses

Lifestyle | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:00 WIB

Cara Balik Nama dan Mutasi Kendaraan Plus Biayanya

Cara Balik Nama dan Mutasi Kendaraan Plus Biayanya

Otomotif | Rabu, 28 September 2016 | 20:30 WIB

Cara Buka Usaha dengan Modal Kecil

Cara Buka Usaha dengan Modal Kecil

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 20:12 WIB

Tak Perlu Malu Jual Barang Bekas

Tak Perlu Malu Jual Barang Bekas

Lifestyle | Jum'at, 16 September 2016 | 21:00 WIB

Terkini

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

Alasan Fresh Graduate Tak Boleh Bikin Satu CV saat Lamar Kerja di Beragam Perusahaan

Alasan Fresh Graduate Tak Boleh Bikin Satu CV saat Lamar Kerja di Beragam Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

Berapa Batas Usia CPNS 2026? Siap-siap Ada Aturan Baru Soal Batasan Umur

Berapa Batas Usia CPNS 2026? Siap-siap Ada Aturan Baru Soal Batasan Umur

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:03 WIB

BSU 2026 Cair November-Desember, Ini Cara Cek Informasi dan Syarat Penerimanya

BSU 2026 Cair November-Desember, Ini Cara Cek Informasi dan Syarat Penerimanya

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:00 WIB

Dorong Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Mendagri Raih CNN Indonesia Awards 2026

Dorong Transformasi Tata Kelola Pemerintahan Daerah, Mendagri Raih CNN Indonesia Awards 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:46 WIB

Stasiun Gambir Terbakar Malam Ini, Api Berasal dari Ruang Panel Listrik

Stasiun Gambir Terbakar Malam Ini, Api Berasal dari Ruang Panel Listrik

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:44 WIB

Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto Berdoa Indonesia Dijauhkan dari Anasir Jahat yang Tamak Kekuasaan

Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto Berdoa Indonesia Dijauhkan dari Anasir Jahat yang Tamak Kekuasaan

News | Sabtu, 07 November 2026 | 21:38 WIB

×