Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Dari Bawah Bantal Pindah Ke Bank

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 30 November 2016 | 11:14 WIB
Dari Bawah Bantal Pindah Ke Bank
Teras Kapal BRI di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Pagi ini terasa berbeda dari pagi biasanya yang warga ibu kota rasakan. Tidak ada suara mobil. Jumlah motor pun tidak banyak, yang ada keheningan pantai yang lebih tenang dan sepi dibandingkan dengan pantai-pantai kepulauan seribu lainnya. Para warga sudah melakukan aktivitas sejak pagi-pagi buta. Mereka dibangunkan oleh suara adzan subuh yang sudah mulai berkumandang pukul 04.30. Mendengar adzan mulai berkumandang, para warga pun bersiap untuk pergi ke Masjid untuk melakukan sholat berjamah. 

Suara hening dan udara sejuk di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, akan sulit ditemukan di perkotaan saat ini. Dengan wajah yang cerah dan senyum di bibir, mereka mulai bersiap menjemput rezeki di pagi hari. Tak pernah khawatir tak kebagian rezeki. Karena mereka berpandangan setiap orang memiliki rezekinya masing-masing. Tinggal daya juang yang tinggi dan semangat yang menentukkan nilai rezeki itu.

Selesai melakukan aktifitasnya dipagi hari, sekitar pukul 09.00, masyarakat di pulau yang usianya sudah masuk ke enam generasi ini, bersiap untuk mencari rezeki.  Sudah 30 tahun masyarakat di Kelurahan Untung Jawa, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKII Jakarta, ini menggantungkan hidupnya sebagai penjual ikan, mulai dari ikan asin, ikan bakar atau aneka seafood yang nantinya dijajakan kepada para wisatawan baik dari ibu kota atau luar kota yang mengunjungi pulau ini.

Seperti yang dilakukan oleh Supadmi. Wanita berusia 38 tahun ini mengantungkan hidupnya sebagai penjual ikan dan suaminya bekerja sebagai nelayan. Hasil jualannya digunakan untuk keperluannya sehari-hari. Namun kini, kehidupan Supadmi sedikit mengalami perubahan. Namun, perubahan yang sedikit tersebut justru memberikan dampak yang besar bagi kehidupan Supadmi dan keluarganya. 

Supadmi bercerita, saat masih muda, uang hasil jualan ikan asin dan aneka seafood ini hanya disimpan dibawah bantal atau dibawah tumpukan baju yang ada dilemari. Hal ini bukan hanya dilakukan oleh Supadmi, melainkan teman-teman ibu dari dua anak ini pun melakukan hal serupa. Bahkan, ia pun bercerita bahwa Supadmi dan Suaminya sempat mempercayakan uangnya kepada pedagang kelontong yang berada di Teluk Naga yang notabene pedagang ini adalah teman semasa kecil Supadmi.

“Dulu saya begitu waktu masih muda. Soalnya saya nggak ngerti bank itu apa, terus kalau ke kota kan jauh. Nah kebutulan itu teman saya dari kecil jadi saya titip ke dia. Sekali titip ya Rp500 ribu, seadanya aja, kalau simpan sendiri suka cepat habis,” ucapnya. 

Selama puluhan tahun masyarakat di Pulau Untung Jawa sangat kesulitan dalam mengakses perbankan, bahkan seluruh masyarakat di Pulai Seribu sangat sulit dalam mengakses perbankan lantaran letak bank yang harus menempuh waktu berjam-jam.

Sebelum berkenalan dengan perbankan, Supadmi bersama dengan warga lainnya di Pulau Untung Jawa menyimpan uang dengan cara yang tak biasa. Mereka berpandangan lebih aman menyimpan uang atau harta lainnya yang mereka miliki di rumah. Karena luas pulau yang kecil dan saling mengenal antara satu warga dengan lainnya, mereka tidak berprasangka buruk satu sama lain. “Maling atau pencuri disini nggak ada. Mau kabur juga susah, ini kan laut semua. Kami kenal satu sama lain,” kata Supadmi dan warga lainnya yang sedang berkumpul. 

Di rumah, para warga ini biasa menyelipkan uangnya yang mereka sebut brankas. “Simpennya di Brankas, kita disini ada brankas juga, Mba,” kata salah seorang warga. Brankas yang mereka maksud adalah kasur atau sebuah lubang yang dibuat di dinding yang terbuat dari bambu. 

baca juga

Seperti yang dilakukan oleh Parni ibu rumah tangga yang sering menyimpan uangnya didinding yang terbuat dari bambu dan sudah dilubangi. Atau terkadang, Parni juga menyimpannya di bawah tumpukan baju dilemari. Terkadang, uang simpanannya tersebut bisa mencapai puluhan juta rupiah Parni letakkan di bawah kasur. Istri dari Sulistio ini mengaku tak mau mneyimpan uangnya di Bank lantaran khawatir likuidasi bisa terjadi. 

Namun, seiringnya banyak sosialisasi mengenai produk keuangan dalam rangka peningkatan literasi keuangan di Indonesia, Supadmi, Parni dan warga lainnya perlahan-lahan mulai berkenalan dengan layanan perbankan, salah satunya Kapal Teras BRI. Bahkan, di pulai ini, ada Branchless Banking milik BRI yang diberinama BRILink (layanan perbankan tanpa kantor). 

Adapun Supadmi, ia kemudian mencoba layanan pinjaman modal kerja untuk menambah omzet dagangannya. Setiap Kapal Teras BRI berlabuh di Pulau Untung Jawa, Supadmi akan membayarkan cicilannya sesuai tenggat. Ia juga menyisihkan keuntungannya untuk ditabung di rekeningnya. Sedangkan untuk keperluan sehari-hari, ia juga menyisihkan uang sekitar Rp200 ribu. 

Setelah menjadi nasabah dari Kapal Teras BRI, Supadmi merasa akses layanan perbankan semakin mudah. Ditambah lagi, keberadaan beberapa agen BRILink, transaksi bisa dilakukan kapan saja. Penarikan Tunai bisa dilakukan kapan saja tanpa harus meninggu Teras Kapal BRI datang. Bisnis yang digelutinya sejak umu 25 tahun tersebut bisa bertambah lancar.
“Ya Alhamdulilah, saya jadi bisa menabung, saya juga punya modal untuk mengembangkan usaha. Saya pikir bank itu hanya untuk orang kaya yang mau nyimpen duit, ternyata nggak. Bank bisa dipakai apa aja untuk transaksi atau pinjaman usaha. Anak saya juga saya bikini rekening, kan lumayan nabung Rp5 sampai Rp10 ribu,” katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Mandiri Kucurkan Pinjaman 230 Juta Dolar AS ke Bukit Asam

Bank Mandiri Kucurkan Pinjaman 230 Juta Dolar AS ke Bukit Asam

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 10:49 WIB

BTN Perluas Jangkauan Kantor Cabang ke Rembang

BTN Perluas Jangkauan Kantor Cabang ke Rembang

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 09:56 WIB

Tantangan Edukasi Keuangan di Daerah Beragam

Tantangan Edukasi Keuangan di Daerah Beragam

Bisnis | Selasa, 29 November 2016 | 14:42 WIB

Dorong Investasi, Bank Mandiri Layani Transaksi BP Batam

Dorong Investasi, Bank Mandiri Layani Transaksi BP Batam

Bisnis | Selasa, 29 November 2016 | 06:55 WIB

Bank Mandiri Jaminkan Kredit Mikro ke Askrindo

Bank Mandiri Jaminkan Kredit Mikro ke Askrindo

Bisnis | Senin, 28 November 2016 | 11:20 WIB

BRI Jalin Kerjasama Strategis dengan Lion Air Group

BRI Jalin Kerjasama Strategis dengan Lion Air Group

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 16:16 WIB

Bank Mandiri dan Garuda Indonesia Luncurkan Program 'Mitrakarya'

Bank Mandiri dan Garuda Indonesia Luncurkan Program 'Mitrakarya'

Bisnis | Selasa, 15 November 2016 | 12:41 WIB

BTN Catatkan EBA-SP RP1 Triliun di Bursa Efek Indonesia

BTN Catatkan EBA-SP RP1 Triliun di Bursa Efek Indonesia

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 14:58 WIB

HIPMI Akui e-Commerce Masih Terganjal Akses Perbankan

HIPMI Akui e-Commerce Masih Terganjal Akses Perbankan

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 13:06 WIB

Bank Mandiri Kembangkan Startup Fintech Lewat Kompetisi

Bank Mandiri Kembangkan Startup Fintech Lewat Kompetisi

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 11:00 WIB

Terkini

4 Shio yang Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026, Banyak Hal Baik Datang

4 Shio yang Beruntung Hari Ini 8 Agustus 2026, Banyak Hal Baik Datang

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:10 WIB

Ketika Lomba 17-an Kehilangan Peserta: Apakah Indonesia Sedang Memasuki Era Krisis Anak?

Ketika Lomba 17-an Kehilangan Peserta: Apakah Indonesia Sedang Memasuki Era Krisis Anak?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:09 WIB

Cuma 40 Meter dari Ruang Kelas, Bunker Sekolah Simpan Ratusan Senjata hingga Narkoba

Cuma 40 Meter dari Ruang Kelas, Bunker Sekolah Simpan Ratusan Senjata hingga Narkoba

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:02 WIB

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

×