Tantangan Edukasi Keuangan di Daerah Beragam

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 29 November 2016 | 14:42 WIB
Tantangan Edukasi Keuangan di Daerah Beragam
Pemberdayaan usaha mikro di daerah melalui edukasi keuangan. [Dok ALFED]

Association of Lecturers for Financial and Economic Development (ALFED), sebuah asosiasi bagi para dosen di seluruh Indonesia yang fokus ke pengembangan keuangan dan ekonomi daerah menyelenggarakan Program Pemberdayaan Komunitas di daerah yang fokus pada edukasi keuangan. ALFED menyadari bahwa tantangan edukasi sebagai isu utama inklusi keuangan di Indonesia selayaknya menjadi perhatian para dosen sebagai salah satu ujung tombak dunia pendidikan. 

ALFED merupakan asosiasi yang diinisiasi oleh HSBC Indonesia dan Putera Sampoerna Foundation (PSF) melalui Sampoerna University (SU). Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama strategis jangka panjang antara HSBC dan PSF dalam program Pendidikan Perbankan dan Keuangan.  “Dosen adalah tulang punggung pemacu edukasi keuangan di daerah. Dengan peran Tri Dharmanya, mereka dapat membantu meneliti dan memetakan kebutuhan masyarakat di daerah, melihat peluang intervensi dari hasil penelitian tersebut dan melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat tersebut,” ujar Bambang Setiono Ph.D., Ketua Umum ALFED yang juga dosen di Sampoerna University dalam keterangan resmi, Selasa (29/11/2016).

Nuni Sutyoko, Senior Vice President and Head of Corporate Sustainability HSBC Indonesia, mengutarakan selama ini perbankan kerap melihat tantangan edukasi keuangan dari kacamata Jakarta. "Padahal, banyak tantangan unik di setiap daerah. Kami berharap, ALFED bisa menawarkan solusi edukasi keuangan dan perbankan dari daerah untuk daerah. Solusi-solusi yang tepat sasaran, kemudian turun seperti bola salju kepada lapisan masyarakat yang lain,” kata Nuni dalam kesempatan yang sama.

Sebagai bagian dari inisiatifnya, ALFED mendorong para dosen mengadakan Program Pemberdayaan Komunitas di daerah masing-masing. Meski ALFED baru diluncurkan 21 Oktober 2016, tercatat sampai saat ini sudah tersusun delapan  program dari enam daerah di Indonesia. Salah satu program menarik datang dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sana, salah satu tantangan utama adalah rendahnya ketertarikan warga usia produktif untuk berkarya di daerah asalnya dan justru memilih untuk merantau ke kota besar. Maka, program yang dicanangkan ALFED NTT adalah pelatihan pemberdayaan usaha mikro agar masyarakat bisa menjadi lebih produktif di wilayahnya sendiri.

“Produktivitas adalah kunci untuk meningkatkan inklusi keuangan warga, yang sekaligus mengarah pada peningkatan  kesejahteraan mereka. Melalui program pelatihan yang kami susun, kami berharap warga NTT dapat lebih termotivasi untuk membuka peluang usaha di daerahnya sendiri, misalnya di bidang pariwisata, perkebunan asam, kemiri, ataupun jagung,” ujar Enos Kabu, Koordinator Wilayah ALFED NTT yang juga dosen di Politeknik Negeri Kupang. Enos menyasar komunitas mahasiswa dan gereja untuk programnya.

Di antara rangkaian program yang direncanakan, salah satu pelatihan yang telah dilakukan adalah mengenai pengembangan usaha mikro, serta cara mendapatkan pinjaman dana dari lembaga keuangan. “Pengetahun dan keterampilan yang kami ajarkan termasuk menyusun laporan keuangan, karena ini merupakan komponen penting yang mampu mendukung usaha mikro mendapatkan kepercayaan dari pihak lain. Laporan yang tersusun jelas dan tepat juga akan mempermudah proses pendanaan, yang berdampak jangka panjang terhadap kelangsungan usaha,” cerita Enos yang dalam menjalankan program ini juga mendapatkan banyak bantuan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Melalui pelatihan tersebut, Enos menyebutkan sudah ada sekitar 100 orang yang kini memahami cara menyusun laporan keuangan. “Untuk di daerah seperti NTT, kemampuan menyusun laporan keuangan itu belum banyak dimiliki pebisnis mikro. Kami berusaha terus menumbuhkan semangat wirausaha agar mereka bisa berkarya di NTT, yang ujungnya adalah peningkatan inklusi keuangan. Kami juga akan terus melakukan pendampingan dan rangkaian pelatihan lain, agar sifat kegiatan ini berkelanjutan,” ceritanya.

Dari seluruh Program Pemberdayaan Komunitas yang sudah diadakan oleh anggota ALFED, nantinya akan diberikan sejumlah penghargaan bagi program terbaik. HSBC dan PSF melalui Sampoerna University akan memberikan penghargaan tambahan berupa dana hibah untuk mengembangkan program-program terbaik tersebut sehingga diharapkan dapat memicu wilayah lainnya untuk memulai inisiatif-inisiatif pemberdayaan terkait edukasi keuangan dan perbankan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

HIPMI Akui e-Commerce Masih Terganjal Akses Perbankan

HIPMI Akui e-Commerce Masih Terganjal Akses Perbankan

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 13:06 WIB

HIPMI Jaya dan BRI Kerjasama Permodalan untuk Pengusaha Pemula

HIPMI Jaya dan BRI Kerjasama Permodalan untuk Pengusaha Pemula

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 08:16 WIB

Pemerintah akan Luncurkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif

Pemerintah akan Luncurkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 08:23 WIB

HIPMI Dorong Bunga Kredit Bank Murah Buat Pelaku Startup

HIPMI Dorong Bunga Kredit Bank Murah Buat Pelaku Startup

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 12:05 WIB

Jokowi Kritik Masyarakat yang Menabung di Bank Masih Rendah

Jokowi Kritik Masyarakat yang Menabung di Bank Masih Rendah

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 06:33 WIB

Bank Commonwealth Luncurkan Program WISE

Bank Commonwealth Luncurkan Program WISE

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 12:37 WIB

BRI Hadirkan Bazaar Inklusi Keuangan Untuk Rakyat di Jayapura

BRI Hadirkan Bazaar Inklusi Keuangan Untuk Rakyat di Jayapura

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 07:11 WIB

Venture Capital Dibutuhkan Startup untuk Majukan Bisnis

Venture Capital Dibutuhkan Startup untuk Majukan Bisnis

Bisnis | Sabtu, 22 Oktober 2016 | 15:10 WIB

OJK Dorong Inklusi Keuangan ke Seluruh Pelosok Indonesia

OJK Dorong Inklusi Keuangan ke Seluruh Pelosok Indonesia

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 19:35 WIB

Tahun Ini BRI akan Tambah 2 Kantor Cabang Berbentuk Kapal

Tahun Ini BRI akan Tambah 2 Kantor Cabang Berbentuk Kapal

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 15:36 WIB

Terkini

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Aturan Baru Purbaya: Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Dapat Jatah Hasil Cukai Tembakau

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:19 WIB

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Ekonomi India Mulai Terpukul, Konflik Timur Tengah Bikin Aktivitas Bisnis Melambat

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 16:55 WIB