Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

BTN Catatkan EBA-SP RP1 Triliun di Bursa Efek Indonesia

Adhitya Himawan

Jum'at, 11 November 2016 | 14:58 WIB
BTN Catatkan EBA-SP RP1 Triliun di Bursa Efek Indonesia
Kantor Pusat BTN di Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bersama Sarana Multigriya Finansial (Persero) mencatatkan EBA-SP (Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi) SMF-BTN 02 Kelas A di pasar modal. EBA-SP tersebut bernilai Rp1 Triliun. Ini merupakan produk EBA yang kesembilan kalinya diterbitkan oleh BTN bekerjasama dengan SMF. Delapan seri produk EBA sebelumnya telah berhasil diserap di pasar.

Demikian Iman Nugroho Soeko, Direktur Bank BTN menjelaskan usai mencatatkan EBA-SP SMF-BTN 02 Kelas A di Bursa Efek Jakarta, Rabu (9/11/2016). Iman menambahkan transaksi sekuritisasi KPR melalui skema Efek Beragun Aset Berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) ini adalah yang kedua bagi Bank BTN. "Meskipun demikian produk EBA-SP merupakan produk EBA dan hari ini adalah produk yang kesembilan kalinya kami terbitkan," kata Iman.

Produk EBA mendapat sambutan positif dari para investor karena merupakan produk investasi yang aman dan menguntungkan dengan agunan asset KPR yang nilainya terus naik. Menurut Iman, BTN bersama SMF telah menginisiasi transaksi Sekuritisasi KPR sejak tahun 2009. Total sekuritisasi KPR yang telah diterbitkan sampai dengan saat ini dengan skema KIK EBA mencapai Rp5,455 triliun. "Sementara skema EBA-SP baru sebesar Rp200 miliar," ujar Iman.

Transaksi sekuritisasi asset ini menunjukkan komitmen BTN untuk mempelopori pengembangan pasar modal dan produk EBA merupakan sesuatu yang perlu didukung. Melalui transaksi sekuritisasi ini, Bank BTN dapat memanfaatkannya sebagai sumber dana penyaluran KPR baru sekaligus menjaga rasio kecukupan modal. "Diharapkan dengan transaksi sekuritisasi ini akan memberikan peluang yang cukup besar bagi BTN dalam mendukung pembiayaan perumahan bagi masyarakat menengah ke bawah, sekaligus dalam rangka mendukung program sejuta rumah yang menjadi program pemerintah saat ini," tegas Iman menambahkan.

EBA-SP SMF-BTN 02 yang dicatatkan di bursa efek tersebut bernilai total Rp1 triliun dengan masing-masing dibagi dalam dua seri. EBA seri A1 senilai Rp400 Miliar dengan jangka waktu 2 tahun. Kemudian EBA seri A2 senilai Rp513 Miliar dengan jangka waktu 5 tahun. Suku bunga masing-masing ditetapkan untuk Seri A1 suku bunga 8,15 persen dan Seri A2 suku bunga 8,75 persen. EBA-SP seri A ini mendapatkan rating id AAA.

Rumah merupakan kebutuhan pokok, kebutuhan rumah akan selalu meningkat bersamaan dengan bertambahnya penduduk. Saat ini penduduk Indonesia mencapai 257 juta jiwa, dengan pertumbuhan penduduk 1,49 persen per tahun. Dengan proyeksi ini kenaikan kebutuhan rumah mencapai 800 ribu unit per tahun.

Iman menyambut positif atas prakarsa SMF dalam mendukung pembiayaan perumahan bagi masyarakat menengah bawah melalui pola sekuritasi aset. Program sejuta rumah bukan menjadi tugas yang harus dipikul oleh BTN. Ini menjadi tugas bersama karena ini merupakan program pemerintah. "Semua pihak terkait dengan program ini diharapkan peran sertanya. Oleh karena itu kami memberikan apresiasi kepada SMF yang selama ini telah berperan aktif mendukung bisnis pembiayaan BTN," tutup Iman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bank Mandiri Kembangkan Startup Fintech Lewat Kompetisi

Bank Mandiri Kembangkan Startup Fintech Lewat Kompetisi

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 11:00 WIB

HIPMI Jaya dan BRI Kerjasama Permodalan untuk Pengusaha Pemula

HIPMI Jaya dan BRI Kerjasama Permodalan untuk Pengusaha Pemula

Bisnis | Rabu, 09 November 2016 | 08:16 WIB

BRI Jalin Kerjasama Layanan Transaksi Perbankan dengan Sarinah

BRI Jalin Kerjasama Layanan Transaksi Perbankan dengan Sarinah

Bisnis | Selasa, 08 November 2016 | 07:29 WIB

Gandeng LINE, Bank Mandiri Kembangkan Mandiri e-Cash

Gandeng LINE, Bank Mandiri Kembangkan Mandiri e-Cash

Bisnis | Senin, 07 November 2016 | 13:16 WIB

BNI Beri Kredit Rp450 Miliar Buat Proyek Jalan Tol Pandaan Malang

BNI Beri Kredit Rp450 Miliar Buat Proyek Jalan Tol Pandaan Malang

Bisnis | Jum'at, 04 November 2016 | 07:56 WIB

BTN Gandeng Gojek untuk Layanan Gopay Pada Nasabah

BTN Gandeng Gojek untuk Layanan Gopay Pada Nasabah

Bisnis | Kamis, 03 November 2016 | 14:19 WIB

Inilah Transformasi BRI Menuju Era Digital Banking

Inilah Transformasi BRI Menuju Era Digital Banking

Bisnis | Kamis, 03 November 2016 | 07:26 WIB

BRI Dukung Program Kemkominfo Bagikan 1 Juta Domain Gratis

BRI Dukung Program Kemkominfo Bagikan 1 Juta Domain Gratis

Bisnis | Kamis, 03 November 2016 | 07:02 WIB

Taspen Beli Saham Pos Indonesia di Bank Mantap

Taspen Beli Saham Pos Indonesia di Bank Mantap

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 11:29 WIB

Bank Mantap Tambah Modal Rp400 Miliar di 2016

Bank Mantap Tambah Modal Rp400 Miliar di 2016

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 11:24 WIB

Terkini

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB