Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Pembangunan Pondasi LRT di Palembang akan Kelar Juli 2017

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 15 Desember 2016 | 06:29 WIB
Pembangunan Pondasi LRT di Palembang akan Kelar Juli 2017
Proyek pembangunan LRT di Kota Palembang, Sumatera Selatan. [Antara/Nova Wahyudi]

Pembangunan fondasi kereta api ringan (light rail transit) Palembang, Sumatera Selatan ditargetkan selesai keseluruhannya pada Juli tahun 2017.

Pimpinan Proyek Kereta Api Ringan/LRT Palembang PT Waskita Karya Mashudi Jauhari, di Palembang, Kamis (15/12/2016), mengatakan untuk mencapai target itu akan berbenturan dengan jadwal pembangunan jalan layang dan permasalahan jaringan utilitas di sejumlah titik.

"Meski demikian pengerjaan LRT sudah mencapai 25 persen dan untuk pengerjaan konstruksi masih sesuai jadwal. Sedangkan pengerjaan fondasi sudah terealisasi hingga 95 persen," kata dia.

Namun, lanjut Mashudi, pembangunan fondasi di beberapa titik masih terkendala sejumlah hal terutama adanya jaringan utilitas dan pengerjaan jalan layang di Simpang Tanjung Api Api.

Permasalahan terkait utilitas berada di kawasan kolam retensi Simpang Polda Sumsel yang terdapat pipa air, dan zona III yang masih ada jaringan pipa gas.

"Sampai saat ini, kami terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar jaringan utilitas itu dapat digeser atau dipindahkan, sehingga tidak mengganggu pembangunan," kata dia pula.

Selain itu, pembangunan fondasi juga terkendala dengan adanya pengerjaan proyek Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) yakni pembangunan jalan layang di persimpangan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang -Tanjung Api Api.

Jalan layang yang menjadi perlintasan antara Palembang dan jalur menuju Jambi itu akan dibangun dengan panjang 480 meter.

Saat ini, pengerjaan di kawasan tersebut difokuskan pada pengerjaan jalan layang terlebih dahulu, sedangkan pembangunan LRT akan menyusul karena jalur konstruksi LRT akan berada di atas dan di sela-sela jalan layang.

Walaupun dihadapkan sejumlah kendala, Mashudi tetap optimistis pengerjaan fondasi di daratan dapat selesai pada pertengahan tahun 2017, mengingat target selesai yakni pada Juni 2018. Bahkan, pelaksanaan uji coba LRT sudah harus dilakukan sejak tiga bulan sebelum operasional LRT terlaksana.

"Itulah sebabnya, pembangunan konstruksi tidak boleh berhenti," kata dia lagi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut Janji akan Perpanjang Landasan Bandara Lembata

Luhut Janji akan Perpanjang Landasan Bandara Lembata

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 09:19 WIB

Malaysia dan Singapura Teken Kerjasama Bangun Kereta Cepat

Malaysia dan Singapura Teken Kerjasama Bangun Kereta Cepat

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 06:44 WIB

Gapensi: Standarisasi Tahan Gempa Dimulai di Proyek Infrastruktur

Gapensi: Standarisasi Tahan Gempa Dimulai di Proyek Infrastruktur

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 07:21 WIB

Kementerian PUPR dan WIKA Beton Manfaatkan Teknologi Konstruksi

Kementerian PUPR dan WIKA Beton Manfaatkan Teknologi Konstruksi

Bisnis | Senin, 12 Desember 2016 | 14:58 WIB

Kementerian PUPR Dorong Infrastruktur Kawasan Indonesia Timur

Kementerian PUPR Dorong Infrastruktur Kawasan Indonesia Timur

Bisnis | Senin, 12 Desember 2016 | 09:11 WIB

Peran Swasta Dalam Pembangunan Infrastruktur Didorong

Peran Swasta Dalam Pembangunan Infrastruktur Didorong

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 08:24 WIB

Pemda yang Berprestasi Bangun Infrastrastruktur Dapat Apresiasi

Pemda yang Berprestasi Bangun Infrastrastruktur Dapat Apresiasi

Bisnis | Minggu, 11 Desember 2016 | 06:58 WIB

Ini Cara Kementerian PUPR Berantas Korupsi Infrastruktur

Ini Cara Kementerian PUPR Berantas Korupsi Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 05:00 WIB

RUU Jasa Konstruksi Siap Dibawa ke Rapat Paripurna DPR

RUU Jasa Konstruksi Siap Dibawa ke Rapat Paripurna DPR

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 04:00 WIB

Menteri Basuki Cek Kondisi Infrastruktur di Aceh

Menteri Basuki Cek Kondisi Infrastruktur di Aceh

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 04:00 WIB

Terkini

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:15 WIB

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:21 WIB

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:04 WIB