Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Impor Riau 138,55 Juta Dolar AS

Ririn Indriani | Suara.com

Sabtu, 17 Desember 2016 | 03:06 WIB
Impor Riau 138,55 Juta Dolar AS
Ilustrasi peti kemas yang mengangkut barang-barang impor.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Riau mencatat selama Oktober 2016 impor komoditas migas dan non migas Riau tercatat sebesar 138,55 juta dolar AS.

"Impor pada Oktober 2016 itu mengalami kenaikan sebesar 42,91 persen dibanding impor selama September 2016 yang mencapai 96,95 juta dolar AS," kata Kepala BPS Riau, Aden Gultom di Pekanbaru, Jumat (16/12/2016).

Menurut dia, kenaikan ini disebabkan oleh naiknya impor migas yang tercatat sebesar 631,71 persen, meskipun impor non migas turun sebesar 1,69 persen.

Aden mengatakan, selama Januari-Oktober 2016, nilai impor Riau mencapai 1,12 miliar dolar AS atau turun 4,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2015 yang besarnya 1,17 miliar dolar AS.

"Penurunan impor ini disebabkan oleh menurunnya impor migas yang tercatat sebesar 13,93 persen dan impor non migas yang tercatat sebesar 1,81 persen," katanya.

Penurunan terbesar impor non migas Riau selama Oktober 2016 terhadap bulan sebelumnya terjadi pada mesin-mesin atau pesawat mekanik yang tercatat sebesar 28,56 jutadolar AS, pupuk seebsar 6,48 juta dolar AS, dan kertas dan karton sebesar 1,72 juta dolar AS.

Sedangkan kenaikan impor non migas terbesar terjadi pada kapal laut yang tercatat sebesar 30 juta, dolar AS, bubur kayu (Pulp) sebesar 2,29 juta dolar AS, bahan kimia organik sebesar 1,56 juta dolar AS, hasil penggilingan 1,15 juta dolar AS, dan bahan kimia anorganik sebesar 0,93 juta dolar AS.

Sementara itu impor non migas Riau selama Januari-Oktober 2016 didominasi oleh mesin-mesi atau pesawat mekanik 370,71 juta dolar AS (39,64 persen), kemudian pupuk sebesar 226,44 juta dolar AS (24,21 persen), bubur kayu (Pulp) 43,56 juta dolar AS (4,66 persen), serta kertas dan karton 33,30 juta dolar AS (3,56 persen) dengan kontribusi keempatnya mencapai 72,07 persen.

Secara keseluruhan, impor 10 golongan barang utama non migas pada periode Januari-Oktober 2016 memberikan kontribusi sebesar 86,88 persen terhadap total impor non migas Riau.

"Kontribusi impor non migas di luar sepuluh golongan barang utama sebesar 13,12 persen. Dari sisi pertumbuhan, impor sepuluh golongan barang utama pada Januari-Oktober 2016 mengalami kenaikan sebesar 8,18 persen terhadap periode yang sama tahun 2015," terang Aden. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stop Impor Migas di 2017, Begini Cara Arcandra Tahar

Stop Impor Migas di 2017, Begini Cara Arcandra Tahar

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 14:26 WIB

Impor Indonesia Januari-November 2016 Turun 5,94 Persen

Impor Indonesia Januari-November 2016 Turun 5,94 Persen

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 13:52 WIB

Xaveriandy Ungkap Peran Irman dalam Kasus Kuota Gula

Xaveriandy Ungkap Peran Irman dalam Kasus Kuota Gula

News | Selasa, 13 Desember 2016 | 17:10 WIB

Terkini

Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak

Akui Kecolongan, Purbaya Copot 2 Pejabat Kemenkeu Buntut Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 18:36 WIB

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Alasan Target Harga BBRI Tembus Rp4.000, Ini Analisa Lengkapnya

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:57 WIB

Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Pengelola Kopdes Merah Putih Bakal Digembleng Latihan Komcad

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:52 WIB

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Laba BBRI Melesat, Analis Beri Target Harga Segini

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:46 WIB

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp 173 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:30 WIB

GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Perkuat Posisi Indonesia di Peta Motorsport Global

GT World Challenge Asia 2026 di Mandalika Perkuat Posisi Indonesia di Peta Motorsport Global

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:26 WIB

IHSG Ditutup Menguat Tipis, Sempat Tembus 7.000 Namun Tertahan Koreksi Saham Teknologi

IHSG Ditutup Menguat Tipis, Sempat Tembus 7.000 Namun Tertahan Koreksi Saham Teknologi

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 17:21 WIB

Purbaya Girang Data BPS Ungkap Inflasi April Turun: Sekarang Anda Kritik Tuh Ekonom!

Purbaya Girang Data BPS Ungkap Inflasi April Turun: Sekarang Anda Kritik Tuh Ekonom!

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 16:34 WIB

Purbaya Bantah Masuk Rumah Sakit hingga Dipecat: Banyak Gosip ya?

Purbaya Bantah Masuk Rumah Sakit hingga Dipecat: Banyak Gosip ya?

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 16:20 WIB

Data Ekonomi Loyo, Rupiah Terkapar ke Level Rp17.394 per Dolar AS

Data Ekonomi Loyo, Rupiah Terkapar ke Level Rp17.394 per Dolar AS

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 15:53 WIB