Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Impor Riau 138,55 Juta Dolar AS

Ririn Indriani

Sabtu, 17 Desember 2016 | 03:06 WIB
Impor Riau 138,55 Juta Dolar AS
Ilustrasi peti kemas yang mengangkut barang-barang impor.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Riau mencatat selama Oktober 2016 impor komoditas migas dan non migas Riau tercatat sebesar 138,55 juta dolar AS.

"Impor pada Oktober 2016 itu mengalami kenaikan sebesar 42,91 persen dibanding impor selama September 2016 yang mencapai 96,95 juta dolar AS," kata Kepala BPS Riau, Aden Gultom di Pekanbaru, Jumat (16/12/2016).

Menurut dia, kenaikan ini disebabkan oleh naiknya impor migas yang tercatat sebesar 631,71 persen, meskipun impor non migas turun sebesar 1,69 persen.

Aden mengatakan, selama Januari-Oktober 2016, nilai impor Riau mencapai 1,12 miliar dolar AS atau turun 4,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2015 yang besarnya 1,17 miliar dolar AS.

"Penurunan impor ini disebabkan oleh menurunnya impor migas yang tercatat sebesar 13,93 persen dan impor non migas yang tercatat sebesar 1,81 persen," katanya.

Penurunan terbesar impor non migas Riau selama Oktober 2016 terhadap bulan sebelumnya terjadi pada mesin-mesin atau pesawat mekanik yang tercatat sebesar 28,56 jutadolar AS, pupuk seebsar 6,48 juta dolar AS, dan kertas dan karton sebesar 1,72 juta dolar AS.

Sedangkan kenaikan impor non migas terbesar terjadi pada kapal laut yang tercatat sebesar 30 juta, dolar AS, bubur kayu (Pulp) sebesar 2,29 juta dolar AS, bahan kimia organik sebesar 1,56 juta dolar AS, hasil penggilingan 1,15 juta dolar AS, dan bahan kimia anorganik sebesar 0,93 juta dolar AS.

Sementara itu impor non migas Riau selama Januari-Oktober 2016 didominasi oleh mesin-mesi atau pesawat mekanik 370,71 juta dolar AS (39,64 persen), kemudian pupuk sebesar 226,44 juta dolar AS (24,21 persen), bubur kayu (Pulp) 43,56 juta dolar AS (4,66 persen), serta kertas dan karton 33,30 juta dolar AS (3,56 persen) dengan kontribusi keempatnya mencapai 72,07 persen.

Secara keseluruhan, impor 10 golongan barang utama non migas pada periode Januari-Oktober 2016 memberikan kontribusi sebesar 86,88 persen terhadap total impor non migas Riau.

"Kontribusi impor non migas di luar sepuluh golongan barang utama sebesar 13,12 persen. Dari sisi pertumbuhan, impor sepuluh golongan barang utama pada Januari-Oktober 2016 mengalami kenaikan sebesar 8,18 persen terhadap periode yang sama tahun 2015," terang Aden. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Stop Impor Migas di 2017, Begini Cara Arcandra Tahar

Stop Impor Migas di 2017, Begini Cara Arcandra Tahar

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 14:26 WIB

Impor Indonesia Januari-November 2016 Turun 5,94 Persen

Impor Indonesia Januari-November 2016 Turun 5,94 Persen

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 13:52 WIB

Xaveriandy Ungkap Peran Irman dalam Kasus Kuota Gula

Xaveriandy Ungkap Peran Irman dalam Kasus Kuota Gula

News | Selasa, 13 Desember 2016 | 17:10 WIB

Terkini

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Masih Nyaman di Level Rp17.804

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:41 WIB

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

BSI Implementasikan Green Zakat, Sampah Anorganik Bisa Jadi Tabungan Emas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:38 WIB

Dua Pembangkit Alami Gangguan Jadi Biang Kerok Listrik di Jawa Padam Bergilir

Dua Pembangkit Alami Gangguan Jadi Biang Kerok Listrik di Jawa Padam Bergilir

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:25 WIB

BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026

BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:17 WIB

Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya

Anak Muda Ramai Investasi tapi Tak Paham Cara Kerjanya, IPOT Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:16 WIB

Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni

Punya Nahkoda Baru, Eks Direksi Telkom Budi Setyawan Jadi Bos Pelni

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:11 WIB

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Ancaman PHK Meningkat, Pendaftaran Program Indonesia Pintar Ikut Melonjak

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:41 WIB

Tak Hanya Kelola Kebun, Emiten TAPG Juga Investasi SDM

Tak Hanya Kelola Kebun, Emiten TAPG Juga Investasi SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:36 WIB

Meski Pasar Saham RI Tak turun Kelas, Investor Asing Tetap Bawa Kabur Rp1,39 T

Meski Pasar Saham RI Tak turun Kelas, Investor Asing Tetap Bawa Kabur Rp1,39 T

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:29 WIB

Jelang RUPST, MDKA Usulkan Perombakan Direksi Besar-Besaran

Jelang RUPST, MDKA Usulkan Perombakan Direksi Besar-Besaran

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 14:12 WIB