Stop Impor Migas di 2017, Begini Cara Arcandra Tahar

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 15 Desember 2016 | 14:26 WIB
Stop Impor Migas di 2017, Begini Cara Arcandra Tahar
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar memberikan ceramah di Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, Selasa (16/8). [suara.com/Oke Atmaja]

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar mengatakan bahwa pada 2017 mendatang pemerintah akan berusaha meminimalisir impor Minyak dan Gas. Bahkan, pengurangan impor tersebut masuk dalam program utama Kementerian ESDM 2017 mendatang.

Arcandra mejelaskan, salah satu cara untuk meminimalisir impor migas tersebut dengan menggenjot pengembangan energi terbarukan yang akan dilakukan secara bertahap.

"Kalau kita lihat 2017 minyak bumi produksinya sekitar 815 ribu bph sekarang 820 ribu. Gas bumi kita masih di sekitar 1.150 boepd di 2017," kata Arcandra dalam seminar Indonesia Economic Outlook di Hotel Mulia, Jakarta Selatan, Kamis (15/12/2016).

Dengan melihat produksi disektor migas tersebut, pada 2017 Arcandra akan mendorong penggunaan gas bumi di dalam negeri mencapai 62 persen, sedangkan batubara sekira 29 persen.

"Terutama kita akan perluas penggunaan gas. Kami juga akan membangun terminal pipa gas, SPBG dan jargas kota. Sehingga masyarakat mudah memperoleh energi gas," katanya.

Selain itu, lanjut Arcandra, Kementerian ESDM akan terus menggenjot investasi dari dalam negeri. Ia pun berharap, swasta dapat berperan aktif membantu pemerintah dalam pengembangan EBT.

"Kalau swasta ikut aktif juga, APBN kita jadi tidak terbebani dan pembangunan infrastruktur bisa berjalan lancar dan selesai tepat waktu," kata Arcandra. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Industri Senjata AS akan Kelola Sampah Jadi Listrik di Sumsel

Industri Senjata AS akan Kelola Sampah Jadi Listrik di Sumsel

Bisnis | Kamis, 15 Desember 2016 | 06:39 WIB

Kementerian ESDM Klaim Gross Split Perkuat Industri Nasional

Kementerian ESDM Klaim Gross Split Perkuat Industri Nasional

Bisnis | Rabu, 14 Desember 2016 | 07:16 WIB

Inilah Isi Anggaran Kementerian ESDM Tahun 2017

Inilah Isi Anggaran Kementerian ESDM Tahun 2017

Bisnis | Jum'at, 09 Desember 2016 | 06:24 WIB

Pertamina Hulu Energi Incar Cadangan Migas Baru

Pertamina Hulu Energi Incar Cadangan Migas Baru

Bisnis | Kamis, 08 Desember 2016 | 04:00 WIB

Skema Gross Split Kontrak Migas Dianggap Khianati Nawacita Jokowi

Skema Gross Split Kontrak Migas Dianggap Khianati Nawacita Jokowi

Bisnis | Kamis, 08 Desember 2016 | 04:00 WIB

Indonesia Memutuskan Membekukan Sementara Keanggotaan di OPEC

Indonesia Memutuskan Membekukan Sementara Keanggotaan di OPEC

Bisnis | Kamis, 01 Desember 2016 | 08:54 WIB

Kementerian ESDM Lelang Tiga Wilayah Kerja Migas

Kementerian ESDM Lelang Tiga Wilayah Kerja Migas

Bisnis | Senin, 31 Oktober 2016 | 23:09 WIB

PLN Diminta Tak Lagi Mengeluh untuk Beli Listrik Tenaga Surya

PLN Diminta Tak Lagi Mengeluh untuk Beli Listrik Tenaga Surya

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 06:39 WIB

PT Investa Stellar Dana Tertarik Bisnis Energi Terbarukan

PT Investa Stellar Dana Tertarik Bisnis Energi Terbarukan

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2016 | 17:22 WIB

APLSI  Optimis Ignasius Jonan Sanggup Menjadi Menteri ESDM

APLSI Optimis Ignasius Jonan Sanggup Menjadi Menteri ESDM

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2016 | 20:16 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×