Investasi dan Konsumsi, Dua Faktor Stabilnya Pertumbuhan Ekonomi

Arsito Hidayatullah

Rabu, 28 Desember 2016 | 00:42 WIB
Investasi dan Konsumsi, Dua Faktor Stabilnya Pertumbuhan Ekonomi
Ilustrasi investasi properti. (Shutterstock)

Suara.com - Pertumbuhan perekonomian yang stabil di Republik Indonesia dinilai tidak lain karena faktor investasi dan konsumsi yang tinggi dari masyarakat di Tanah Air.

"Suatu hal yang sulit kita pungkiri adalah pertumbuhan yang stabil tersebut tidak lepas dari sumbangan terbesar dari sektor konsumsi sebesar 53,8 persen dan investasi sebesar 31,6 persen," kata Wakil Ketua MPR Taufik Kurniawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Menurut politisi Partai Amanat Nasional itu, kedua hal tersebut merupakan penyumbang terbesar pertumbuhan pada tahun 2016 ini.

Namun, lanjutnya, pada saat yang bersama pengetatan dan penurunan pengeluaran anggaran pemerintah pada tahun ini akan berimbas pada target pertumbuhan 2017. Dia juga mengingatkan bahwa melihat kecenderungan ekonomi global, Cina dan Amerika Serikat juga dinilai sedang melakukan revisi kebijakan ekonominya masing-masing.

"China dan AS pun sedang dilanda gerakan revisi kebijakan ekonomi yang setiap saat mempengaruhi ekonomi dalam negeri, khususnya nilai tukar rupiah," kata Taufik.

Sebelumnya, Kepala Ekonom Bank Mandiri Anton Gunawan menilai lembaga pemeringkat Standard and Poor's (S&P) seharusnya sudah mengganjar Indonesia dengan peringkat layak investasi (investment grade), namun hal itu terhambat karena mekanisme internal di lembaga asal New York tersebut.

"S&P selalu mencoba menambah faktor penilaian yang kadang-kadang muncul, seperti masalah politik-lah, yang akhirnya mencegah mereka untuk 'upgrade'. Jadi masalahnya lebih ke S&P," kata Anton di Jakata, Kamis (22/12).

Anton mengatakan kriteria penilaian S&P itu berbeda dengan penilaian dari lembaga pemeringkat internasional lain, seperti Fitch Ratings dan Moody's, yang dinilai lebih banyak penilaian kepada aspek makroekonomi.

Sebagaimana diwartakan, Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai bahwa keamanan merupakan salah satu faktor yang menentukan investor untuk menempatkan investasinya di suatu negara.

Keamanan menjadi salah satu faktor yang menentukan bagi investor terutama asing untuk berinvestasi ke suatu negara, termasuk Indonesia.

"Kalau keamanan tidak terjamin, maka dunia investasi terpengaruh," ujar Direktur BEI Samsul Hidayat di sela Seminar Partisipan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di Jakarta, Kamis (15/12).

Menurut Samsul Hidayat, salah satu penggerak pasar modal Indonesia adalah investor asing. Bagi investor asing, Indonesia masih menjadi tempat yang kondusif untuk berinvestasi karena memberikan imbal hasil yang cukup tinggi.

Sementara itu, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus melakukan perbaikan layanan investasi sebagai upaya antisipasi semakin menguatnya kurs dolar AS yang berdampak pada melemahnya mata uang negara-negara lain termasuk Indonesia.

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong (20/12) mengatakan perbaikan layanan investasi merupakan salah satu kebijakan reformasi ekonomi yang harus terus dilakukan.

"Terpilihnya Donald Trump dengan kebijakan 'America First'-nya berdampak pada melemahnya nilai tukar mata uang negara-negara lain termasuk Indonesia. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah terus melakukan perbaikan layanan investasi," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Mulyani: Orang Indonesia Kerja Keras Tapi Asetnya Tidur

Sri Mulyani: Orang Indonesia Kerja Keras Tapi Asetnya Tidur

Bisnis | Jum'at, 23 Desember 2016 | 15:35 WIB

Menperin Optimis Industri Makanan Minuman Jadi Motor Ekonomi RI

Menperin Optimis Industri Makanan Minuman Jadi Motor Ekonomi RI

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 13:31 WIB

Kontribusi Industri 17,82 Persen Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Kontribusi Industri 17,82 Persen Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2016 | 13:24 WIB

Respon Fluktuasi Nilai Tukar, BKPM Perbaiki Layanan Investasi

Respon Fluktuasi Nilai Tukar, BKPM Perbaiki Layanan Investasi

Bisnis | Selasa, 20 Desember 2016 | 15:00 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×