Pembangunan Nasional Tak Lagi Andalkan Komoditas dan SDA

Adhitya Himawan

Selasa, 03 Januari 2017 | 05:13 WIB
Pembangunan Nasional Tak Lagi Andalkan Komoditas dan SDA
Tanaman kelapa sawit di Kabupaten Ketapang, Kaliamantan Barat [Suara.com/Adhitya Himawan]

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menargetkan untuk menjaga stabilitas pembangunan nasional secara konsisten.

"Salah satu caranya adalah dengan menghindari pembangunan yang mengandalkan sumber daya alam (SDA) pada tahun 2017," katanya saat dihubungi di Jakarta, Senin (2/1/2017), menjelang dimulainya aktivitas perencanaan dan pembangunan pemerintah.

Ia mengatakan bahwa Pemerintah terus berupaya mencari jalan agar ke depan kebutuhan pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih "sustainable". Artinya, pertumbuhan tidak lagi bergantung pada komoditas dan SDA.

"Gejolaknya sangat ekstrem sehingga bisa berdampak signifikan pada pembangunan nasional," katanya.

Kepala Bappenas mengatakan bahwa pada tahun 2016 perekonomian Indonesia sudah mulai terjaga, bahkan mampu meng-"cover" dampak terburuk dari penurunan harga komoditas dan SDA. Meski demikian, Pemerintah tetap berupaya mencari jalan lain untuk tetap menjaga stabilitas pertumbuhan.

Menurut dia, mulai 2017 Pemerintah tidak mau bergantung pada sumber perekonomian yang berpotensi besar untuk mengalami gejolak tinggi. Masalahnya, akibat dari ketergantungan pada satu jenis komoditas, perekonomian Indonesia mengalami gelombang yang sangat berat. Oleh karena itu, Pemerintah bertekad menghindari pertumbuhan yang bersumber pada komoditas semata.

"Pemerintah sekarang mau berupaya agar kita ke depannya dapat menjaga dan meningkatkan perekonomian yang Indonesia yang lebih 'sustain' atau berkelanjutan," kata Menteri Bambang.

Supaya ke depannya, kata dia, naik atau turunnya angka komoditas di pasar internasional menjadi minimal terhadap pertumbuhan ekonomi sehingga tidak membuat ekonomi Indonesia sampai turun terus. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perhatian ke Indonesia Timur di Era Jokowi Terbesar Dalam Sejarah

Perhatian ke Indonesia Timur di Era Jokowi Terbesar Dalam Sejarah

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 05:00 WIB

Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemerintah Siapkan Rp18 Triliun

Wujudkan Ketahanan Pangan, Pemerintah Siapkan Rp18 Triliun

Bisnis | Senin, 02 Januari 2017 | 01:00 WIB

Politisi Golkar Setuju Investasi Swasta Digenjot di Infrastruktur

Politisi Golkar Setuju Investasi Swasta Digenjot di Infrastruktur

Bisnis | Sabtu, 24 Desember 2016 | 09:42 WIB

Hasanuddin Dilantik Gantikan Priyadi Kardono di Bappenas

Hasanuddin Dilantik Gantikan Priyadi Kardono di Bappenas

Bisnis | Senin, 05 Desember 2016 | 14:01 WIB

Jokowi Minta Dana Desa Tepat Sasaran Kepada Masyarakat

Jokowi Minta Dana Desa Tepat Sasaran Kepada Masyarakat

Bisnis | Rabu, 30 November 2016 | 12:53 WIB

Bappenas Bantah Rupiah Turun Karena Donald Trump Menang

Bappenas Bantah Rupiah Turun Karena Donald Trump Menang

Bisnis | Jum'at, 11 November 2016 | 12:48 WIB

Bappenas Beberkan Jurus Jitu Atasi Pengangguran

Bappenas Beberkan Jurus Jitu Atasi Pengangguran

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 18:02 WIB

Kajian Tanggul Laut Teluk Jakarta Segera Diserahkan ke Jokowi

Kajian Tanggul Laut Teluk Jakarta Segera Diserahkan ke Jokowi

Bisnis | Rabu, 26 Oktober 2016 | 13:57 WIB

Rata-rata Harga Komoditas Pangan Turun 1-3 Persen

Rata-rata Harga Komoditas Pangan Turun 1-3 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Oktober 2016 | 17:08 WIB

SDA Tak Merata, Kesejahteraan Masyarakat Tak Merata

SDA Tak Merata, Kesejahteraan Masyarakat Tak Merata

Bisnis | Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:42 WIB

Terkini

Facelift BYD Atto 1 Meluncur Kapan? Bagasi Besar, Ada Lidar

Facelift BYD Atto 1 Meluncur Kapan? Bagasi Besar, Ada Lidar

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Hutan

Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Ditutup Imbas Kebakaran Hutan

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Potret Kumuh Kampung Pelangi di Selatan Jakarta: Dihantui Banjir Saat Hujan Deras

Potret Kumuh Kampung Pelangi di Selatan Jakarta: Dihantui Banjir Saat Hujan Deras

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Cara Bikin Masker Bedak Marcks untuk Hempas Jerawat dan Beruntusan

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Mengenal Kuliner Thailand Tak Cuma Lewat Tom Yum, Nasi Goreng Nanas Jadi Cara Berbeda

Mengenal Kuliner Thailand Tak Cuma Lewat Tom Yum, Nasi Goreng Nanas Jadi Cara Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:07 WIB

Capek Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Main Aplikasi Kencan Malah Terasa Kayak Interview Kerja

Capek Ditanya Kapan Nikah? Ini Alasan Main Aplikasi Kencan Malah Terasa Kayak Interview Kerja

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Menteri Lingkungan Singapura Perintahkan Bos 7 Perusahaan Indonesia Padamkan Karhutla

Menteri Lingkungan Singapura Perintahkan Bos 7 Perusahaan Indonesia Padamkan Karhutla

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Apa Itu Femisida? Bahaya Nyata Toxic Relationship yang Sering Dianggap Sepele

Apa Itu Femisida? Bahaya Nyata Toxic Relationship yang Sering Dianggap Sepele

Video | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?

Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?

Malang | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:58 WIB

Update! Ini Daftar Harga Motor Trail Bekas Yamaha WR155, Kawasaki KLX150, dan Honda CRF150L

Update! Ini Daftar Harga Motor Trail Bekas Yamaha WR155, Kawasaki KLX150, dan Honda CRF150L

Otomotif | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:55 WIB

×