Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Potensi Rumah Subsidi di Jawa Timur Masih Sangat Tinggi

Adhitya Himawan

Selasa, 31 Januari 2017 | 06:31 WIB
Potensi Rumah Subsidi di Jawa Timur Masih Sangat Tinggi
Komplek perumahan subsidi di Citayam, Bogor, Jawa Barat. [Suara.com/Syaiful Rachman]

Salah satu Pemilik PT Kokoh Anugerah Nusantara (KAN) yang bergerak dibidang properti, Kan Eddy menyebutkan potensi pasar perumahan segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Jatim masih sangat tinggi dan belum tergarap maksimal oleh sebagian besar pengusaha.

"Di Jatim, sesuai data yang kami terima kekurangan sebanyak 680 ribu unit rumah segmen MBR, dan itu adalah segmen gemuk. Kami pastikan tidak mampu memenuhinya sendiri," kata Eddy di sela pameran properti di Surabaya, Senin (30/1/2017).

Oleh karena itu, kata Eddy potensi ini perlu dibidik dengan berbagai mekanisme pembayaran dan jaminan keuangan dari perbankan, sehingga akan meningkatkan derajat masyarakat Indonesia, khususnya kelas menengah kebawah.

"Kami membidik segmen ini dengan membuka dua program, yakni akses rumah untuk pensiunan atau yang akan menjalani masa pensiun serta akses rumah untuk masyarakat yang dianggap 'non bankable' seperti pekerja nonformal," ujar Eddy.

Ia mengakui saat ini belum ada perusahaan properti yang bisnisnya peduli terhadap pensiunan dan pekerja nonformal dengan menyediakan rumah murah, karena dianggap banyak masalah.

"Padahal, 80 persen pasar properti ada dikelas tersebut. Makin murah rumah.makin banyak pasarnya. Dan ini menurut saya bisa menjadi bom waktu," ucapnya.

Oleh karena itu, Eddy mengaku telah bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) untuk mengembangkan program rumah murah dengan memberikan akses kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang "nonbankable" serta pensiunan.

Mekanismenya, kata Eddy dengan mengarahkan pembayaran uang pensiun ke bank BTN, dan bank tersebut akan memberikan kredit rumah kepada pensiunan tersebut hingga 10 tahun.

"Kalau biasanya bank tidak mau memberikan kredit kepada pensiunan diatas 5 tahun. Padahal gaji pensiunan banyak yang mencapai Rp3 juta hingga Rp4 juta. Kalau misal ambil rumah di Puri Kokoh dengan cicilan Rp1 juta per bulan kan masih bisa," tuturnya.

Sementara program rumah untuk masyarakat nonbankable atau tidak punya pekerjaan resmi mekanismenya dilakukan dengan menjadikan perusahaan Puri Kokoh penjamin, kemudian menempatkan dana dalam jumlah tertentu di BTN.

"Jika ada kredit yang macet, BTN bisa langsung ambil dari simpanan dana tersebut. Tapi jika bulanan tidak dibayar hingga 6 bulan, maka Puri Kokoh akan melakukan pembelian kembali atas unit rumah tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Eddy mengatakan rumah yang disiapkan adalah dengan kualitas standar Jerman, dengan harga sekitar Rp125 juta, dan telah disiapkan sekitar 80 persen dari total 525 unit untuk kedua program tersebut di Kabupaten Gresik.

"Kami harap ada banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang terbantu melalui program yang kami jalankan, sebab menyediakan rumah bagi masyarakat kelas menengah bawah ini adalah niat kami sejak awal," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pekerja Non Formal di NTB Bisa Kredit Rumah Subsidi

Pekerja Non Formal di NTB Bisa Kredit Rumah Subsidi

Bisnis | Minggu, 29 Januari 2017 | 12:58 WIB

Pemasaran Rumah ke Pekerja Informal di Sumsel Sulit

Pemasaran Rumah ke Pekerja Informal di Sumsel Sulit

Bisnis | Rabu, 25 Januari 2017 | 07:08 WIB

REI Targetkan Bangun 10.000 Rumah Subsidi di Riau

REI Targetkan Bangun 10.000 Rumah Subsidi di Riau

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 14:47 WIB

Tahun Ini, REI akan Bangun 1500 Rumah di Yogyakarta

Tahun Ini, REI akan Bangun 1500 Rumah di Yogyakarta

Bisnis | Rabu, 18 Januari 2017 | 20:35 WIB

Pemerintah Siapkan Rp23,2 Triliun untuk Perumahan Subsidi di 2017

Pemerintah Siapkan Rp23,2 Triliun untuk Perumahan Subsidi di 2017

Bisnis | Selasa, 17 Januari 2017 | 20:39 WIB

Presiden Jokowi Beri Bantuan Bedah Rumah di Bengkulu

Presiden Jokowi Beri Bantuan Bedah Rumah di Bengkulu

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 08:47 WIB

2017, REI Targetkan Bangun 10.000 Unit Rumah di Sumatera Selatan

2017, REI Targetkan Bangun 10.000 Unit Rumah di Sumatera Selatan

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 07:46 WIB

Subsidi Bantuan Uang Muka Rumah Ditargetkan 550 Ribu Unit di 2017

Subsidi Bantuan Uang Muka Rumah Ditargetkan 550 Ribu Unit di 2017

Bisnis | Rabu, 11 Januari 2017 | 12:38 WIB

Kementerian PUPR Perkuat 222 Rumah di Solok Selatan

Kementerian PUPR Perkuat 222 Rumah di Solok Selatan

Bisnis | Minggu, 08 Januari 2017 | 08:07 WIB

Inilah Capaian Program Satu Juta Rumah Sepanjang 2016

Inilah Capaian Program Satu Juta Rumah Sepanjang 2016

Bisnis | Jum'at, 06 Januari 2017 | 03:00 WIB

Terkini

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:06 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB